Mardani H Maming: Hipmi Optimis Pemimpin Muda Kalsel Mampu Bangkitkan Ekonomi Daerah Ketua DPRD Banjar: 100 Hari Program Bupati Harus Penangan Pascabanjir DPP Demokrat Pecat Marzuki Alie dan 6 Kader, Simak Alasannya Duh, Positif Covid-19 Kapuas Bertambah Lagi 50 Kasus Tiga Gus Pimpin Jatim, Bak Angin Segar Bagi Kinerja ASN

Puluhan Kucing Diduga Dibantai di Banjarmasin, Macan Kalsel Bereaksi

- Apahabar.com Senin, 8 Februari 2021 - 14:27 WIB

Puluhan Kucing Diduga Dibantai di Banjarmasin, Macan Kalsel Bereaksi

Puluhan bangkai kucing ditemukan di jalan Lingkar Dalam, Banjarmasin Selatan. Foto-istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Tim Macan Kalsel atau Unit Opsnal Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Kalsel bereaksi ketika mendapat laporan ditemukannya puluhan bangkai kucing di Jalan Lingkar Dalam, Banjarmasin Selatan.

Bangkai kucing ini terbungkus dengan plastik dan sempat viral di media sosial (Medsos).

‚ÄúDari pecinta kucing minta diusut tuntas. Ada beragam jenis kucing, mulai dari kucing kampung, peliharaan dan ras campuran,” ujar Anggota Animal Rescue Pemkot Banjarmasin, Andi Putera, Senin (8/2).

Andi Putera menerangkan bahwa pelaku yang tega membunuh hewan-hewan itu adalah orang yang menderita gangguan kepribadian atau psikopat.

“Temuan di lapangan, ada sebagian kucing yang kepalanya pecah, dan organ tubuh yang patah. Kemungkinan itu dipukul dengan benda tumpul,” ucapnya.

Sementara itu, Medik Veteriner dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Banjarmasin Annang Dwijatmiko membuat beberapa kesimpulan kemungkinan di balik pembunuhan hewan peliharaan tersebut.

“Ada beberapa faktor kemungkinannya. Bisa keracunan atau sengaja diracun atau terkena virus kucing yang mematikan. Bahkan bisa juga karena tindak kekerasan oleh oknum,” Imbuhnya.

Dari beberapa faktor di atas, Annang memprediksi, bahwa diduga kucing-kucing tersebut mati karena dianiaya oleh oknum warga.

Hal itu lantaran oknum warga bersangkutan, merasa tidak nyaman dengan kehadiran kucing – kucing di lingkungan tempat tinggalnya.

“Ini masih prediksi kami. Belum bisa dipastikan. Tapi dari pemeriksaan kami semua organ tubuh hewan lengkap, tidak ada yang hilang seperti yang gempar diberitakan,” jelasnya.

Karenanya, Annang mengimbau, jika terdapat warga yang tidak senang dengan kehadiran kucing di lingkungan tempat tinggal, bisa melaporkan ke ketua RT untuk ditindaklanjuti.

“Itu bisa dibicarakan baik-baik. Jangan sampai ada kekerasan terhadap hewan. Karena pada dasarnya kucing hanya mencari makan,” tandasnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Terapkan Peraturan Bupati Batola, Polsek Tabunganen Cek Suhu Badan Warga yang Melintas
apahabar.com

Kalsel

Ops Jaran, Puluhan Bandit Ranmor Dibekuk di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Tekan Dampak Covid-19, 20.000 Paket Pangan di Batola Dibagikan

Kalsel

Update 28 Maret: PDP Covid-19 Banjarmasin Bertambah Lagi
apahabar.com

Kalsel

Masuki Akhir Periode, Dewan Optimis Selesaikan PR
apahabar.com

Kalsel

Jalur Alternatif Jamaah Haul Guru Sekumpul di Tapin Berlubang, Ini Solusinya
apahabar.com

Kalsel

21 Anak di Banjarmasin Mengidap HIV/AIDS
Poltek Batulicin

Kalsel

Poltek Batulicin Gelar Sidang Senat Terbuka Wisuda D3 Pertama
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com