RAKERNAS 2021 Dibuka Jokowi, Ketum Hipmi: Saatnya Jadi Bangsa Produktif Jokowi di Rakernas Hipmi 2021: Investasi-Hilirisasi Industri Jadi Kunci Pengamat: Hati-Hati Manuver Politik KLB Demokrat, RK! Duh, Jembatan Perhotelan Sepanjang Ahmad Yani Banjarmasin Dituding Langgar IMB Top! Jamu Gendong Ibu Nining asal Kintap Tembus Pasar Eropa

Sah, Bupati Kotabaru Pecat Oknum Kades di Kelumpang yang Terseret Rasuah!

- Apahabar.com Senin, 8 Februari 2021 - 16:56 WIB

Sah, Bupati Kotabaru Pecat Oknum Kades di Kelumpang yang Terseret Rasuah!

SN, oknum kades asal Kelumpang Hulu Kotabaru saat menjalani pemeriksaan penyidik dari Satreskrim Polres Kotabaru. Foto: Ist

apahabar.com, KOTABARU – Bupati Kotabaru Sayed Jafar resmi memberhentikan SN. Oknum kades asal Kelumpang Hulu itu terindikasi menyalahgunakan dana desa.

Informasi dihimpun apahabar.com, pemberhentian SN seiring dikeluarkannya Surat Keputusan (SK) Bupati Kotabaru.

SK bertanggal 8 Februari, 2021, nomor, 188.45/13/KUM/2021, itu berisi tentang pemberhentian sementara kepala desa dan penunjukan pelaksana tugas.

Dalam SK menyebut selain memberhentikan SN, Bupati juga menunjuk Abdul Kadir Jailani, sebagai pelaksana tugas kepala desa Sungai Kupang.

Dikonfirmasi, Plt Camat Kelumpang Hulu, Juhaini, turut membenarkan.

“Iya. Benar. Barusan, suratnya itu saya terima,” ujar Juhaini, dikontak apahabar.com, Senin (8/2) sore.

Diwartakan sebelumnya, SN ditetapkan sebagai tersangka oleh jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Kotabaru, 13 Januari 2021 lalu.

“Iya, sudah gelar [perkara]. Kades-nya ditetapkan tersangka pada 13 Januari kemarin,” ujar Kapolres Kotabaru, AKBP Andi Adnan Syafruddin, melalui Kasat Reskrim, AKP Abdul Jalil, didampingi Kanit Tipikor, Ipda Herliyani, Sabtu (16/01).

Bau amis penyelewengan dana desa itu menyeruak ke permukaan setelah polisi menerima laporan warga pada 2020 lalu.

Kemudian pada akhir Juni 2020, tim Tipikor Satreskrim Polres Kotabaru diterjunkan untuk mengecek fakta di lapangan.

Dalam penyelidikan ditemukan kerugian negara sebesar Rp331 juta akibat ulah oknum kades tersebut. Temuan ini setelah melalui penghitungan dari Inspektorat Kotabaru.

Dugaan korupsi oleh oknum kades dilakukan pada 2019. Parahnya, proyek yang diduga dikorupsi tak hanya satu.

Pertama, proyek peningkatan jalan desa RT 07 (Laladang Musafir). Lalu, proyek pembangunan jalan usaha tani (JUT) RT.11.

Kemudian, pengerasan jalan pasar 1 dan pasar 2 RT.03, serta pembangunan sarana air bersih di RT.10.

Semua proyek dikerjakan asal-asalan atau tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Volume dipasang selisih, kelebihan pembayaran, serta proyek tidak terselesaikan.

AKP Abdul Jalil juga mengungkap beberapa modus yang dilakukan oknum kades tersebut.

“Modusnya mulai penyalahgunaan wewenang, pemalsuan nota pembelian material, hingga mark up harga material,” terangnya.

Akibat ulahnya, SN diganjar polisi dengan pasal 2 ayat 1 UU, dan atau pasal 3 UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan pidana korupsi.

Ia terancam hukuman pidana penjara maksimal 20 tahun. Denda sebesar Rp200 juta atau maksimal Rp1 miliar juga sudah menanti oknum kades tersebut.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Kementerian PUPR Janji Garap Trotoar dan Jalan di Banjarmasin

Kalsel

Dukung Haul ke-16 Abah Guru Sekumpul Ditiadakan, MUI Banjar Ajak Warga Berdoa Covid-19 Cepat Hilang
apahabar.com

Kalsel

Berkas Lihan, Eks Pengusaha Intan Ditolak, Jaksa Buka Suara
apahabar.com

Kalsel

Kapolres HST Mengajak Mengisi HUT RI ke-75 dengan Kegiatan Positif
apahabar.com

Kalsel

Duka Jumat, Satu PDP Tutup Usia di Kandangan
apahabar.com

Kalsel

Perbaikan Pipa PDAM Rampung, Sebagian Wilayah di Banjarmasin Ini Belum Kebagian

Kalsel

Nasib Korban KM Pieces Belum Jelas, Keluarga Dimohon Bersabar
DJ Ali Kece

Hiburan

Keren, DJ Ali Kece Tabalong Bakal Tampil di OVJ Trans7 Malam Ini
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com