Mardani H Maming: Hipmi Optimis Pemimpin Muda Kalsel Mampu Bangkitkan Ekonomi Daerah Ketua DPRD Banjar: 100 Hari Program Bupati Harus Penangan Pascabanjir DPP Demokrat Pecat Marzuki Alie dan 6 Kader, Simak Alasannya Duh, Positif Covid-19 Kapuas Bertambah Lagi 50 Kasus Tiga Gus Pimpin Jatim, Bak Angin Segar Bagi Kinerja ASN

Rumput Laut Samarinda Tembus Pasar Korea, LaNyalla Harap Budi Daya Dikembangkan

- Apahabar.com Kamis, 11 Februari 2021 - 20:44 WIB

Rumput Laut Samarinda Tembus Pasar Korea, LaNyalla Harap Budi Daya Dikembangkan

Ilustrasi rumput laut. Foto: Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengharapkan adanya pengembangan budi daya rumput laut yang ada di Samarinda, Kalimantan Timur.

Rumput laut asal Samarinda diketahui telah sukses menembus pasar internasional seperti Korea.

Ia mengharapkan pengembangan komoditas yang telah sukses tersebut dapat diikuti dengan berbagai upaya lanjutan untuk mendorong produksi maupun ekspor rumput laut kedepannya.

“Ini membuktikan pasar untuk komoditi kita masih terbuka sangat lebar, khususnya rumput laut. Momentum ini harus dijaga, bahkan kita harus bisa memperluas pasar,” LaNyalla dalam siaran pers di Jakarta, seperti dilansir Antara, Kamis (11/2).

Menurut LaNyalla, keberhasilan Kalimantan Timur mengekspor rumput laut di masa pandemi Covid-19 jelas sangat membantu, apalagi komoditas yang mampu menembus pasar ekspor ini telah terbukti kualitasnya.

“Kualitas rumput laut asal Samarinda sangat teruji. Keberhasilan memenuhi kebutuhan pasar Korea menjadi buktinya. Potensi usaha dari komoditi ini sangat baik,” katanya.

Ia menjelaskan potensi budidaya rumput laut yang juga dipasok dari daerah Bontang ini juga mampu diterima di pasar nasional dan bisa menjadi bagian dari upaya peningkatan kinerja perekonomian di masa pandemi.

“Potensinya sangat luar biasa dan masih bisa dikembangkan lebih lanjut. Harus ada langkah konkrit agar komoditi rumput laut bisa menjadi bagian dalam usaha pemulihan ekonomi,” tukasnya.

Tidak itu saja, alumnus Universitas Brawijaya Malang itu juga berharap pemerintah daerah dapat melakukan optimalisasi dan mendorong pengembangan komoditi ini.

“Caranya, dengan memproduksi produk olahan rumput laut agar petani rumput laut bisa mendapatkan value added dari penjualan rumput laut,” ujarnya.\

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Permintaan Kurang, Harga Batu Bara Turun
apahabar.com

Ekbis

Trump Dimakzulkan DPR, Performa Ekonomi AS Menguat

Ekbis

Dipicu Aksi Ambil Untung Para Investor, IHSG Hari Ini Berpeluang Terkoreksi
apahabar.com

Ekbis

Mulai Hari Ini, Pemerintah Uji Coba Blokir Ponsel Ilegal via IMEI
Rupiah

Ekbis

Pembukaan Pasar: Rupiah Menguat ke Rp 13.950/US$
apahabar.com

Ekbis

Imbas Aksi Ambil Untung Para Investor, IHSG Ditutup Melemah 70,95 Poin
apahabar.com

Ekbis

Pertamina Optimistis Seluruh Impor BBM Turun 2019
apahabar.com

Ekbis

Efek BI Turunkan Suku Bunga Acuan, IHSG Menghijau Sore Ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com