Detik-Detik Kaburnya 4 Napi Kandangan, Jebol Teralis hingga Panjat Genteng BREAKING! Polisi Tangkap 4 Narapidana Kabur dari Rutan Kandangan Bertambah 13 Orang, Covid-19 di Tanbu Tembus 1.902 Kasus Lansia di Banjarbaru Sabar Dulu, Jatah Vaksinasi Masih untuk Nakes Hari Kedua Ngantor, Bupati Abdul Hadi Sidak RS Balangan

Melawan Saat Diringkus, DPO Pencabulan Anak di Amuntai Ditembak Mati

- Apahabar.com Senin, 22 Februari 2021 - 18:48 WIB

Melawan Saat Diringkus, DPO Pencabulan Anak di Amuntai Ditembak Mati

Ilustrasi. Foto-Ist

apahabar.com, BANJARMASIN – SA (46) meregang nyawa saat dilarikan ke RSUD Pembalah Batung, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

SA terpaksa ditembak oleh Tim Buser Polres HSU karena melawan saat diamankan pada Senin (22/2) dini hari.

Warga Desa Sungai Turak Dalam, Kecamatan Amuntai, Kabupaten HSU, merupakan tersangka kasus persetubuhan anak di bawah umur yang membawa lari korbannya.

Kasus ini terjadi satu tahun lalu. Saat itu SA sempat diamankan aparat kepolisian. Tapi dia berhasil kabur dan masuk daftar pencarian orang (DPO).

Pada Minggu (21/2), SA kembali mendatangi rumah korban. Mengetahui hal tersebut, Polres HSU berniat meringkus tersangka.

“Tim Buser mendatangi, dan betul ada tersangka. Saat anggota masuk (tersangka) menyekap korban dengan sajam,” ujar Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Moch Rifa’i.

Dikatakan Rifa’i, polisi sempat membujuk tersangka agar menyerahkan diri. Negosiasi pun sempat dilakukan hingga kurang lebih lima jam.

Namun, tersangka yang belakangan diketahui memiliki senjata api rakitan melawan dan sempat melepaskan tembakan ke arah negosiator.

“Saat kita lakukan negosiasi ternyata tidak mempan, sehingga kita terpaksa melumpuhkan untuk mengamankan korban dan menghindari hal yang lebih parah lagi,” kata Rifa’i.

Dari tangan tersangka, polisi mengamankan dua senjata api rakitan jenis kasar pendek dan panjang. Lengkap dengan puluhan butir amunisi kaliber 22 mm. Selain itu, juga diamankan dua bilah sejata tajam.

“(Tersangka) punya senjata api rakitan laras pendek dan panjang. Beserta amunisinya,” kata Rifa’i.

SA pun sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat. Namun, saat tiba di rumah sakit nyawa SA tak bisa tertolong.

“Tersangka dilarikan ke RS sampai di RS meninggal dunia. Jarak dengan rumah sakit nggak sampai 30 menit,” bebernya.

Pencabulan Anak

Senjata api milik pelaku. Foto-Ist

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Haul Guru Sekumpul, Dinas Pariwisata Kecipratan ‘Berkahnya’
apahabar.com

Kalsel

DPC PDIP Kotabaru Bagikan Ratusan Bungkus Daging Kurban ke Warga
apahabar.com

Kalsel

Banyak Nyawa Melayang di Jalan, Ini Aksi Polres Batola

Kalsel

Ada Desa ‘Hantu’ di Balangan, Walhi Minta KPK Turun Tangan
apahabar.com

Kalsel

Money Politics Berbungkus Sedekah, MUI Kalsel: Bentuk Manipulasi Agama
SMSI

Kalsel

SMSI Tanbu Sorot Pelaksanaan Pemerintahan di Bumi Bersujud
apahabar.com

Kalsel

Dua Motor Adu Kuat di Takisung, Pedagang Bakso Keliling Ketumpahan Kuah Panas
apahabar.com

Kalsel

Polisi Tabalong Gerebek Pesta Sabu di Kebun, 1 Diamankan 2 Kabur
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com