Teritip Geger! Pekebun Tewas Tergantung di Kamar Mandi Majikan Praktik Jual-Beli Pangkalan Elpiji Kalsel Terendus di Level Agen! Catat! Warga Banjarmasin Sudah Divaksin Corona Tetap Harus Swab Pengadaan Mobdin di Banjarmasin Terancam Berhenti, Simak Alasannya Puluhan Pangkalan Elpiji di Kalsel-Teng Diputus Pertamina! Simak Alasannya

Polda Kalsel Siap Bongkar Permainan Harga Si Melon

- Apahabar.com Selasa, 23 Februari 2021 - 16:17 WIB

Polda Kalsel Siap Bongkar Permainan Harga Si Melon

Ibu-ibu rela antre untuk mendapatkan elpiji 3 kg bersubsidi. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Polda Kalsel mengendus adanya permainan di balik meroketnya harga si melon, gas elpiji bersubsidi 3 kilogram.

Seperti diketahui, saat ini tengah terjadi kelangkaan gas melon ini di Kalsel. Di pangkalan kerap kosong. Kalaupun ada, warga harus rebutan untuk memperoleh. Kalau lagi apes bisa tak kebagian.

Yang lebih memprihatinkan, ada saja oknum masyarakat yang memanfaatkan situasi ini. Di tingkat pengecer, gas melon dibandrol selangit. Bahkan bisa tembus Rp50 ribu per biji.

Saat ini Ditreskrimsus Polda Kalsel turun gunung untuk menyelidiki adanya indikasi permainan harga yang terjadi di tengah kelangkaan ini.

“Ini tim dari Ditreskrimsus sudah turun lidik. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa ungkap,” ujar Kabid Humas Polda Kalsel, Kombes Pol Moch Rifa’i.

Rifa’i memastikan adanya indikasi permainan harga yang terjadi saat ini. Pasalnya, permasalahan ini cerita klasik yang selalu berulang di setiap tahunnya.

“Pasti ada indikasi (permainan) karena di tahun-tahun sebelumnya kejadian-kejadian berhasil kita ungkap. Seperti beberapa kasus di 2020 lalu,” ucapnya.

Rifa’i mengakui, kelangkaan gas melon di pangkalan disebabkan terhambatnya distributor akibat kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan akibat banjir.

Namun, yang membuat Polda Kalsel yakin adanya indikasi permainan harga lantaran masih terjadinya kelangkaan hingga berimbas meroketnya harga di pasaran.

“Info yang kita dapat kelangkaan akibat kerusakan infrastruktur akibat banjir. Tapi hingga saat ini masih terjadi kelangkaan dan ada indikasi harga di atas HET. Ini yang masih diselidiki,” pungkasnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Penurunan Debit Air Baku PDAM Tala
Banjir Susulan

Kalsel

3 Hari Banjir Susulan, Warga di Martapura Mengungsi Secara Mandiri
apahabar.com

Kalsel

Hari Lalu Lintas, Satlantas Polres Tabalong Berikan Kursi Roda Buat Korban Laka
apahabar.com

Kalsel

PPP Kalsel Salurkan 7.000 Masker
apahabar.com

Kalsel

Baru Bebas, Napi di Banjarmasin Tusuk Kekasih Eks Istri
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran di Belakang FH ULM, Mahasiswa Histeris
apahabar.com

Kalsel

Satsabhara Polres HSU Ajak Para Pemuda Aktif dalam Mencegah Karhutla
apahabar.com

Kalsel

Sudahkah ‘Forum Reklamasi’ Menjawab Polemik Lubang Pasca Tambang di Kalsel?
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com