Tolak KLB, Simak Sikap Demokrat Kalteng Almarhum Kombes Sapta Dikenal Sebagai Pribadi yang Sederhana Mantap! Polsek Tapin Utara Bekuk Kurir Sabu 9,14 Kg asal Kalbar Ratusan Anggota Polisi di Tabalong Jalani Vaksinasi Covid-19 Update Covid-19 Kotabaru: Positif 9, Sembuh 3

Puluhan Desa di Kapuas Blank Spot, Akses YouTube Lancar Masih Jadi Mimpi

- Apahabar.com Selasa, 2 Februari 2021 - 21:54 WIB

Puluhan Desa di Kapuas Blank Spot, Akses YouTube Lancar Masih Jadi Mimpi

Ilustrasi. Foto-Ist

apahabar.com, KUALA KAPUAS – Jaringan telekomunikasi di Kabupaten Kapuas, Kalteng, masih belum merata, terutama di wilayah hulu Kapuas.

Berdasarkan data Dinas Kominfo Kabupaten Kapuas, ada 39 desa di Kapuas yang masih belum terjangkau signal telekomunikasi atau disebut blank spot.

Jangankan untuk sekadar mengakses YouTube, untuk sekadar browsing saja tidak bisa.

Puluhan desa blank spot tersebut sebagian besar berada di daerah non pasang surut atau wilayah hulu Kabupaten Kapuas, seperti di Kecamatan Timpah, Pasak Talawang, Mandau Talawang, Kapuas Tengah dan Kecamatan Kapus Hulu.

Sedangkan sejumlah desa blank spot lainnya juga terdapat di daerah pasang surut seperti Kecamatan Mantangai, Kecamatan Kapuas Murung dan Kecamatan Kapuas Barat.

“Desa-desa di daerah non pasang surut (wilayah hulu Kapuas) memang yang paling dominan blank spot,” kata Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kapuas, H Junaidi di Kuala Kapuas, Selasa (2/2).

Menurut Junaidi Pemkab Kapuas melalui Dinas Kominfo terus berupaya mengusulkan kepada pemerintah pusat agar dibangun menara Base Transceiver Station (BTS).

“Sebab ini kewenangan pusat. Jadi, Pemkab Kapuas sudah berupaya mengusulkan menara BTS ke pusat, Pemkab bukan tidak mau membangun akan tetapi di batasi kewenangan dan aturan,” ujarnya.

Selain mengusulkan pembangunan menara BTS kepada pemerintah pusat, Dinas Kominfo Kapuas juga mendorong agar desa dapat menganggarkan dananya untuk penggunaan internet satelit.

“Karena dengan menggunakan internet satelit akan mampu menjangkau daerah-daerah terjauh dan tersulit,” terang Junaidi.

“Kalau program 1 desa 1 internet satelit ini bisa terwujud, maka insyaallah tahun 2022 Kapuas akan bebas dari blank spot,” pungkas Junaidi.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Tetap Operasional, Feri di Kapuas Diminta Berlakukan SOP Covid-19
apahabar.com

Kalteng

RSUD Barito Utara Angkat Bicara Soal Kaburnya Pasien yang Diduga Mengidap AIDS
apahabar.com

Kalteng

Pemkab Diminta Kurangi Rapid Test, Legislator Kapuas: Pemborosan Anggaran
apahabar.com

Kalteng

Nyaris Ambruk, Jembatan Juun Akhirnya Diperbaiki
apahabar.com

Kalteng

Satu Pasien Suspect dari Barut Dimakamkan Sesuai Protokol Covid-19
apahabar.com

Kalteng

Gubernur Kalteng: Hilangkan Stigma Negatif Pasien Corona
apahabar.com

Kalteng

Tugboat Penarik Tongkang Terbalik di Sungai Barito, 1 ABK Hilang
apahabar.com

Kalteng

Maskot Zebra Ajak Disiplin Protokol Kesehatan Covid-19 di Palangka Raya
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com