Teritip Geger! Pekebun Tewas Tergantung di Kamar Mandi Majikan Praktik Jual-Beli Pangkalan Elpiji Kalsel Terendus di Level Agen! Catat! Warga Banjarmasin Sudah Divaksin Corona Tetap Harus Swab Pengadaan Mobdin di Banjarmasin Terancam Berhenti, Simak Alasannya Puluhan Pangkalan Elpiji di Kalsel-Teng Diputus Pertamina! Simak Alasannya

Masuk Mal di Makkah, Wajib Tunjukkan Barcode Kesehatan

- Apahabar.com Senin, 8 Februari 2021 - 16:33 WIB

Masuk Mal di Makkah, Wajib Tunjukkan Barcode Kesehatan

Pengunjung waji menunjukkan barcode kesehatan ketika masuk mal Makkah. Foto-okezone

apahabar.com, MAKKAH – Di tenah Pandemi Covid-19, Arab Saudi memperketat protokol kesehatan. Untuk masuk mal di Makkah misalnya, pengunjung harus menunjukkan barcode kesehatan.

Setiap orang yang masuk ke pusat perbelanjaan wajib menunjukkan aplikasi Tawakkalna yang sudah berisi kode barcode riwayat kesehatan pribadi.

Untuk mendapatkan kode barcode tersebut, jemaah umrah Indonesia mesti lebih dulu mendownload aplikasi Tawakkalna. Setelah itu mengisi biodata diri sesuai paspor atau visa, lalu identifikasi sidik jari dan retina.

“Jadi bagi jamaah umrah dia sudah terdaftar di group, lewat travelnya. Jadi travel umrah wajib kerja sama dengan muasasah di Arab Saudi. Muasasah itu artinya perusahaan travel di Saudi, nah mereka yang membuat program itu (bantu daftarkan jamaah di aplikasi tawakkalna),” ucap pendamping umrah dari Wfood Al Baut East, Dedi Kadarusman Abu Uwais seperti dikutip apahabar.com dari okezone, Senin (8/2).

Setelah diisi, akan muncul di layar utama keterangan tentang pernah tidaknya calon pengunjung terinfeksi virus Covid-19. Kemudian di bawahnya terdapat barcode yang akan di-scan petugas mal untuk mengetahui riwayat rinci kesehatan pengunjung pusat perbelanjaan.

Jika hasil scan barcode menunjukkan terkena Covid-19, maka tidak boleh masuk mal. Namun jika negatif Covid-19, baru dipersilakan masuk.

Sementara Komisaris Garislurus Lintas Semesta Travel Umrah & Haji Plus, Bambang Tri Nugroho mengaku punya pengalaman dicegat ketika hendak melintasi mal di lantai dasar di gedung hotel tempat ia menginap di Makkah.

Kata Bambang saat itu ia sempat tidak diperkenankan masuk karena tidak bisa menujukkan barcode dalam aplikasi Tawakkalna. Namun setelah diberitahu bahwa dirinya jamaah umrah yang hendak menuju hotel, baru petugas mempersilakan masuk.

“Jadi kita masuk ke mal pun harus menggunakan aplikasi itu,” pungkasnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Habar

Sekjen MUI Pertanyakan ‘Rambut Rasulullah’ yang Diterima Opick
Madinah

Religi

WHO Tetapkan Madinah Sebagai Kota Tersehat di Dunia, Simak Alasannya
apahabar.com

Habar

Shane Elson Asal Australia Tergugah Jadi Relawan Haul Guru Sekumpul
apahabar.com

Habar

KH Ahmad Zamani Wafat, Siapa Beliau?
apahabar.com

Religi

Di Zaman Raja Siapa Penindasan Ashabul Kahfi Terjadi?
apahabar.com

Religi

Sosok Syekh Muhammad Adnan Al-Afyouni yang Syahid di Tangan Teroris
apahabar.com

Religi

Haul KH Anang Sya’rani Arif ke 51, Muhaddist yang Meninggal Tepat di Azan Subuh
apahabar.com

Habar

Batal Berangkat, 278 Calon Jemaah Haji Tarik Setoran Pelunasan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com