Awal Usul Buka Investasi Miras di 4 Provinsi, Berikut Penjelasan Bahlil Heboh, Hujan Es Terjadi di Long Ikis Paser Izin Investasi Miras Dicabut, Bahlil Yakin Kepercayaan Investor Masih Baik Detik-Detik Kaburnya 4 Napi Kandangan, Jebol Teralis hingga Panjat Genteng BREAKING! Polisi Tangkap 2 Narapidana Kabur dari Rutan Kandangan

Pascarilis Data Pertumbuhan Ekonomi 2020, IHSG Ditutup Menguat

- Apahabar.com Jumat, 5 Februari 2021 - 17:46 WIB

Pascarilis Data Pertumbuhan Ekonomi 2020, IHSG Ditutup Menguat

Layar monitor menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham di Jakarta. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj

apahabar.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (5/2) sore ditutup menguat.

Penguatan IHSG seiring pasca-rilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2020.

IHSG ditutup menguat 44,51 poin atau 0,73 persen ke posisi 6.151,73. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 4,28 poin atau 0,45 persen ke posisi 953,58.

“Minggu ini IHSG menguat setelah memantul di area support-nya minggu lalu di 6.825. Hari ini penguatan terjadi di hampir semua sektor setelah data PDB Indonesia di 2020 tercatat di minus 2,07 persen, relatif inline dengan konsensus,” kata Analis Foster Asset Management, Hans Mulyadi Irawan di Jakarta, seperti dilansir Antara, Jumat.

Pada triwulan IV-2020 pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami kontraksi 2,19 persen, meski sejumlah perbaikan maupun pembenahan sudah dilakukan pemerintah.

Namun angka tersebut lebih baik dibandingkan triwulan III 2020 yang minus 3,49 persen.

Sementara itu Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa pada Januari 2021 sebesar 138 miliar dolar AS atau meningkat dari Desember 2020 sebesar 135,9 miliar dolar AS.

“Sentimen positif lainnya yaitu adanya capital inflow asing yang cukup besar di bonds dan equity market sejak awal tahun,” ujar Hans.

Pada pekan depan, Hans memproyeksikan IHSG cenderung menguat dan secara grafik harus bertahan di atas area resisten 6.150 untuk melanjutkan penguatannya.

Dibuka menguat IHSG banyak menghabiskan waktu di teritori positif sepanjang perdagangan hingga penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, seluruh sektor meningkat dengan sektor teknologi paling tinggi yaitu 7,61 persen, diikuti sektor energi dan sektor kesehatan masing-masing 2,13 persen dan 1,53 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi jual saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah jual bersih asing atau net foreign sell sebesar Rp221,87 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.176.077 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 14,31 miliar lembar saham senilai Rp 12,59 triliun.

Sebanyak 307 saham naik, 176 saham menurun, dan 142 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei menguat 437,24 poin atau 1,54 persen ke 28.779,19, Indeks Hang Seng naik 175,18 poin atau 0,6 persen ke 29.288,68, dan Indeks Straits Times meningkat 1,51 atau 0,05 persen ke 2.907,09.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Bos Inalum: Tak Perlu Khawatir Larangan Ekspor Nikel!
apahabar.com

Ekbis

Soal Kenaikan Tagihan Listrik, Berikut Penjelasan Kementerian BUMN

Ekbis

Kades Kesulitan Bikin Perencanaan Dana Desa
apahabar.com

Ekbis

Ekspor Perkayuan: Direct Call Diyakini Pacu Tranformasi Ekonomi Daerah
apahabar.com

Ekbis

Didukung Sentimen Vaksin Covid-19, Rupiah Masih Berpotensi Menguat
apahabar.com

Ekbis

Deputi Gubernur BI Ajak Menanam Durian di Lahan RPL
apahabar.com

Ekbis

Perkuat Kerja Sama Pertamina dan Petronas
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Jumat Pagi Mendekati Rp 14.100
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com