Tatah Belayung Geger, Wanita Muda Diduga Nekat Akhiri Hidup Kabut Asap Berhari-hari, Karhutla di Kalsel Masih Terjadi Meski Dilanda Banjir, Harga Sembako di Palangkaraya Aman BREAKING! Sorak-Sorai & Selawat Sambut Keluarnya Tim KPK dari Rumah Bupati HSU Rumah Bupati HSU Masih Diobok-obok KPK, Petugas Angkut Boks dan Kardus

Polemik Pengelola Feri Alalak dan Wabup Batola, Supir Jadi Korban

- Apahabar.com     Selasa, 9 Februari 2021 - 19:27 WITA

Polemik Pengelola Feri Alalak dan Wabup Batola, Supir Jadi Korban

Ratusan truk pengangkut mengantre penyeberangan di Sungai Alalak, menyusul kerusakan Jalan Gubernur Syarkawi akibat banjir. Foto: apahabar.com/Riyad Dafhi

apahabar.com, BANJARMASIN – Polemik antara pengelola feri truk angkutan barang di Sungai Alalak dengan Wakil Bupati Barito Kuala, dipastikan berbuntut panjang.

Polemik itu telah menyebabkan penghentian operasional feri Landing Craft Tank (LCT) milik PT Ranissa 831 terhitung mulai, Selasa (9/2) siang.

Akibat dihentikan sementara, antrean truk pun semakin mengular di Jalan Brigjend Hasan Basry Banjarmasin Utara. Demikian pula di Handil Bakti Batola.

Bahkan hingga pukul 18.00, antrean truk itu sudah mencapai Jalan S Parman Banjarmasin. Bukan tidak mungkin antrean tersebut bertambah panjang, seandainya feri tidak kembali beroperasi.

Pihak yang terdampak tentu saja sopir truk. Terlebih beberapa di antara sudah menunggu berjam-jam.

“Saya keberatan kalau feri setop operasi. Sudah badan lelah, mesti menunggu hal yang tidak pasti begini,” cetus Gusti, sopir truk yang membawa bahan bangunan ke Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.

“Kalau soal biaya, sebenarnya tidak masalah dan terpenting barang cepat sampai. Saya minta pemerintah agar cepat mencarikan solusi,” tambahnya.

Keberatan juga dirasakan oleh Anto yang sudah dua hari dua malam menunggu antrean untuk menyeberang.

“Setelah dekat giliran saya, feri malah berhenti operasi. Pemerintah semestinya peka terhadap keadaan, karena feri sudah banyak membantu,” jelas sopir truk yang membawa minyak kelapa tujuan Palangkaraya ini.

“Dengan kondisi sekarang, pemerintah semestinya bisa lebih cepat mencarikan solusi, seperti melakukan perbaikan infrastruktur,” tandasnya.

Penyetopan operasional LCT itu disebabkan keberatan pengelola dengan penyataan Wakil Bupati Batola melalui media sosial.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Banjarmasin

Sampah Idulfitri Dijamin Aman, DLH Banjarmasin: Warga Banyak di Rumah
Kalsel

Banjarmasin

KPU Respons Titah MK PSU 7 Kecamatan di Kalsel: Kita Rekrut Lagi
Rumah Miring

Banjarmasin

Rumah di Cempaka Sari Banjarmasin Tiba-Tiba Miring, Pemilik Dengar Bunyi Retakan
Banjarmasin

Banjarmasin

Hasil PSU Pilwali Banjarmasin di Luar Dugaan Ibnu-Ariffin, Kok Bisa?
Digigit Anjing Ganas

Banjarmasin

Digigit Anjing Ganas, Seorang Anak di Banjarmasin Suntik Vaksin Rabies
Banjarmasin

Banjarmasin

Resmi, Bawaslu Banjarmasin Perintahkan Paslon Nonaktifkan Akun Medsos!
PPKM

Banjarmasin

Sambut Idulfitri 1442 Hijriah, Banjarmasin Perketat PPKM

Banjarmasin

Angka Penularan Menurun, Dandim 1007/Banjarmasin: Masyarakat Jangan Senang Berlebihan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com