Kabar Duka, Satu Lagi Perawat di Banjarmasin Gugur karena Covid-19 Update Banjir Bandang NTT: Meninggal 177 Orang, 45 Masih Hilang Persiapan Terbatas, Pereli Binuang H Rihan Variza Naik Podium Kejurnas Sprint Rally Gugur Bertugas, Polisi Pemburu Buron di Sungai Martapura Tinggalkan 3 Anak Pegawainya Mencuri, Pangeran Khairul Saleh Minta KPK Evaluasi Diri

Legislator Kalsel Minta Kasus Oknum Polisi Tembak Anggota TNI Diusut Tuntas

- Apahabar.com Jumat, 26 Februari 2021 - 10:00 WIB

Legislator Kalsel Minta Kasus Oknum Polisi Tembak Anggota TNI Diusut Tuntas

Wakil Ketua Steering Committee (SC) Muktamar PPP ke-9, Syaifullah Tamliha mengklarifikasi Suharso Monoarfa ke berbagai daerah diduga menggunakan jet pribadi. Foto-SINDOnews

apahabar.com, JAKARTA – Seorang oknum polisi Bripka CS menembak 3 orang termasuk seorang anggota TNI AD di RM Cafe Cengkareng, Jakarta Barat (Jakbar).

Anggota Komisi I DPR RI Syaifullah Tamliha meminta Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengusut tuntas kasus penembakan ini secara transparan untuk menekan potensi gesekan.

“Untuk meminimalisir terjadinya gesekan antara oknum TNI Angkatan Darat dengan oknum kepolisian, maka kita meminta kepada Kapolda Metro Jaya untuk membuka kasus ini secara terang benderang dan oknum polisi pelaku penembakan terhadap anggota TNI AD ditindak dengan hukuman yang berat serta penahanannya bisa diakses oleh media secara transparan,” ucap Syaifullah Tamliha dilansir Detikcom, Jumat (26/2) pagi.

Selain anggota TNI, korban lain yang tewas ditembak yakni 2 pegawai kafe.

Bahkan seorang pegawai kafe lainnya juga terluka akibat terkena tembakan tersebut.

Legislator asal Kalsel ini menilai perlu ada koordinasi antara unsur penegak disiplin TNI AD dan Polri agar kejadian serupa tak terulang.

“Selanjutnya perlu ada rapat koordinasi antara POM TNI Angkatan Darat dengan Propam Mabes Polri untuk melakukan pencegahan dini agar hal serupa tidak terulang lagi,” kata Tamliha.

Dia menilai perlu ada langkah preventif untuk terus menekan potensi gesekan. Namun dia menegaskan bahwa penuntasan kasus penembakan ini sepatutnya diserahkan kepada pihak kepolisian.

“Serahkan semua perkara tersebut secara proporsional dan profesional kepada pihak kepolisian dan jika perlu melibatkan POM TNI AD,” pungkasnya.

Sebelumnya Polda Metro Jaya mengungkap motif penembakan di Cengkareng yang dilakukan oknum polisi Bripka CS.

Bripka CS diduga melakukan penembakan karena tidak terima ditagih uang minuman senilai Rp 3,3 juta.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengungkap insiden penembakan di Cengkareng terjadi saat RM Cafe hendak tutup pada Kamis (25/2) pukul 04.30 WIB dini hari.

“Kronologis sekitar pukul 02.00 tersangka CS ke TKP yang merupakan kafe, lalu melakukan kegiatan minum-minum,” kata Kombes Yusri dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (25/2).

Kemudian, menjelang kafe tutup, terjadi percekcokan antara Bripka CS dan kasir kafe.

“Pukul 04.00 pada saat melakukan pembayaran, terjadi cekcok antara tersangka dan pegawai. Dengan kondisi mabuk saudara CS mengeluarkan senpi dan melakukan penembakan ke 4 korban. Tiga meninggal dunia dan satu dirawat di rumah sakit,” jelasnya.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa kemudian angkat bicara soal penembakan oleh Bripka CS yang menewaskan satu prajurit TNI AD.

Andika mempercayakan proses hukum sesuai mekanisme peradilan umum yang berlaku.

“Pertama, TNI AD mempercayakan proses hukum terhadap pelaku penembakan kepada mekanisme peradilan umum,” kata Andika.

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Duh, Kasus Covid-19 Indonesia Lewati China
apahabar.com

Nasional

Dilantik Hari Ini, Catat Janji Jokowi-Ma’ruf  
apahabar.com

Nasional

Ganja Jadi Komoditas Binaan Tanaman Obat, Apa Maksudnya?
apahabar.com

Nasional

Viral, Dokter ‘Cantik’ Rupanya Gadungan
apahabar.com

Nasional

Asosiasi Pelajar Muslim Se-Asia Tenggara Dukung Jokowi-Ma’ruf, Alasannya?
apahabar.com

Nasional

Terjadi Lonjakan, Kematian Karena Corona di Italia Bertambah Jadi 4.032 Orang
apahabar.com

Nasional

Ciledug Masih Tergenang Banjir, Jalur Jakarta-Tangerang Terputus

Nasional

Diduga Jadi Korban SJY-182, Mantan Istri Taqy Malik Respons Unggahan Terakhir Bos Soto Banjar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com