Visakha FC Waspadai 3 Penggawa Bali United Sejumlah Calon Haji Kalsel Miliki Penyakit Bawaan Klaim Tak Bersalah, Laskar Adat Dayak Nasional Siap Kawal Kasus Mardani H Maming Nama-Nama Lima Korban LCT Tenggelam di Tanah Laut Satu Korban LCT Tenggelam di Tanah Laut Ditemukan, Identitas Belum Diketahui

Resmi Jabat Kepala BPBD Kalsel, Mujiyat Fokus Penanganan Pascabanjir

- Apahabar.com     Jumat, 5 Februari 2021 - 17:00 WITA

Resmi Jabat Kepala BPBD Kalsel, Mujiyat Fokus Penanganan Pascabanjir

Kepala BPBD Kalsel, Mujiyat. Foto-apahabar.com/Musnita Sari

apahabar.com, BANJARBARU – Resmi menduduki pejabat definitif sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan, Mujiyat akan berfokus pada penanganan pasca-banjir yang terjadi di Banua.

Atas amanah yang diembannya, dia berharap dapat meningkatkan kinerja dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat.

“Yang penting, pertama, kita harus bekerja semakin baik dan meningkatkan semangat supaya jangan mengecewakan rakyat,” kata Mujiyat usai pelantikan di Gedung Idham Chalid Banjarbaru, Jumat (5/2) siang.

Sebelumnya, Mujiyat adalah Kepala Biro Kesra Setdaprov Kalsel. Lalu, selama kurang lebih 4 bulan dia mengisi jabatan sebagai pelaksana tugas (Plt) BPBD Kalsel menggantikan Roy Rizali Anwar.

“Dengan niat berbuat baik, ini yang harus kita pegang supaya apa yang diamanatkan bisa berjalan dengan baik. Selanjutnya ekstra, selalu ikhlas dan tidak boleh mengeluh. Siang dan malam akan siap melayani dan memberika pelayanan,” harapnya

Sebagaimana diketahui, saat ini jajaran Pemprov Kalsel masih berupaya dalam penanganan musibah banjir yang melanda Bumi Lambung Mangkurat sejak beberapa pekan terakhir.

Seluruh pihak, kata Mujiyat, memiliki peran penting dalam melakukan upaya pemulihan bencana dan menyelamatkan masyarakat.

“Semua telah bersama-sama bekerja. Baik Bappeda, PUPR, Perkim, BPBD, termasuk LH,” sebutnya

Prioritas jangka pendek saat ini adalah menghimpun kerugian yang ditimbulkan akibat banjir yaitu menginventarisasi rumah-rumah masyarakat yang rusak. Dari situ, pihak BPBD Kalsel akan mengajukan bantuan kepada pemerintah pusat melalui kementerian terkait.

“Secara prioritas, Deputi RR (Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB) menghendaki prioritas rumah yang hilang. Mudah-mudahan, minggu depan sudah bisa action,” harapnya

Sebagai pengingat, BNPB memberikan dana stimulan untuk perbaikan rumah rusak akibat bencana banjir. Dengan rincian Rp50 juta untuk rusak berat, Rp25 juta untuk rusak sedang dan Rp10 juta untuk rusak ringan.

Untuk mengklaim bantuan ini, diperlukan data konkret berdasarkan legitimasi dari masing-masing kabupaten/kota.

“Artinya, disahkan oleh bupati/walikota. Bahwa rumah yang rusak jumlahnya sekian dan kategori kriterianya sudah jelas. Baru Deputi RR bisa turun,” tukas Mujiyat.

Dia menyampaikan, data tersebut tengah disusun dan dikumpulkan oleh jajarannya. Dengan harapan, percepatan perbaikan rumah penyintas banjir akan segera bisa direalisasikan.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Pemprov Kalsel

PPKM Mikro Kalsel, Lebih 1.500 Posko Tingkat Desa Terbentuk
Gubernur Kalsel

Pemprov Kalsel

Eratkan Kekompakan, Gubernur Kalsel-Seluruh Kepala SKPD Gowes Bareng
Karhutla

Pemprov Kalsel

Nol Hotspot, Pemprov Kalsel Siaga Dini Pencegahan Karhutla
apahabar.com

Pemprov Kalsel

UN Dihapus, Disdikbud Kalsel Akan Kembangkan Pola Asesmen Kompetisi Minimum
SK PPPK

Pemprov Kalsel

Gubernur Kalsel Serahkan 42 SK PPPK untuk Guru dan Penyuluh Pertanian
Gubernur Kalsel

Pemprov Kalsel

Gubernur Kalsel Apresiasi Dedikasi Basarnas Bantu Masyarakat
apahabar.com

Pemprov Kalsel

Haul Guru Sekumpul, Waspada Darah Tinggi Mengintai Jemaah
PCR

Pemprov Kalsel

Warga Tak Bawa Surat Hasil PCR Saat Masuk Kalsel Wajib Dikarantina
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com