POPULER SEPEKAN: Viral Penjual Gorengan di Sekumpul, Adaro-Pama Cerai, hingga Transkrip PPK Banjar Tolak KLB, Simak Sikap Demokrat Kalteng Almarhum Kombes Sapta Dikenal Sebagai Pribadi yang Sederhana Mantap! Polsek Tapin Utara Bekuk Kurir Sabu 9,14 Kg asal Kalbar Ratusan Anggota Polisi di Tabalong Jalani Vaksinasi Covid-19

Peringatan Dini BMKG: Cuaca Ekstrem di Sulut Hingga Pukul 23.30 WITA

- Apahabar.com Minggu, 14 Februari 2021 - 23:15 WIB

Peringatan Dini BMKG: Cuaca Ekstrem di Sulut Hingga Pukul 23.30 WITA

Ilustrasi. Foto-net

apahabar.com, JAKARTA – Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai petir dan angin kencang di wilayah Sulawesi Utara diperkirakan hingga pukul 23:30 WITA, Minggu (14/02) malam ini. Begitu bunyi peringatan dini Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) setempat.

“Masih berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang di sejumlah wilayah,” kata Koordinator Operasional Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Ben Arther Molle di Manado, seperti dilansir Antara, Minggu (14/02).

Peringatan dini cuaca ekstrem ini mencakup seluruh wilayah Kabupaten Minahasa Selatan, Kabupaten Minahasa, Kota Tomohon, Kabupaten Minahasa Tenggara, Kota Bitung, dan Kota Manado.

Selanjutnya, Kabupaten Kepulauan Sitaro, Kabupaten Minahasa Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.

Berikutnya, Kabupaten Kepulauan Sangihe, dan Kabupaten Kepulauan Talaud (bagian utara) serta dapat meluas ke seluruh Kabupaten Kepulauan Talaud.

Ben menjelaskan berdasarkan pantauan citra radar cuaca Stamet Sam Ratulangi, masih terdapat awan Cumulonimbus yang signifikan di daerah Minahasa,

Tomohon, Manado, Minahasa Utara, Minahasa Selatan dan Minahasa Tenggara serta secara umum wilayah Sulut bagian Selatan.

Warga diharapkan tetap waspada dan selalu berhati-hati terhadap bencana akibat curah hujan tinggi, terutama di bulan Februari.

“Kami harapkan tetap berhati-hati dan waspada terhadap dampak negatif yang dapat diakibatkan dan tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi akibat curah hujan tinggi yang masih terjadi di bulan Februari,” ujar Ben.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jakarta PSBB Lagi, Anies Baswedan Tarik Rem Darurat
apahabar.com

Nasional

Lempar Botol ke Lapangan, Warning Kemendagri Untuk Gubernur Kalteng
wakaf uang

Nasional

Kembangkan Ekonomi Syariah, Jokowi dan Ma’ruf Amin Luncurkan Gerakan Nasional Wakaf Uang
apahabar.com

Nasional

Ketua DPRD Banjar Berang, Pesepeda Pun Mau Dipajak
apahabar.com

Nasional

Korban Tewas Tsunami Kemungkinan Bertambah
pasar modal

Nasional

Hary Tanoe Sebut Pasar Modal Indonesia Mulai Pulih
apahabar.com

Nasional

Isu Reshuffle Kabinet Kembali Berhembus, Istana Buka Suara
apahabar.com

Nasional

BNPT Selidiki Penusuk Syekh Ali Jaber dengan Jaringan Teroris
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com