Hilang di Sangkulirang, Mahasiswa Kedokteran Kaltim Ditemukan Meninggal Dunia Pandemi, Rp8 M Insentif Ribuan Guru Ngaji-Marbot di Banjarmasin Disiapkan Utak-atik RTRW Banjarmasin, Kantor Pemkot Diusulkan Pindah Kadesnya Dijebloskan ke Bui, Plh Bupati Kotabaru Buka Suara Breaking! Heboh Mobil Terbakar di Tapin, 1 Warga Jadi Korban

Pascabanjir Tala, PMI Latih Relawan Tata Cara Pengolahan Air Bersih

- Apahabar.com Selasa, 9 Februari 2021 - 17:52 WIB

Pascabanjir Tala, PMI Latih Relawan Tata Cara Pengolahan Air Bersih

PMI melatih puluhan relawan cara mengolah air bersih secara mandiri di lokasi bekas banjir, di Kabupaten Tanah Laut, Senin (8/2) kemarin. Foto-Istimewa

apahabar.com, PELAIHARI – Pascabanjir di Kabupaten Tanah Laut (Tala), Palang Merah Indonesia (PMI) melatih puluhan relawan terkait tata cara pengolahan air bersih.

Pelatihan tata cara pengolahan air bersih secara mandiri dilaksanakan di lokasi bekas banjir di Tala, Senin (8/2) kemarin.

Fasilitator PMI Pusat, Wahyu Gowank, mengatakan pascabanjir, air bersih menjadi masalah utama yang harus segera diatasi.

Untuk memenuhi kebutuhan korban banjir seperti untuk memasak, mencuci, MCK maupun kebutuhan lainnya.

Wahyu menuturkan kegiatan itu mendukung pelayanan air bersih dan sanitasi. Dalam hal itu PMI melatih tata cara penjernihan dengan metode pengendapan menggunakan PAC.

Ia pun berharap dengan pelatihan ini relawan mampu melayani kebutuhan air bersih secara mandiri untuk pengungsi korban banjir di Tala.

Ia menambahkan, posko Tanggap Darurat Bencana (TDB) PMI Tala, telah menerjunkan 35 personel untuk membantu meringankan beban korban terdampak banjir dengan mendistribusikan 169.000 liter air bersih, 709 paket sembako, 64.689 makanan siap santap, 32 kali layanan ambulans dan 378 kali layanan trauma healing.

Sedangkan bantuan logistik untuk korban banjir di Tala hingga Senin (8/2) kemarin telah terdistribusi hygiene kit 32, selimut 266, matras 47, terpal 25, sarung 180, alat dapur umum 3 set, cleaning kit 6, pompa air 1 set, tandon air 3, reward PSP 214, sandal jepit 77 psc, dan popok bayi sebanyak 852 psc serta 4 armada pendukung lainnya.

Dari data PMI Tala bahwa warga terdampak banjir sebanyak 42.543 jiwa, 1.630 jiwa di antaranya mengungsi dan 7 dinyatakan meninggal.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

KPU Beber Hasil Sidang Asusila Oknum KPU Banjarmasin
Pemprov Kalsel

Kalsel

Pemprov Kalsel Rancang Aplikasi Smart Banjir
apahabar.com

Kalsel

Pengeras Suara Rp 4,8 Miliar Buat DPRD Kalsel  
Covid-19

HSS

Meski Zona Hijau, Perayaan Natal di GKE Efrata Loksado HSS Terapkan Prokes
apahabar.com

Kalsel

Inovasi Kodim 1008/Tanjung, Motor Babinsa Bisa Semprot Disinfektan

Kalsel

Setelah 120 Tandon Air, PMI HST Bangun Shelter untuk Korban Banjir
apahabar.com

Kalsel

Warga Liang Anggang Keluhkan Air Ledeng Berwarna Kopi
apahabar.com

Kalsel

Ratusan Personel Polda Kawal Ketat Debat Perdana Pilgub Kalsel 2020
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com