Ini 5 Strategi Indef Selamatkan Perekonomian Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global Pembelaan Lengkap Wahid: Minta Bebas hingga Tak Sita Semua Hartanya Hotel Aria Barito dan Armani: Fasilitas Berbintang Alat Damkar Kelas Melati IPW Desak Kapolda Kalsel Copot AKBP AB Dkk Salut.. AKBP Afeb Dkk Inisiasi Darul Qur’an di Sungai Jingah
agustus

PPKM Banjarbaru Berakhir, Kadinkes: Klaster Keluarga Mendominasi

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Banjarbaru berakhir Senin (22/2/2021) kemarin, dan tak lagi diperpanjang.
- Apahabar.com     Selasa, 23 Februari 2021 - 16:00 WITA

PPKM Banjarbaru Berakhir, Kadinkes: Klaster Keluarga Mendominasi

PPKM Banjarbaru berakhir. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Banjarbaru berakhir Senin (22/2/2021) kemarin, dan tak lagi diperpanjang.

Hal ini ditegaskan oleh Plh Wali Kota Banjarbaru, Said Abdullah. “Sudah setop (selesai), tenaga kesehatan sibuk vaksinasi,” ujarnya kepada apahabar.com, Selasa (23/2/2021).

Said juga mengklaim selama PPKM di Banjarbaru, terjadi penekanan penyebaran Covid-19. “Hasilnya penyebaran Covid-19 sudah menurun,” ungkapnya.

Senada dengan Said, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru Rizana Mirza juga menerangkan demikian.

Selain terjadi penekanan penyebaran Covid-19 juga masyarakat semakin sadar protokol kesehatan.

“Dampak PPKM secara umum relatif cukup dapat membantu menekan penularan Covid 19, terlebih lagi apabila masyarakat dapar secara disiplin menjalankan protokol kesehatan,” terang Rizana kepada apahabar.com.

Meskipun diklaimnya terjadi penekanan penyebaran Covid-19, namun Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru belum menghitung presentase penurunannya selama PPKM.

“Secara khusus kami belum menghitungnya,” ucap Kadinkes itu.

Sementara yang pasti, katanya untuk penambahan jumlah terkonfirmasi positif di Banjarbaru saat ini didominasi oleh klaster keluarga.

“Dari klaster keluarga. Karena ada satu orang anggota keluarga yang membawa virus ke rumah, maka orang – orang yang di rumah ikut tertular,” jelasnya.

Sehingga ia berpesan, agar setiap warga selalu menerapkan protokol kesehatan. Dan bagi warga termasuk beresiko sebab keluarganya mengidap Covid-19 agar mengisolasi diri sehingga tidak ada kemungkinan menyebarkan.

Khususnya bagi yang mengidap, selain mengisolasi diri agar patuh terhadap nasehat petugas kesehatan yang mengawasi.

“Covid-19 nyata ada di sekitar kita, jangan bereuforia, tetap jalankan prokes,” pungkasnya.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Lewat Musik, Musisi Banjarmasin Galang Dana untuk Penderita Tumor
apahabar.com

Kalsel

Tambah 66 Kasus, Giliran Balangan Dominasi Pasien Baru Covid-19 di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Implementasi Pemberdayaan Alternatif Kawasan Rawan Narkoba di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Salah Kaprah, Penyemprotan Disinfektan di Balai Kota Banjarmasin Dihentikan
Logo aplikasi Samsat Digital Nasional atau Signal Polri. Foto-Antara/Ho-Korlantas Polri

Kalsel

Aplikasi Signal Hadir di Banjarbaru, Wajib Pajak Tak Perlu Repot Datang ke Samsat
Banjir Kalsel

Kalsel

Siap-Siap, Putusan Korban Banjir Vs Gubernur Kalsel Dibacakan Siang Ini
apahabar.com

Kalsel

Ratusan Calon Bintara Polri Jalani Tes Kesehatan
apahabar.com

Kalsel

Sungai Kusan di Tanbu Kembali Meluap, Warga Diminta Waspada
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com