Tatah Belayung Geger, Wanita Muda Diduga Nekat Akhiri Hidup Kabut Asap Berhari-hari, Karhutla di Kalsel Masih Terjadi Meski Dilanda Banjir, Harga Sembako di Palangkaraya Aman BREAKING! Sorak-Sorai & Selawat Sambut Keluarnya Tim KPK dari Rumah Bupati HSU Rumah Bupati HSU Masih Diobok-obok KPK, Petugas Angkut Boks dan Kardus

Mentan Beri Bantuan, Ini 3 Agenda Pemulihan Pertanian Pascabanjir di Kalsel

- Apahabar.com     Rabu, 10 Februari 2021 - 15:45 WITA

Mentan Beri Bantuan, Ini 3 Agenda Pemulihan Pertanian Pascabanjir di Kalsel

Menteri Pertanian (Mentan) RI, Syahrul Yasin Limpo menyerahkan bantuan kepada Bupati Banjar, H Khalilurrahman di posko penanggulangan banjir di halaman kantor Pemkab Banjar, Rabu (10/2). Foto-apahabar.com/hendralianor

apahabar.com, MARTAPURA – Menteri Pertanian (Mentan) RI, Syahrul Yasin Limpo mengunjungi Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, untuk menyerahkan bantuan banjir, Rabu (10/2).

Mentan RI disambut Bupati Banjar bersama jajaran dan Forkopimda di posko penanggulangan banjir di halaman kantor Pemkab Banjar, Martapura.

Adapun bantuan yang diserahkan Kementan kali ini berupa benih padi untuk 5 ribu hektare lahan, 30 ribu bebek untuk para peternak, serta paket dari Presiden RI.

Bantuan diserahkan Mentan RI secara simbolis kepada Bupati Banjar, H Khalilurrahman.

Mentan Yasin Limpo mengungkapkan Kalimantan Selatan bagi Kementerian Pertanian adalah prioritas. Ia menginginkan pascabanjir besar ini, semuanya kembali pulih 100 persen.

Ia menuturkan ada tiga agenda Kementan di Kalsel pascabanjir ini.

“Pertama agenda darurat, yaitu ikut memback-up bersama-sama kemampuan rakyat, negara hadir dengan segala kekuatan yang ada,” katanya.

Kedua, agenda temporary yaitu mengganti semua yang busuk.

“Tentu saja datanya harus kongkret dan jelas,” ucap Yasin Limpo.

Agenda ketiga, permanen system yang dilakukan secara padat karya.

“Contohnya ada seribu hektare karet yang bersoal, saya akan minta dirjen saya, PSP, tanaman pangan, perkebunan untuk turun sama-sama,” jelas Yasin.

Hal ini, tambah Yasin, tidak bisa semua dilakuakan kementerian, namun juga harus kerjasama dengan pemerintah daerah dan provinsi.

Secara keseluruhan kerugian di bidang Tanaman Pangan Holtikultura (TPH) di Kabupaten Banjar mencapai Rp 38.239.880.800 miliar.

“Kita ada 19 kecamatan (dari total 20 kecamatan) yang terdampak banjir. Banyak lahan pertanian padi dan sebagainya terendam menjadi fosu (rusak mati),” ujar Bupati Banjar kerap disapa Guru Khalil.

Penduduk Kabupaten Banjar, kata Guru Khalil, adalah daerah agraris. Hampir 70 persen adalah para petani.

Dengan adanya bantuan dari Mentan RI, Bupati Banjar berharap pertanian akan segera bangkit dan ekonomi pulih lagi.

“Kita harus segera bangkit lagi. Jangan meratapi banjir terus,” tandas Bupati Banjar.

Dalam kunjungan Mentan RI ini ia didampingi para Dirjen. Selain itu juga hadir anggota DPRD Kalsel, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kalsel, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel.

Pascabanjir

Menteri Pertanian (Mentan) RI, Syahrul Yasin Limpo saat datang di posko penanggulangan banjir di halaman kantor Pemkab Banjar, Rabu (10/2). Foto-Istimewa

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Tak Berkategori

Razia Kamar Tahanan di Lapas Tanjung, Petugas Gabungan Temukan Pisau hingga Kampak
apahabar.com

Tak Berkategori

Resmi, MUI Kalsel Serukan Boikot Produk Perancis
apahabar.com

Tak Berkategori

Indonesia Setop Penerbangan ke China Mulai 5 Februari
apahabar.com

Tak Berkategori

Focus Group Discussion: Mengurai Permasalahan Anak di Kota Banjarmasin, Yuk Bergabung via Zoom!

Tak Berkategori

Video Detik-detik Mobil Tabrak Gerbang Masjidil Haram Mekkah dengan Kecepatan Tinggi

Sport

Hasil Akhir Timnas U19 Indonesia vs Makedonia Utara, Garuda Muda Menang 4-1
PPnBM

Tak Berkategori

Tok! Diskon PPnBM 100 Persen Lanjut Hingga Agustus
apahabar.com

Tak Berkategori

Ayah Kejam Penggal Putrinya, Tenteng Potongan Kepala ke Kantor Polisi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com