Teritip Geger! Pekebun Tewas Tergantung di Kamar Mandi Majikan Praktik Jual-Beli Pangkalan Elpiji Kalsel Terendus di Level Agen! Catat! Warga Banjarmasin Sudah Divaksin Corona Tetap Harus Swab Pengadaan Mobdin di Banjarmasin Terancam Berhenti, Simak Alasannya Puluhan Pangkalan Elpiji di Kalsel-Teng Diputus Pertamina! Simak Alasannya

Sambut Ramadan di Tengah Pandemi, Satgas Covid-19: Perketat Prokes!

- Apahabar.com Selasa, 23 Februari 2021 - 14:25 WIB

Sambut Ramadan di Tengah Pandemi, Satgas Covid-19: Perketat Prokes!

Pj Gubernur Kalsel, Safrizal (tengah), Jubir Satgas Covid-19 Kalsel, Muslim (kiri), Kepala BPBD Kalsel, Mujiyat (kanan). Foto-Humas Pemprov Kalsel

apahabar.com, BANJARBARU – Kurang dari dua bulan lagi, umat muslim di Indonesia akan memasuki suasana Ramadan. Agar tenang berpuasa di tengah wabah menular, Satgas Covid-19 Kalsel mengimbau masyarakat memperketat protokol kesehatan sejak dini.

“Dari sekarang harus betul-betul dijaga,” pesan Juru bicara Satgas Covid-19 Kalsel, HM Muslim, Selasa (23/2).

Masyarakat diminta mampu beradaptasi melakukan aktivitas harian dalam keterbatasan, namun tetap mengedepankan prokes Covid-19. Seperti taat menggunakan masker, mencuci tangan, serta menjaga jarak. Terlebih, PPKM Mikro masih diterapkan di Kalsel dengan perpanjangan waktu hingga 8 Maret mendatang.

“Salah satu upaya adalah pembatasan PPKM Mikro itu. Sekarang tinggal masyarakat wilayah yang menjaga,” imbuhnya

Sebagaimana diketahui, sejumlah kegiatan saat Ramadan berpotensi menimbulkan kerumunan seperti salat tarawih hingga jual beli makanan untuk berbuka puasa. Pemprov Kalsel, sambung Muslim, tidak menginginkan adanya tren kenaikan yang terjadi pada momen tersebut.

“Perhatian dari kelompok masyarakat di level RT/RW paling penting untuk mencegah. Harus saling menjaga dan memperhatikan prokes. Kemudian mengidentifikasi dan mendeteksi, terkait kemungkinan kasus di sana,” paparnya

Melansir data sebaran Covid-19 Kalsel, sampai saat ini sudah terjadi 20.880 kasus positif dengan kematian sebanyak 710 orang.

Senada, Pj Gubernur Kalsel, Safrizal ZA, menghimbau warga Banua untuk mengurangi kegiatan yang menimbulkan kerumunan. Setiap orang berpotensi tertular dan menjadi penular bagi sekitarnya.

“Jaga diri, jaga keluarga, jaga tetangga dan jaga negara,” kata Safrizal

Mengingat tren kasus Covid-19 masih terhitung tinggi, Pemprov Kalsel masih berupaya melakukan identifikasi terhadap suspek yang diduga tertular virus Corona. Pemerintah juga telah mengeluarkan kebijakan screening melalui Rapid Test Antigen pada kegiatan formal yang mengumpulkan orang banyak.

“(Kenaikan) kasus bervariasi di beberapa kabupaten/kota. Karenanya, masih kerja keras untuk menekan sampai zonanya kuning,” lanjutnya

Selain itu, dalam waktu dekat Kalsel kembali akan melakukan vaksinasi secara masif kepada masyarakat. Setelah pada tenaga kesehatan, akan dilanjutkan penyuntikan pada TNI/Polri, manula (usia lanjut), serta masyarakat umum.

“Vaksin sudah teruji. Saya, pak Kadis dan nakes sudah disuntik. Yang melaporkan KIPI (kejadian ikutan pasca imunisasi) tidak ada yang fatal, hanya lapar dan ngantuk,” jelasnya

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tinggal 7 Perusahaan Tambang di Kalsel Belum Setor Jamrek
apahabar.com

Kalsel

Pabrik Penggilangan Padi di Jelapat Terbakar
apahabar.com

Kalsel

Pelamar Formasi CPNS Disabilitas di Batola Masih Kosong
Tokoh Adat Dayak Meratus

Kalsel

Tokoh Adat Dayak Meratus Tapin Gagal Sampaikan Harapan Warga pada Jokowi
apahabar.com

Kalsel

Komisi X DPR RI Desak Kemenparekraf Realisasikan Kebijakan Percepatan Penanganan Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Kebijakan Pemimpin Daerah Mendatang Wajib Pro Lingkungan
apahabar.com

Kalsel

Inilah Nanang dan Galuh Balangan 2019

Kalsel

Sertijab Kapolda Kalsel, Irjen Pol Nico Afinta Laporkan Situasi Satuan ke Irjen Pol Rikwanto
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com