Kabar Duka, Satu Lagi Perawat di Banjarmasin Gugur karena Covid-19 Update Banjir Bandang NTT: Meninggal 177 Orang, 45 Masih Hilang Persiapan Terbatas, Pereli Binuang H Rihan Variza Naik Podium Kejurnas Sprint Rally Gugur Bertugas, Polisi Pemburu Buron di Sungai Martapura Tinggalkan 3 Anak Pegawainya Mencuri, Pangeran Khairul Saleh Minta KPK Evaluasi Diri

Masih Ada 122 Ribu Rumah di Kalteng Tak Layak Huni

- Apahabar.com Kamis, 25 Februari 2021 - 21:54 WIB

Masih Ada 122 Ribu Rumah di Kalteng Tak Layak Huni

Ilustrasi rumah tidak layak huni. Foto: Solopos

apahabar.com, PALANGKA RAYA — Di Kalimantan Tengah masih ada sebanyak 122 ribu rumah tidak layak huni (RTLH), yang tersebar di seluruh kabupaten/kota.

Terbanyak di Kapuas, Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat dan Palangka Raya.

“Setiap tahun pemerintah menyediakan anggaran untuk rehab rumah masyarakat tidak layak huni,” kata Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kalteng, Leonard S Ampung, Kamis (25/2).

Kapala Disperkimtan Kalteng, Leonard S Ampung. Foto: Istimewa

Untuk tahun ini akan kembali memberikan bantuan melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) kepada masyarakat.

Jumlah sasaran tahun ini sebanyak 1.625 rumah untuk penanganan RTLH melalui program BSPS.

Jumlah tersebut berkurang dari tahun-tahun sebelumnya. Hal ini lantaran sedang terjadi pandemi sehingga fokus pemerintah untuk penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi.

Kendati demikian, Leo -sapaan akrab pria ini, tetap bersyukur karena program BSPS masih tetap berjalan walaupun tidak sampai memenuhi target.

Bahkan mulai tahun ini, Namun, pemerintah provinsi melalui Disperkimtan juga menyediakan bantuan dana stimulan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Dana stimulan disiapkan melalui APBD ini baru kali ini ada walaupun sedikit, sebelumnya belum pernah ada. Kurang lebih untuk 35 rumah melalui sistem stimulan,” ujar Leo.

Pemprov Kalteng mulai mengadopsi mekanisme yang dilakukan oleh APBN dan diharapkan 14 kabupaten/kota bisa mengadopsinya juga melalui dana APBD masing-masing.

Program BSPS ini memberikan bantuan stimulan kepada masyarakat yang rumahnya sudah tidak layak huni, bentuknya stimulan.

“Ini artinya masyarakat juga harus ada dananya. Pemerintah hanya menyiapkan stimulan untuk memancing saja sehingga rumah tidak layak huni menjadi layak huni,” pungkas Leo.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

bpbd

Kalteng

BPBD Kapuas Kembali Ingatkan Warga, Waspada Cuaca Ekstrem

Kalteng

Dinas Perikanan Kapuas Kembali Salurkan Bantuan Ribuan Benih Ikan Patin
Nadalsyah

Kalteng

Pakai Dana Pribadi Nadalsyah, Demokrat Kalteng Bangun Kantor Baru

Kalteng

Bupati Kapuas Serahkan Bantuan Beasiswa Program Baznas
apahabar.com

Kalteng

Kendaraan Tambang Melintas di Jalan Umum, Bupati Barut Dibuat Gerah
apahabar.com

Kalteng

Ganjar Pranowo Bantu Warga Transmigran Jateng di Kalteng
MK

Kalteng

Sidang MK, Rahmadi Patahkan Dalil Pemohon Ben-Ujang
apahabar.com

Kalteng

Penganiayaan Petugas Pemakaman Covid-19 Kalteng Diatensi Gubernur
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com