Mardani H Maming: Hipmi Optimis Pemimpin Muda Kalsel Mampu Bangkitkan Ekonomi Daerah Ketua DPRD Banjar: 100 Hari Program Bupati Harus Penangan Pascabanjir DPP Demokrat Pecat Marzuki Alie dan 6 Kader, Simak Alasannya Duh, Positif Covid-19 Kapuas Bertambah Lagi 50 Kasus Tiga Gus Pimpin Jatim, Bak Angin Segar Bagi Kinerja ASN

Rektor ULM: Alumni Dituntut Mampu Bersaing di Era Disrupsi

- Apahabar.com Rabu, 24 Februari 2021 - 11:46 WIB

Rektor ULM: Alumni Dituntut Mampu Bersaing di Era Disrupsi

Rektor Sutarto Hadi memindahkan tali toga kepada wisawati terbaik tingkat universitas dalam acara wisuda ULM ke-100 di Aula Rektorat ULM dan disiarkan secara virtual, Rabu (24/2) pagi. Foto-istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Rektor Universitas Lambung Mangkurat, Sutarto Hadi, mengingatkan para alumni untuk siap bersaing di era disrupsi.

Perubahan serta perkembangan dunia teknologi dan informasi memiliki andil besar dalam membentuk sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

“Kehidupan era sekarang tidak mudah, sangat kompleks. Terjadi perubahan drastis dalam berbagai aspek, semua serba otomatisasi,” kata Hadi saat memberikan sambutan dalam Wisuda ke-100 ULM dari Aula Rektorat ULM Banjarmasin, Rabu (24/2) pagi.

Meski dihadapkan dengan pandemi Covid-19, ULM kembali mampu meluluskan 1.250 wisudawan/wisudawati pada awal tahun ini. Dengan kondisi seperti ini, para alumni tentu memiliki tantangan lebih dalam bersaing di dunia kerja.

“Dengan kemajuan teknologi semuanya otomatis dan berkembang pesat. Komputer bisa menyelesaikan pekerjaan manusia bahkan bisa berpikir dengan artificial intelligence (kecerdasan buatan),” lanjut dia

Agar tidak terganti oleh robot atau kecerdasan buatan lainnya, dia menekankan pentingnya mengasah kreativitas. Imajinasi dan inovasi, sambungnya, menjadi kunci keberhasilan yang tidak bisa dilakukan oleh teknologi.

“Tuhan YME memberikan kita kemampuan tidak terbatas, sementara komputer ada batasnya,” sebutnya

Dia berpesan agar para alumni dapat mengasah bakat dan keterampilan, dalam menjalani karir selanjutnya. Selain itu, juga diperlukan kemampuan problem solving (memecahkan masalah) dan komunikasi yang baik dalam menempati babak baru di kehidupan.

“Saya ingatkan, kemampuan belajar merupakan komponen penting. Jangan berhenti, walaupun anda sudah ahli madya, sarjana, magister ataupun dokter,” imbuhnya

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Status Tersangka, Korwil BEM Se-Kalsel: Jadikan Motivasi
Banjarmasin

Kalsel

Stick Cone di Jalan Ahmad Yani Banjarmasin Terlepas, Pengamat: Perlu Ditinjau Ulang
apahabar.com

Kalsel

Empat Puskesmas di Tala Naik Kelas
apahabar.com

Kalsel

Kebakaran Landa Indekos di Jalan Pangeran Dekat FH ULM
apahabar.com

Kalsel

Tejo Harwanto Resmi Pimpin Kanwil Kemenkumham Kalsel

Kalsel

Bupati Balangan Klarifikasi Penetapan Tersangka, Beberkan Sosok Dwi yang Ngaku KPK
apahabar.com

Kalsel

Pemko Banjarmasin Petakan Titik Rawan Genangan Air
TPS 'Rasa' Kondangan

Kalsel

Unik, Ada TPS ‘Rasa’ Kondangan di Banjarbaru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com