Detik-Detik Kaburnya 4 Napi Kandangan, Jebol Teralis hingga Panjat Genteng BREAKING! Polisi Tangkap 4 Narapidana Kabur dari Rutan Kandangan Bertambah 13 Orang, Covid-19 di Tanbu Tembus 1.902 Kasus Lansia di Banjarbaru Sabar Dulu, Jatah Vaksinasi Masih untuk Nakes Hari Kedua Ngantor, Bupati Abdul Hadi Sidak RS Balangan

PUPR Kalteng Pelajari Usulan Pembukaan Akses Jalan Kabupaten Pulpis ke Gumas

- Apahabar.com Kamis, 4 Februari 2021 - 22:43 WIB

PUPR Kalteng Pelajari Usulan Pembukaan Akses Jalan Kabupaten Pulpis ke Gumas

Kadis PUPR Kalteng H Shalahudin. Foto-Istimewa

apahabar.com, PALANGKA RAYA — DPRD Kalimantan Tengah mengusulkan untuk membuka akses jalan baru yang menghubungkan Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) dan Kabupaten Gunung Mas (Gumas).

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Tengah H Shalahudin menyatakan keinginan tersebut, nantinya akan dipelajari lebih dulu.

“Status jalan itukan jalan kabupatan. Saya sudah minta agar mereka paparan dulu, kemudian kita melihat FS-nya dulu, feasibility study,” kata Shalahuddin, Kamis (4/2).

Menurut Shalahudin, untuk membuka jalan itu akan diserahkan dulu ke kabupaten. Setelah itu, untuk peningkatan jalan, baru pihaknya akan turun tangan.

Apabila memungkinkan, akan berubah status menjadi jalan provinsi. Bahkan, tak menutup kemungkinan jalan nasional.

“Seperti Jalan Palangka Raya – Buntok. Setelah ada dibuka jalan, ada agregat ditingkatkan menjadi jalan nasional,” ujarnya.

Shalahuddin menilai, jika akses jalan itu akan memperpendek jarak tempuh dari Pulang Pisau ke Gunung Mas. Begitu juga sebaliknya, sehingga tidak mesti melewati Kota Palangka Raya lagi.

Dicontohkannya, seperti usulan Kabupatan Barito Utara, yang melewati Timpah langsung ke Ketapah, jadi lebih singkat, selisihnya bisa 1-2 jam.

Shalahuddin mengakui, memang saat ini pihaknya sedang fokus menyelesaikan target jalan fungsional Kalimantan Tengah. Seperti, Pangkalan Bun ke Sukamara, yang harus melewati Nanga Bulik ataupun Tumbang Runtu, sekitar 140 kilometer. Namun setelah pembangunan pile slab, Pangkalan Bun ke Kolam hanya 80 kilometer saja.

“Kalau dulu 4 jam baru sampai Sukamara, sekarang hanya 1 jam saja. Bayangkan berapa perhitungan ekonominya.”

“Intinya kita dari provinsi mendukung dulu, nanti kita pelajari, yang mana lebih ekonomis. Artinya jangan juga jalan yang lama tidak digunakan. Ini juga menjadi pertimbangan,” tutupnya.

Editor: Muhammad Bulkini - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Komnas Perlindungan Anak Beri Penghargaan ke Polda Kalteng
Virus Corona

Kalteng

Update Covid-19 Kapuas: Positif Tambah 18, Sembuh 4 Orang
apahabar.com

Kalteng

Klaster Gowa Tambah Jumlah Pasien Positif di Kobar

Kalteng

Populasi Anggrek Hitam Barito Timur Mulai Mekar 
apahabar.com

Kalteng

Telkomsel Gandeng Pemprov Kalteng Luncurkan Kartu Internet Merdeka Belajar
apahabar.com

Kalteng

Pemilih Buta Aksara dan Lansia di Bartim Perlu Perhatian Khusus
Kapuas

Kalteng

Dear Warga Kapuas, Tolong Buang Sampah Sesuai Jam yang Ditentukan
apahabar.com

Kalteng

Polsek Selat Kapuas Raih Penghargaan Terbaik dalam Pelaporan Kinerja
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com