Puluhan Pangkalan Elpiji di Kalsel-Teng Diputus Pertamina! Simak Alasannya Ketika Presiden Jokowi Gaungkan Benci Produk Asing Hoaks D’Paragon Banjarmasin Tak Ber-IMB, Manajemen Siapkan Langkah Hukum Agya Vs Scoopy di Stagen Kotabaru, Gadis 17 Tahun Patah Kaki Hari Ini, 22 Warga Kotabaru Positif Covid-19

Pajak Gratis Mobil Baru Bakal Berlaku Mulai Maret 2021

- Apahabar.com Sabtu, 13 Februari 2021 - 10:21 WIB

Pajak Gratis Mobil Baru Bakal Berlaku Mulai Maret 2021

Kemenkeu bakal memberikan diskon Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk kendaraan bermotor secara bertahap mulai Maret hingga Desember 2021. Ilustrasi. Foto-Ilustrasi/Unsplash/Pixabay

apahabar.com, JAKARTA – Kementerian Keuangan (Kemenkue) siap mengucurkan diskon Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk kendaraan bermotor 2021. Besaran potongan pajak diberikan bertahap mulai Maret hingga Desember 2021.

“Mengambil momentum pemulihan ekonomi, pemerintah menyiapkan kebijakan insentif penurunan tarif PPnBM,” demikian keterangan tertulis Kementerian Keuangan (Kemenkeu) di Jakarta, dikutip CNN Indonesia dari Antara, Sabtu (13/2).

Diskon pajak sebesar 100 persen dari tarif normal akan diberikan pada tiga bulan pertama, kemudian 50 persen dari tarif normal pada tiga bulan berikutnya, dan 25 persen dari tarif normal pada tahap ketiga untuk empat bulan.

Kemenkeu menerangkan keputusan itu diambil setelah dilakukan koordinasi antarkementerian dan diputuskan dalam rapat kabinet terbatas. Besaran diskon pajak akan dievaluasi efektivitasnya setiap tiga bulan.

Jika dirinci, diskon pajak itu diberikan untuk kendaraan bermotor segmen kurang atau sama dengan 1.500 cc kategori sedan dan 4×2.

Segmen tersebut dipilih karena merupakan segmen yang diminati kelompok masyarakat kelas menengah dan memiliki penbelian di dalam negeri (local purchase) di atas 70 persen.
Kebijakan diskon pajak ini nantinya menggunakan PPnBM yang ditanggung pemerintah.

Selanjutnya, Menkeu Sri Mulyani akan menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait diskon pajak itu dan ditargetkan akan mulai diberlakukan pada Maret 2021.

Kemenkeu menyatakan pemberian diskon pajak itu didukung Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mendorong kredit pembelian kendaraan bermotor, melalui pengaturan uang muka nol persen dan penurunan Aktiva Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) Kredit.

Sinergi kebijakan itu diharapkan dapat disambut positif oleh para produsen dan diler penjual untuk memberikan skema penjualan yang menarik agar potensi dampaknya semakin optimal.
Selain itu, kebijakan ini diharapkan mampu mengungkit kembali penjualan kendaraan mobil penumpang yang mulai bangkit sejak Juli 2020.

Diskon pajak ini juga disebut berpotensi meningkatkan utilitas kapasitas produksi otomotif, mengungkit gairah Konsumsi Rumah Tangga kelas menengah dan menjaga momentum pemulihan pertumbuhan ekonomi yang telah semakin nyata.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

RUU Keamanan dan Ketahanan Siber Segera Tuntas
apahabar.com

Nasional

Tanggapan Boediono mengenai Ekonomi Dunia Saat Ini
apahabar.com

Nasional

Kemenag Sumatera Imbau Salat Gaib untuk Mbah Moen
apahabar.com

Nasional

Dua Personel Superman Is Dead Jelaskan Kasus Jerinx
apahabar.com

Nasional

Polisi Beberkan 6 Korban Bom Bunuh Diri di Mapolrestabes Medan
China Hadapi Gelombang Kedua Covid-19

Nasional

China Hadapi Gelombang Kedua Covid-19
apahabar.com

Nasional

AJI Kecam Kesewenang-wenangan Perusahaan Media di Tengah Pandemi
apahabar.com

Nasional

Jokowi Tegaskan Pemerintah Tak Akan Bebaskan Napi Koruptor Terkait Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com