Duh, Usai Divaksin Covid-19 Sejumlah Wartawan Pingsan Dituding Gelembungkan Suara, Komisioner KPU Banjar Belum Berniat Polisikan Saksi Polisi Buru Perempuan Pelaku Prostitusi Online via MiChat di Balikpapan Alasan Mengapa Ananda-Mushaffa Sulit Menang di MK Bertambah 26, Positif Covid-19 Kotabaru Jadi 1.285 Orang

Panas ‘Menggantang’ Pecinta Abah Guru Sekumpul Bagikan Ratusan Nasi Haul di Pusat Pulau Laut

- Apahabar.com Rabu, 17 Februari 2021 - 14:54 WIB

Panas ‘Menggantang’ Pecinta Abah Guru Sekumpul Bagikan Ratusan Nasi Haul di Pusat Pulau Laut

Puluhan alumni MTsN 1 Kotabaru membagikan ratusan nasi bungkus dan masker di Pusat Kotabaru. Foto-apahabar.com/Masduki

apahabar.com, KOTABARU – Hari ini, 5 Rajab 1442, tepat wafatnya KH Zaini bin Abdul Gani atau akrab di sapa Abah Guru Sekumpul, 16 tahun silam.

Meski haul ke-16 tahun ini kembali ditiadakan akibat pandemi Covid-19, namun tidak mengurangi niat pencinta Abah Guru Sekumpul untuk menyemarakkannya.

Seperti pencinta Abah Guru Sekumpul di Pulau Laut, Kotabaru. Puluhan warga di sana membagikan nasi bungkus, layaknya ketika haul digelar tiap tahunnya sebelum pandemi Covid-19, Rabu (17/2/2021).

Kecintaan terhadap Abah Guru Sekumpul yang terkenal pemurah, seakan mereka teladani, dengan membagikan nasi kepada warga di pusat Pulau Laut.

Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, pencinta Abah Guru Sekumpul itu rela membagikan nasi sebagai makan siang bagi pengendara di saat cuaca panas ‘menggantang’ (terik menyengat, red).

Ratusan nasi bungkus itu dibagikan di ruas jalan utama Pulau Laut Kotabaru. Tepatnya, di Jl Agussalim, atau depan Gedung DPRD dan Bupati Kotabaru.

Terpantau apahabar.com, terik mata hari sama sekali tidak menyurutkan semangat para pecinta Abah Guru Sekumpul di Bumi Saijaan itu turun ke jalan.

Menariknya, para pecinta Abah Guru Sekumpul itu tidak hanya membagikan nasi bungkus semata. Akan tetapi, juga ratusan masker.

Para pengguna jalan yang melintas, baik roda dua, roda empat, abang ojek, taksi gembira kebagian nasi bungkus dan masker itu.

Salah satu pecinta Abah Guru Sekumpul, Makmur mengatakan pembagian ratusan nasi bungkus dan masker salah satu wujud kecintaan terhadap seorang waliyullah.

“Jadi, tahun ini kan tidak bisa berangkat haulan ke Sekumpul. Jadi, kami memilih melaksanakan haul mandiri, lalu seluruh nasinya kami bagikan untuk sesama,” ujar Makmur.

Makmur bilang, nasi yang dibagikan sebanyak 500 bungkus, dan 200 masker kain. Itu semua dari kami alumni MTsN 1 Kotabaru angkatan tahun 1988.

“Semoga apa yang kami lakukan ini menjadi berkah, dan kita semua terhindarkan dari wabah virus Covid-19,” harapnya.

Selain itu, Ihsan, salah satu alumi MTsN mengaku sedih tidak haul tidak bisa dilaksanakan lantaran terganjal pandemi Covid-19.

“Jelas sedih tak bisa berangkat tahun ini. Tapi, ada hikmahnya. Kami bisa melaksanakan haul sendiri di rumah, dan berbagi nasi untuk sesama,” pungkas Ihsan.

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

BNPB

Kalsel

Banjir di Kalsel, BNPB Dorong Normalisasi Sungai
apahabar.com

Kalsel

Warna Peta Kewaspadaan Covid-19 Banjarbaru Berubah-ubah
apahabar.com

Kalsel

Polres Tapin Wanti-Wanti Ponpes Siti Khadijah Soal Narkoba  
apahabar.com

Kalsel

Kesadaran Minim, Banyak Bayi di Batulicin Tak Diimunisasi
apahabar.com

Kalsel

Tenangkan Pikiran, Nikmati Sunset di Sungai Barito
Kurir Sabu

Kalsel

Dua Kurir Sabu di Banjarmasin Ini Rahasiakan Upah Antar Sabu 11 Kilo
apahabar.com

Kalsel

Kementerian Perdagangan RI Hibahkan Pasar Rakyat Kelua ke Pemkab Tabalong Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Viral, Palang Jembatan Alalak II Disorot Nitizen
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com