Golkar Gerah Sengketa Pilgub Kalsel Berlanjut, Puar Teringat Saksi Palsu di Kobar Breaking! Heboh Mobil Terbakar di Tapin, 1 Warga Jadi Korban Kadesnya Dijebloskan ke Bui, Plh Bupati Kotabaru Buka Suara Dugaan Penggelembungan Suara Pilgub Kalsel, Muthalib: Paraf Saya Dipalsukan Dukung Infrastruktur Food Estate Kalteng, Kemenhub Tinjau Lokasi Dermaga Kapuas

Moeldoko Buka Suara, Diisukan Ambil Alih Partai Demokrat

- Apahabar.com Senin, 1 Februari 2021 - 23:23 WIB

Moeldoko Buka Suara, Diisukan Ambil Alih Partai Demokrat

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. Foto-KSP via Antara

apahabar.com, JAKARTA – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko buka suara menanggapi isu pengambilalihan paksa kepemimpinan Partai Demokrat.

Pengambilalihan paksa itu disebut-sebut melibatkan pihak Istana Kepresidenan dan membuat Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mengirimkan surat kepada Presiden.

“Sebenarnya saya masih ‘diem-diem’ aja sih, karena saya tidak perlu reaktif dalam hal ini,” ujar Moeldoko saat memberikan keterangan pers virtual di Jakarta, seperti dilansir Antara, Senin (1/2) malam.

Namun, karena cukup banyak pertanyaan dari media massa, Moeldoko memutuskan angkata bicara terkait isu tersebut.

“Poin pertama, jangan dikit-dikit Istana. Dalam hal ini saya mengingatkan. Sekali lagi jangan dikit-dikit Istana dan jangan ganggu pak Jokowi, karena beliau dalam hal ini tidak tahu sama sekali, tidak tahu apa-apa dalam isu ini. Jadi itu urusan saya. Moeldoko ini, bukan selaku KSP. Moeldoko,” ujar Moeldoko.

Dia mengatakan bahwa beberapa kali banyak tamu yang berdatangan ke kediamannya. Moeldoko mengatakan dirinya sebagai mantan Panglima TNI terbuka kepada siapa pun yang ingin bertemu, tanpa memberikan batas.

“Kepada siapa pun, apalagi di rumah ini. Terbuka 24 jam dengan siapa pun. Mereka datang berbondong-bondong, ya kita terima,” ucap Moeldoko menjelaskan.

Moeldoko tidak menyebutkan siapa yang datang ke kediamannya. Namun ditengarai pihak yang sempat datang menemuinya merupakan orang-orang yang disebut AHY sebagai pelaku gerakan pengambilalihan paksa kepemimpinan Demokrat.

Moeldoko mengaku tidak tahu konteks kedatangan orang-orang ke kediamannya.

Namun seperti pertemuan dengan pihak lain, Moeldoko mengaku selalu membuka obrolan dengan masalah pertanian.

“Dari obrolan, saya biasa mengawali dari pertanian karena saya memang suka pertanian. Kemudian, mereka curhat situasi yang dihadapi, ya gua dengerin aja. Berikutnya ya udah dengerin aja. Saya sebenarnya prihatin gitu ya dengan situasi itu, karena saya juga bagian yang mencintai Demokrat,” ujarnya.

Kemudian, kata Moeldoko, muncul isu pengambilalihan kepemimpinan Demokrat.

“Kemudian muncul isu itu. Mungkin dasarnya foto-foto ya. Orang ada dari Indonesia timur dari mana-mana datang ke sini kan kepingin foto sama gua. Sama saya. Ya saya terima aja apa susahnya. Itu lah menunjukkan seorang jenderal tidak punya batas dengan siapa pun. Kalau itu menjadi persoalan yang digunjingkan ya silakan saja. Saya tidak keberatan,” tuturnya menjelaskan.

Berikutnya Moeldoko memberikan sebuah saran. Dia mengatakan sebagai seorang pemimpin seseorang harus kuat dan tidak mudah terombang-ambing.

“Berikutnya saran saya. Menjadi seorang pemimpin harus kuat, jangan mudah baperan, mudah terombang-ambing dan seterusnya. Kalau anak buahnya nggak boleh pergi kemana-mana ya diborgol aja kali ya. Begitu. Selanjutnya kalau ada istilah kudeta, kudeta itu dari dalam, masa kudeta dari luar,” kata Moeldoko kemudian menutup keterangan pers-nya tanpa tanya jawab dengan media.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Mardani Diminta Majukan Pengusaha Muda dan Rakyat Maluku
apahabar.com

Nasional

Melihat Rekam Jejak Mardani H Maming Layak sebagai Hipmi-1
apahabar.com

Nasional

‘Berambangan’ dengan Istri, Malah Nenek Sendiri Diperkosa
apahabar.com

Nasional

Seruan Habib Banua: Jika RUU HIP Disahkan, Kita Turun ke Jalan
apahabar.com

Nasional

Kapolda Papua: 26 Kasus KKB Selama 2018
apahabar.com

Nasional

Persoalan Lingkungan Hidup di Balik Rencana Pemindahan Ibu Kota ke Kaltim
apahabar.com

Nasional

Gubernur Kalteng Minta Maaf Lempar Botol ke Lapangan  
apahabar.com

Nasional

Mau Daftar Haji Khusus, Ini Caranya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com