Praktik Jual-Beli Pangkalan Elpiji Kalsel Terendus di Level Agen! Catat! Warga Banjarmasin Sudah Divaksin Corona Tetap Harus Swab Pengadaan Mobdin di Banjarmasin Terancam Berhenti, Simak Alasannya Puluhan Pangkalan Elpiji di Kalsel-Teng Diputus Pertamina! Simak Alasannya Ketika Presiden Jokowi Gaungkan Benci Produk Asing

Pascabanjir di Hantakan HST, TNI Bersama Relawan Bangun Jembatan Darurat

- Apahabar.com Senin, 1 Februari 2021 - 07:58 WIB

Pascabanjir di Hantakan HST, TNI Bersama Relawan Bangun Jembatan Darurat

Bahu-mebahu, TNI bersama masyarakat membangun jembatan darurat yang menghubungkan 3 desa di Hantakan./Foto-Maskuri for apahabar.com.

apahabar.com, BARABAI – Pascabanjir yang menyebabkan sejumlah akses di Kecamatan Hantakan, Hulu Sungai Tengah (HST) terputus, TNI bersama relawan bahu membahu membangun jembatan darurat.

Banjir bandang yang menerjang Hantakan pada Rabu (13/1) malam lalu membuat jalan tertimbun tanah dan batang pohon. Beberapa jembatan putus akibat musibah ini.

Berdasarkan data BPBD HST yang dirilis Diskominfo per 31 Januari tadi, banjir yang menerjang hampir di seluruh kecamatan yang ada di HST menyebabkan ratusan fasilitas umum rusak. Di antaranya, ada 65 jembatan dan 91 titik ruas jalan dengan panjang total mencapai 50.140 meter yang rusak.

TNI-Polri hingga para relawan dari berbagai instansi maupun organisasi turun bahu membahu membuka akses jalan. Mereka bergotong royong membangun jembatan darurat demi melancarkan pendistribusian bantuan.

Salah satu akses jalan yang dibangun tersebut adalah jembatan yang menghubungkan Desa Murung-B dengan Desa Patikalain dan Papagaran di Hantakan.

Jembatan yang menghubungkan ke 3 desa itu kini bisa dilalui.

Babinsa Koramil 1002-07/Pagat, Sertu Sanu mengatakan, jalan dan jembatan itu sebagai urat nadi masyarakat Pegunungan Meratus. Sebab dengan akses jalan tersebut, warga melaksanakan aktivitasnya.

“Jembatan darurat ini sangat vital. Terutama untuk akses distribusi bantuan kepada warga yang terdampak musibah banjir dan tanah longsor,” kata Sertu Sanu, Senin (1/2).

Sementara itu Danramil 1002-07/Pagat, Kapten Inf Andi Tiro menuturkan, jembatan darurat yang dibangun bersama relawan dan masyarakat itu merupakan jembatan yang kedua dibangun.

“Dengan dibangunnya jembatan darurat ini, akses jalan sudah bisa dilalui menggunakan kendaraan roda empat,” pungkas Andi Tiro.

Sejauh ini, TNI sudah mengerahkan puluhan pasukannya, baik dari Kodim 1002 Barabai maupun Yonif 612 Manuntung untuk membuka akses jalan di wilayah yang terisolir. Terutama akses jalan yang tertimbun longsor yang menghubungkan antar desa hingga kecamatan di Hantakan.

Dalam perjalanan yang ditempuh prajurit selama 4,5 jam berjalan kaki menuju ke Desa Datar Ajab misalnya, prajurit menemukan sedikitnya 27 titik longsor yang menutupi ruas jalan. Karena itu akses jalan menuju desa tersebut sulit dilalui kendaraan.

TNI dan BNPB pun mengerahkan helikopter untuk mendistribusikan logistik ke Datar Ajab. Ada 3 helikopter secara bergantian mengantar logistik.

Kemudian, di Desa Kindingan. TNI menurunkan alat berat eksavator untuk membuka jalan yang tertimbun longsor.

“Bersama masyarakat dan para relawan, kita membuka akses jalan yang menghubungkan dua kecamatan yakni, Hantakan dan Haruyan,” tutup Babinsa Koramil 1002-07/Pagat, Serda Sapto.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

BREAKING NEWS: Pelantikan Pjs Bupati Kotabaru dan Wali Kota Banjarbaru Segera Digelar
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran di Mantuil Hanguskan 15 Rumah, BPBD Banjarmasin Sebut Terkendala Akses
apahabar.com

Kalsel

Siap deklarasi, Ormas ‘Sikap Nusantara’ Untuk Indonesia
apahabar.com

Kalsel

Menolak Rapid Tes, WN Pakistan di Banjarmasin Coba Kabur
apahabar.com

Kalsel

Polisi di Amuntai Ingatkan Warga Akan Bahaya Kebakaran
apahabar.com

Kalsel

Bawaslu Gerah, Peserta Pemilu Sengaja Tak Turunkan APK
apahabar.com

Kalsel

Objek Wisata Baru di Riam Batu Ampar Tabalong Mulai Ramai Dikunjungi
Kalsel

Kalsel

Buntut Aksi Koboi Bripka CS, Kapolda Kalsel: Tak Ada Anggota ke THM!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com