Tolak KLB, Simak Sikap Demokrat Kalteng Almarhum Kombes Sapta Dikenal Sebagai Pribadi yang Sederhana Mantap! Polsek Tapin Utara Bekuk Kurir Sabu 9,14 Kg asal Kalbar Ratusan Anggota Polisi di Tabalong Jalani Vaksinasi Covid-19 Update Covid-19 Kotabaru: Positif 9, Sembuh 3

Si Melon Meroket, Harga Eceran Elpiji 5-12 Kg Ikut Melambung

- Apahabar.com Kamis, 18 Februari 2021 - 17:49 WIB

Si Melon Meroket, Harga Eceran Elpiji 5-12 Kg Ikut Melambung

Elpiji 3 kg langka di Banjarmasin. Foto-Antara

apahabar.com, BANJARMASIN – Tak hanya harga si melon yang saat ini meroket, elpiji 5-12 kg pun ikutan melambung.

Kalau biasa elpiji tabung 5,5 kg dijual Rp 75 ribu, saat ini harga bergeser kisaran Rp 85 ribu hingga Rp 90 ribu per tabung.

Begitu juga dengan elpiji tabung 12 kg, yang biasanya Rp 155 ribu, sekarang merangkak naik jadi Rp 175 ribu.

Atas fenomena itu, Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Birhasani mengatakan, pemerintah sudah meminta Pertamina untuk mempercepat distribusi.

Makanya Pertamina mengerahkan kapal sendiri mengangkut truk berisi gas dari Depo pengisian di Barito Kuala menuju Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) di Banjarmasin dan wilayah lainnya.

“Pertamina menyewa (kapal) feri sendiri, khusus untuk menyeberangkan armada pengangkut BBM dan elpiji dari Kayu Tangi ke Handil bakti. Sementara pasokan BBM dan elpiji buat Banua Anam sebagian dipasok lewat Balikpapan, Kaltim. Begitu juga dengan Tanbu dan Kotabaru, pasokan ditempuh melalui jalur laut dari Balikpapan,” katanya kepada apahaba.com, Kamis (18/2).

Hingga saat ini Pemerintah dan Pertamina terus mencari jalan supaya distribusi tetap lancar dan harga kebutuhan tak makin meroket.

Berdasarkan pantauan apahabar.com, gas melon di Banjarmasin Barat, Selatan dan Banjarmasin Utara masih sulit ditemui.

Salah seorang pedagang eceran mengatakan jika pun ada harganya berkali-kali lipat dari eceran tertinggi yakni tembus Rp 40-50 ribu per tabung.

“Kemarin ada yang bilang, di daerah Kuin elpiji 3 kilo harganya Rp 50 ribu. Kalau saya sudah lama gak jual, soalnya ribet jualan gas subsidi,” ujar salah seorang pedagang eceran di Banjarmasin Tengah, Kamis (18/2).

Selain itu, elpiji 3 kg di agen resmi pun ikut kosong. Seperti misalnya agen resmi di Jalan Rantauan Darat yang kehabisan stok sejak beberapa hari terakhir.

“Terakhir kiriman gas datang hari Selasa. Sekarang yang 3 kilo habis dan gak tau kapan datangnya lagi,” kata pemilik agen.

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Bantu Tenaga Medis, Kapolres Tapin Sopiri Truk AWC
apahabar.com

Kalsel

Apindo Singgung Sikap Komisi IV DPRD Kalsel: Tak Perlu Arogan
apahabar.com

Kalsel

Kemenag Tala Izinkan Kembali Acara Nikah di Rumah, Ini Syaratnya
apahabar.com

Kalsel

Massa Tolak UU Cipta Kerja di Banjarmasin Belum Bubar, Kapolda Kalsel Turun Tangan!
apahabar.com

Kalsel

Minta Hujan, Polres Tala Gelar Salat Istisqa
apahabar.com

Kalsel

Dini Hari, Polisi Amankan 9 Motor di Banjarmasin Timur
apahabar.com

Kalsel

Gegara Lupa, 9 Warga Tak Bermasker Terjaring Razia di Belitung Laut Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Abaikan Prokes, Wali Kota Banjarmasin Siap Cabut Izin Usaha
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com