Peserta KLB Demokrat Dijanjikan Rp 100 Juta, Ternyata Hanya Terima Rp 5 Juta Polisi Bakal Tindak Parkir Sembarangan di Kawasan Taman Kota-Masjid Raya Kotabaru Kemenkes Sebut 4 Pasien yang Terserang Corona B117 Tak Bergejala Berat Menkes Ungkap Tambahan Kasus Mutasi Corona Baru, 1 dari Kalsel Amuntai Heboh! Belasan Balita Diduga Keracunan Usai Konsumsi Soto

Rudapaksa Anak Kandung, Nasib Oknum ASN Kelurahan Banjarmasin di Ujung Tanduk

- Apahabar.com Selasa, 9 Februari 2021 - 16:09 WIB

Rudapaksa Anak Kandung, Nasib Oknum ASN Kelurahan Banjarmasin di Ujung Tanduk

AS, tersangka yang juga aparatur sipil negara ini mengaku kecanduan film porno hingga tega menggagahi anak kandungnya sendiri. Foto: apahabar.com/Riyad Dafhi R

apahabar.com, BANJARMASIN – Nasib AS (46), tersangka pemerkosaan anak kandung di Banjarmasin Utara sebagai aparatur sipil negara (ASN) sedang di ujung tanduk.

Sudah dua tahun belakangan ini, bapak tiga anak tersebut mengaku tega mencabuli putri keduanya.

Selain terindikasi menggunakan narkotika, AS juga kecanduan film porno hingga tega memerkosa anaknya sendiri. Bahkan korbannya diduga lebih dari satu anak.

Sehari-hari, AS bekerja sebagai salah seorang staf kelurahan di Banjarmasin Utara. Lantas bagaimana nasibnya sebagai abdi negaranya?

Pj Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Mukhyar menegaskan bahwa yang bersangkutan bakal dipecat secara tidak hormat.

“Bila sudah menyangkut hukum apalagi pidana, maka sanksi tegas pun bakal dilakukan. Yakni pemecatan,” ujarnya kepada apahabar.com, Selasa (9/2).

Menurutnya, sanksi tegas itu akan diberikan apabila sudah ada putusan dari pengadilan dan sudah mempunyai kekuatan hukum tetap.

Dari penelusurannya, AS rupanya juga pernah dijatuhi sanksi oleh Pemkot Banjarmasin. Hukuman kala itu diputuskan melalui Majelis Pertimbangan Penjatuhan Hukuman Disiplin Pegawai (MPPHDP).

“Karena melanggar disiplin kepegawaian. Yang bersangkutan kerap tidak masuk kerja,” pungkasnya.

Lebih rinci, kasus AS akan dijadikan pelajaran pihaknya bagi ASN lain. Mukhyar berharap hal serupa tidak terulang kembali.

“Karena kalau sudah terkait masalah hukum, tak bisa lagi ditolelir. Misalnya, entah itu kedapatan memakai narkoba dan tindak kejahatan lainnya. Semoga tak ada lagi ASN yang terjerat kasus,” pungkasnya.

Gempar Pemerkosaan Sedarah di Banjarmasin, Korban Tak Hanya 1 Putri Kandung!

ANCAMAN KEBIRI

Hukuman berat menanti AS (46), tersangka pemerkosa anak kandung di Banjarmasin Utara.

Selain Pasal 81 Ayat 3 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman 20 tahun penjara, pelaku juga terancam hukuman kebiri.

Sebagai pengingat, Presiden Jokowi telah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 70 Tahun 2020 tentang hukuman kebiri bagi pelaku kejahatan terhadap anak.

Terkait hal tersebut Kapolresta Banjarmasin, Kombes Rachmat Hendrawan angkat bicara.

Baca selengkapnya di halaman selanjutnya:

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

Liburan ke Anyer Naik Pikap Bakal Ditilang Polisi
apahabar.com

Tak Berkategori

Susur Sungai Masih Bisa Meski Siring Piere Tendean Ditutup
apahabar.com

Tak Berkategori

Jumatan di Al-Karomah: Teratur di Dalam, Rapat di Luar
apahabar.com

Tak Berkategori

Calon Wali Kota Banjarmasin Hj. Ananda Kunjungi Kantor Redaksi apahabar.com

Tak Berkategori

VIDEO: Mesum Siswi Hebohkan Banjarmasin, Disdik Ambil Langkah Konkret
apahabar.com

Tak Berkategori

DPRD Banjarmasin Sahkan APBD-P 2020, Pendapatan Berkurang Hingga Ratusan Miliar
apahabar.com

Tak Berkategori

Resmi, Jadwal Timnas Indonesia U-19 vs Qatar Disiarkan Live Streaming Mola TV, Kamis 19 September 2020 Malam

Tak Berkategori

Terkuak, Positif Covid-19 di Pasar Antasari Tak Hanya Satu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com