Kondisi Seseorang Ditunda atau Gagal Vaksinasi Covid-19, Simak Penyebabnya SENGKETA Pilgub Kalsel, Eks Hakim MK: Paslon Suara Terbanyak Kedua Bisa Menang Temui AHY, Mantan Panglima GAM Muzakir Manaf Beri Dukungan Moril untuk Demokrat AJI Biro Banjarmasin Resmi Berdiri, Kasus Kekerasan Pers Jadi Atensi  2 Petani Tapin Terjerat Sabu 9 Kg, Polda Kalsel: Jaringan Besar

RESMI! Pemkot Banjarmasin Tiadakan Ujian Nasional 2021, Rapor hingga Perilaku Jadi Penentu

- Apahabar.com Selasa, 16 Februari 2021 - 19:15 WIB

RESMI! Pemkot Banjarmasin Tiadakan Ujian Nasional 2021, Rapor hingga Perilaku Jadi Penentu

Pemkot Banjarmasin resmi meniadakan ujian nasional. Foto ilustrasi: Dok.apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin bakal meniadakan ujian nasional untuk tahun ini.

Kebijakan tersebut mengacu edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Nadiem Makariem dalam surat bernomor 1 tahun 2021.

Kelulusan di masa pandemi Covid-19 kali ini ditentukan oleh 3 indikator. Antara lain, nilai rapor, nilai sikap atau perilaku, dan nilai ujian sekolah. Dan tentunya menyelesaikan program pembelajaran selama masa pandemi Covid-19.

Peraturan itu pun setali tiga uang dengan satuan pendidikan dasar dan menengah di Banjarmasin.

“Ujian nasional ditiadakan, digantikan ujian sekolah. Untuk menentukan kelulusan, dinilai keaktifan di masa pandemi, dilihat dari rapor. Ada ujian sekolah,” ujar Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto saat rapat dengar pendapat dengan Komisi IV DPRD Banjarmasin, Selasa (16/2).

Totok kemudian membeber sederet indikator lain dari nilai sikap, hingga pendidikan karakter.

“Selain itu, prestasi lainnya, misal anak ikut lomba, untuk pertimbangan lulus atau naik kelas,” tambahnya.

Dalam waktu dekat, Disdik Banjarmasin segera menjadwalkan waktu ujian sekolah.

Banjarmasin


Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto saat rapat dengar pendapat dengan Komisi IV DPRD Banjarmasin, Selasa (16/2). apahabar.com/Riyad

Sementara, Wakil Ketua Komisi IV, Zainal Hakim menyampaikan hasil ujian tidak menjadi tolok ukur utama dari kelulusan.

“Ada portofolio yang jadi syarat kelulusan, juga jadi syarat PPDB, supaya ada keseragaman agar Dinas Pendidikan bisa lakukan penjadwalan. Agar kelulusan bisa seragam, pelaksanaan juga harapnya bisa tatap muka, ada protap [prosedur tetap] jelas, serta tetap dengan protokol kesehatan ketat,” katanya.

Sementara untuk rencana pembelajaran tatap muka, Disdik Banjarmasin akan segera bersiap memberlakukannya. Paling tidak, setelah berakhirnya masa tanggap darurat banjir dan kondisi penyebaran Covid-19 mulai terkendali atau paling tidak di bulan Maret 2021.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Disortir, 453 Surat Suara Rusak
apahabar.com

Kalsel

Intip Keadaan Bayi yang Lahir 17 Agustus di Banjarmasin
Pasca Haul, Air Kembali Genangi Sekumpul

Kalsel

Pasca Haul, Air Kembali Genangi Sekumpul
apahabar.com

Kalsel

Kontrakan di Taruna Praja Martapura Diobok-obok Maling
apahabar.com

Kalsel

Berharap Masyarakat Mandiri, Karang Taruna Banjarmasin Gelar Pelatihan Menjahit Gratis
apahabar.com

Kalsel

Barabai Berkabut, BPJS Bagi-Bagi Masker
apahabar.com

Kalsel

Lagi, Damkar Tabalong Tangkap Ular Kobra di Rumah Warga
apahabar.com

Kalsel

Kabar Gembira..!! Pemkab Tanah Bumbu Cairkan THR Hari Ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com