Detik-Detik Kaburnya 4 Napi Kandangan, Jebol Teralis hingga Panjat Genteng BREAKING! Polisi Tangkap 4 Narapidana Kabur dari Rutan Kandangan Bertambah 13 Orang, Covid-19 di Tanbu Tembus 1.902 Kasus Lansia di Banjarbaru Sabar Dulu, Jatah Vaksinasi Masih untuk Nakes Hari Kedua Ngantor, Bupati Abdul Hadi Sidak RS Balangan

Menegangkan! Dewan di Kotabaru Nyaris Baku Hantam dengan Satpam

- Apahabar.com Selasa, 23 Februari 2021 - 23:30 WIB

Menegangkan! Dewan di Kotabaru Nyaris Baku Hantam dengan Satpam

Anggota DPRD Kotabaru, Robbiansyah nyaris baku hantam dengan satpam BPJS ketenagakerjaan Kotabaru. Foto: Istimewa.

apahabar.com, KOTABARU – Anggota DPRD Kotabaru Robbiansyah nyaris terlibat baku hantam dengan salah seorang satuan pengamanan (Satpam), Selasa (23/2/2021) pagi.

Peristiwa menegangkan itu terjadi di kantor Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Ketenagakerjaan Kotabaru.

Pagi itu, mulanya Roby diam-diam datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan hanya mengenakan pakaian lusuh.

Ia ingin memastikan kantor itu memberikan pelayanan yang baik kepada semua masyarakat.

Namun sayang, tiba di depan pintu kantor BPJS Ketenagakerjaan, Roby sudah diadang oleh seorang satpam.

Sejurus kemudian, Roby meminta izin ke satpam untuk masuk ke dalam ruangan kantor BPJS Ketenagakerjaan.

Maksudnya ingin bertemu petugas di sana, dengan mematuhi protokol kesehatan.

Namun, satpam menolak dan melarang Roby masuk. Karena alasan aturan tidak ada pelayanan tatap muka, lantaran dalam susana pandemi Covid-19.

Akibatnya, keduanya naik pitam. Mereka sempat adu mulut, hingga nyaris baku hantam.

Roby membenarkan peristiwa itu. Ia juga sempat mengaku emosi lantaran tidak diizinkan masuk untuk bertemu petugas.

“Iya. Benar, saya kecewa sekali. Kenapa aturan diterapkan terlalu saklak oleh BPJS. Padahal, kan di dalam ruangan itu tetap disiplin protokol kesehatan,” ujar Roby, dikontak apahabar.com, Selasa (23/2) malam.

Padahal, Roby bilang, kehadirannya di kantor BPJS Ketenagakerjaan tersebut seiring adanya laporan masyarakat yang mengaku susah mendapatkan pelayanan ihwal klaim jaminan hari tua (JHT).

Masyarakat menyebutkan, ketika ada sedikit kesalahan data harus pulang, atau gagal memproses klaim JHT.

Sementara, masyarakat itu tinggalnya di pelosok desa. Perlu banyak biaya dan waktu dikorbankan hanya untuk berurusan ke BPJS.

“Nah, hal sepele seperti itu kan sebenarnya masih bisa diperbaiki dan diklarifikasi ke perusahaan yang bersangkutan. Inilah yang namanya membantu masyarakat,” tegasnya.

Meski begitu, Roby bersyukur bisa bertemu langsung dengan pimpinan BPJS Ketenagakerjaan Kotabaru.

“Intinya, saya sudah ketemu langsung sama kepala BPJS. Dia juga akan memperbaiki pelayanan kepada masyarakat. Termasuk, sosialisasi ke perusahaan terkait tata cara klaim secara online,” pungkas Roby.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pesta Demokrasi di Kalsel Harus Utamakan Protokol Kesehatan
apahabar.com

Kalsel

Dilaporkan, Mantan Kasat Pol PP Banjarmasin Siap Dipanggil
apahabar.com

Kalsel

Trafo Meledak, Tayangan Haul Guru Sekumpul di Pemkot Banjarmasin Mendadak Putus
apahabar.com

Kalsel

Batulicin Irigasi Sabet Juara Umum Kampung Tangguh Banua se-Kalsel

Kalsel

VIDEO: Prosesi Cium Kaki Ibu di SMADA Penuh Haru
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Kalsel Hari ini: Warga Terjangkit Bertambah Puluhan Kasus
apahabar.com

Kalsel

Karhutla di Kalsel Capai 3 Ribu Hektar, Kabupaten Banjar Terparah
apahabar.com

Kalsel

AKBP Andi Adnan Beri Penghargaan Personil yang Kreatif Tangkal Paham Radikal
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com