Agya Vs Scoopy di Stagen Kotabaru, Gadis 17 Tahun Patah Kaki Hari Ini, 22 Warga Kotabaru Positif Covid-19 Polisi Ungkap Kronologis Kecelakaan Maut di Cempaka yang Tewaskan 1 Pengendara Ratusan Gram Sabu Gagal Edar di Kukar, Polda Kaltim Ringkus 1 Pelaku Mulai Besok, Wisata Dadakan di Liang Anggang Ditutup!

Seram! Bill Gates Ramal 2 Peristiwa Mengerikan Usai Pandemi

- Apahabar.com Sabtu, 13 Februari 2021 - 08:52 WIB

Seram! Bill Gates Ramal 2 Peristiwa Mengerikan Usai Pandemi

Pendiri Microsoft Bill Gates. (Foto: SIMON MAINA / AFP)

apahabar.com, JAKARTA – Pendiri Microsoft Bill Gates kembali membuat prediksi tentang kondisi dunia di masa depan.

Setelah prediksinya tentang pandemi terwujud, kini dia memperingatkan ancaman berikutnya adalah bioterorisme dan perubahan iklim.

Pernyataan Bill Gates itu dilontarkan di akun Youtube Derek Muller Veritasium minggu lalu. Saat itu dia ditanya tentang masalah kemanusiaan selanjutnya.

“Salah satunya adalah perubahan iklim. Setiap tahun itu akan menjadi jumlah kematian yang lebih besar daripada yang kita alami dalam pandemi ini,” ucap Bill Gates dilansir CNBC, Jumat (12/2/21).

Menurut Bill Gates perubahan iklim adalah masalah yang harus segera diatasi. Jika tidak, masalah perubahan iklim juga akan terus memakan korban kematian yang menurutnya lebih besar dari pandemi saat ini.

Hal kedua yang menurutnya akan menjadi masalah yang lebih besar dari pandemi adalah bioterorisme. Kejahatan yang dilakukan oleh oknum dengan merekayasa sebuah virus.

“Juga, terkait dengan pandemi adalah sesuatu yang tidak suka dibicarakan banyak orang, yaitu bioterorisme, bahwa seseorang yang ingin menyebabkan kerusakan dapat merekayasa virus. Dampaknya lebih dari sekadar epidemi yang disebabkan secara alami seperti yang terjadi saat ini,” katanya.

Bill Gates punya ramalan tersendiri terkait masa depan kehidupan saat berakhirnya pandemi COVID-19 nanti.

Ramalan pertama, perjalanan bisnis berkurang 50%. Pandemi COVID-19, kata Gates, bakal mengubah cara orang bepergian dan melakukan bisnis. Bahkan, setelah pandemi ini berakhir.

“Prediksi saya 50% perjalanan bisnis dan lebih dari 30% jam kerja di kantor akan berkurang (pasca COVID-19),” ujar Gates dalam acara The New York Times Dealbook Conference dikutip dari CNBC, Rabu (18/11/20).

Dia juga memprediksi bekerja dari rumah atau WFH bisa menjadi permanen.

Hal itu mungkin terjadi karena bekerja dari rumah kini menjadi sangat memungkinkan ketimbang sebelum adanya pandemi.

Bahkan, buat beberapa perusahaan mungkin bakal menjadi lebih ekstrem dalam mengurangi pertemuan tatap mukanya ketimbang perusahaan lainnya.

Ramalan ketiga Gates, kehidupan normal baru terjadi di 2022. Berdasarkan prediksinya, kehidupan akan mendekati normal pada akhir tahun 2021 mendatang.

Namun, itu pun baru terjadi khusus di negara-negara kaya terlebih dahulu pun ada syaratnya.

Syarat yang dimaksud adalah terkait vaksin Corona, apakah terbukti manjur atau tidak, siap dalam waktu cepat atau tidak dan dapat didistribusikan secara luas atau terbatas.

Sebab, butuh waktu lama agar virus Corona benar-benar tereliminasi dan tidak menular lagi.

“Eliminasi (virus Corona) di mana tidak ada lagi penularan, akan membutuhkan dua atau tiga tahun. Tapi di negara-negara kaya, jika pada bulan pertama tahun depan sudah ada vaksin dan cukup efektif dalam menghentikan penularan, maka pada akhir tahun (2021), kehidupan akan menjadi cukup dekat ke normal, itu adalah skenario terbaik,” cetus dia.

Bill Gates mengakui sejauh ini, belum diketahui apakah vaksin Corona akan berhasil atau tidak walau banyak prediksi yang menyebut vaksin sudah dapat diberikan di awal tahun 2021.

Demikian pula soal kapasitas produksinya, yang jelas harus menghasilkan kuantitas sangat besar agar hasilnya maksimal.

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Internasional

99 Hari Bebas Virus Corona, Vietnam Laporkan Kematian Pertama Covid-19
apahabar.com

Internasional

Rusuh di AS, Pertokohan Dijarah, Kantor Polisi Dibakar
apahabar.com

Internasional

WHO: Pemulihan Bisa Lebih Cepat Bila Vaksin Covid-19 Merata
apahabar.com

Internasional

WHO: Dampak Covid-19 Akan Terasa hingga Puluhan Tahun
PBNU

Internasional

Katib Aam PBNU Akan Tampil di Konferensi Internasional Vatikan
apahabar.com

Internasional

Trump Ceritakan Kronologi Serangan AS Tewaskan Jenderal Iran Qasem Soleimani
apahabar.com

Internasional

Tidak Menyesal, Ini Alasan Brenton Tarrant Tembaki Jamaah di Masjid Selandia Baru
apahabar.com

Internasional

Sempat Turun, Kasus Covid-19 di Arab Saudi Kembali Naik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com