Hasil MotoGP Portugal: Fabio Quartararo Sempurna, Marc Marquez Finis Ketujuh Bawaslu Perintahkan Copot Spanduk Denny-Difri di Martapura, Raziv: Error in Subject Duh, Pembayar Pajak Terbesar Kedua di Kalsel Curhat Jalan Rusak! Cari Lansia Diduga Tenggelam, Relawan Gabungan Tapin Dirikan Posko Usai Beri Makan Kucing, Kai Tj Diduga Tenggelam di Sungai Tapin

Pemprov Kalsel Akui Ada Masalah Distribusi Elpiji

- Apahabar.com Kamis, 25 Februari 2021 - 21:29 WIB

Pemprov Kalsel Akui Ada Masalah Distribusi Elpiji

Pemprov Kalsel akui ada masalah distribusi elpiji. Foto-Ilustrasi/Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengakui ada masalah distribusi elpiji.

Buntut terhambatnya pendistribusian gas elpiji, Pemprov Kalsel memiliki wacana menutup Jalan Gubernur Syarkawi untuk sementara waktu.

Faktor kerusakan jalan menjadi salah satu kendala dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan gas bersubsidi tersebut.

“Kami mempertimbangkan untuk setop beberapa hari, tapi belum diambil keputusan,” ungkap Pj Gubernur Kalsel, Safrizal ZA, di Kantor Dinas Perdagangan, Kamis (25/2).

Sebagaimana diketahui, Jalan Gubernur Syarkawi mengalami kerusakan berat akibat tergerus rendaman banjir awal tahun tadi. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalsel tengah mengupayakan percepatan perbaikan pada akses penghubung tersebut.

“Jalur Gubernur Syarkawi masih rusak berat karena jalan itu berada di atas rawa dan dilalui kendaraan dengan tonase berat, makanya hancur. Kementerian PU melalui Balai Jalan bekerja keras untuk memperbaiki, side by side,” ujarnya.

Rusaknya jalan juga mengakibatkan antrean kendaraan mengular dan menghambat pendistribusian logistik untuk masyarakat. Safrizal mengimbau agar para sopir patuh dan disiplin dalam berlalu lintas.

“Saat ini diperbaiki, sambil ada antrean juga. Kami minta tolong, antrenya disiplin. Karena kalau semua mau menyerobot bisa terpaku di situ dan lebih panjang antreannya,” imbaunya.

Sebagai alternatif, pendistribusian elpiji juga menggunakan kapal LCT untuk akses penyeberangan kendaraan besar seperti truk. Baik LCT yang ada di Alalak maupun di Trisakti milik PT Pelindo III.

“Kementerian PU juga mengevaluasi Jembatan Alalak Lama. Dengan penguatan, mungkin dapat dipergunakan. Kami juga meneliti beberapa jembatan milik Pemkab Batola yang dapat digunakan,” tambahnya.

Kendati terjadi kelangkaan stok elpiji di tingkat pengecer dan masyarakat, Safrizal menyebut komoditi logistik masih tercukupi hingga menjelang Ramadan.

Dia mengakui kendala yang terjadi saat ini ada pada akses distribusi akibat rusaknya beberapa titik jalan di Kalsel.

“Mudahan sampai puasa nanti tidak ada hambatan dan kendala soal distribusi. Kita terus berupaya segenap daya agar segera lancar kembali,” tutupnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Akui Ada Kekurangan Formulir, KPU Banjarmasin Tawarkan Solusi
apahabar.com

Kalsel

Cegah Kecurangan, Simak Siasat BPJS Barabai
apahabar.com

Kalsel

Tepat 17 Agustus, Petani di Banjarmasin Terkejut Lahirkan Sosok Putra
apahabar.com

Kalsel

Positif Covid-19 di Banjarmasin Kini Tembus 1.000 Kasus
apahabar.com

Kalsel

Sering Kebakaran, Ribuan Warga Banjarmasin Gelar Salat dan Istigosah
apahabar.com

Kalsel

Komisi IV DPRD Kalsel Harapkan Gugus Tugas HST Tingkatkan Sinergitas dan Koordinasi
10

Kalsel

Update Covid-19 Kotabaru: 10 Sembuh, Sisa 41 dalam Perawatan
Aplikasi Cangkal

Kalsel

Berkat Aplikasi Cangkal, Pesta Miras hingga Pencurian di Banjarbaru Sukses Digagalkan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com