Masih Ada 122 Ribu Rumah di Kalteng Tak Layak Huni Dituding Gelembungkan Suara, Komisioner KPU Banjar Belum Berniat Polisikan Saksi Breaking! Heboh Mobil Terbakar di Tapin, 1 Warga Jadi Korban Pencuri Mobil di Balikpapan Tak Ditahan Polisi, Kok Bisa? Golkar Gerah Sengketa Pilgub Kalsel Berlanjut, Puar Teringat Saksi Palsu di Kobar

Nakes Tak Mau Divaksin, Dinkes Banjarmasin Siapkan Sanksi

- Apahabar.com Selasa, 16 Februari 2021 - 15:48 WIB

Nakes Tak Mau Divaksin, Dinkes Banjarmasin Siapkan Sanksi

Ilustrasi vaksinasi Covid-19. Foto-Ist

apahabar.com, BANJARMASIN – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin, Machli Riyadi, memperingatkan kepada tenaga kesehatan agar bersedia untuk mengikuti vaksinasi Covid-19.

Jika menolak, ditambah dengan alasan yang tidak jelas, dia akan segera menyampaikan teguran.

“Kita tegur,” tegasnya, Selasa (16/2).

Sebelumnya, sejumlah nakes di kota Banjarmasin dilaporkan batal disuntik vaksin Covid-19 karena tidak memenuhi syarat.

Sejumlah nakes lainnya diketahui menolak vaksinasi karena sejumlah alasan.
Kebanyakan karena mereka mengidap penyakit bawaan yang berisiko.

“Nakes yang menolak vaksinasi ada sedikit. Tapi alasannya dapat dipertanggungjawabkan seperti memiliki penyakit diabetes, jantung dan penyakit berbahaya lainnya,” ujarnya.

Bagi Machli, alasan-alasan seperti itu tidak menjadi masalah selama benar.

Program vaksinasi Covid-19 tahap pertama yang diprioritaskan bagi tenaga kesehatan (nakes) baru separuh lebih atau sudah berjalan 52,40 persen.

Machli Riadi mengatakan data tersebut untuk target sasaran 7000 nakes. Ia optimistis sebelum akhir bulan ini bisa terpenuhi sesuai target. Dengan begitu vaksinasi tahap kedua yang dijadwalkan Maret bisa dijalankan dengan lebih mudah.

“Dari data yang kami ambil, vaksinasi untuk nakes di Banjarmasin capaian kita berada pada posisi 52,40%, dari 7.000 lebih sasaran,” ucapnya.

Machli mengatakan sejatinya target sasaran di kota Banjarmasin adalah 8.000 jiwa. Jumlah tersebut dikurangi orang-orang yang sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Target terbanyak yang divaksin ada di rumah sakit Ulin. Itu karena Rumah Sakit Ulin memiliki banyak dokter dan perawat.

Pihak Dinkes kota Banjarmasin juga terus mendorong agar vaksinasi dilakukan setiap hari. Selain tenaga medis, program ini juga berlaku untuk para lansia.

“Kita mendorong mereka melakukan vaksin setiap hari. Program ini juga terbuka untuk para lansia. Mereka bisa mendapat suntik vaksin di rumah sakit Ulin dan RS Anshari Saleh,” pungkasnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Normalisasi Sungai di Banjarmasin Tersendat Permukiman
apahabar.com

Kalsel

Mencuri, Anak Jin Teler Bikin Gempar Banjarmasin Selatan
apahabar.com

Kalsel

PSBB Banjarmasin Berakhir, Bansos Jalan Terus?
apahabar.com

Kalsel

Hamil Muda, Mama Lita ‘MasterChef’ Meriahkan HUT RI di Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Akhir Pekan Ini, PLN akan Padamkan Aliran Listrik Seluruh Wilayah HSU
apahabar.com

Kalsel

Antisipasi Bencana Sosial, Komunitas Adat di Kaki Meratus Ikuti Bimtek Kemensos
apahabar.com

Kalsel

560 ASN Sumringah, Pemkab Kotabaru Lantik Besar-besaran

Batola

Covid-19 di Batola, Tersisa 17 Pasien Aktif
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com