POPULER SEPEKAN: Viral Penjual Gorengan di Sekumpul, Adaro-Pama Cerai, hingga Transkrip PPK Banjar Tolak KLB, Simak Sikap Demokrat Kalteng Almarhum Kombes Sapta Dikenal Sebagai Pribadi yang Sederhana Mantap! Polsek Tapin Utara Bekuk Kurir Sabu 9,14 Kg asal Kalbar Ratusan Anggota Polisi di Tabalong Jalani Vaksinasi Covid-19

Terdampak Banjir, Produksi Durian Tala Turun Drastis

- Apahabar.com Kamis, 11 Februari 2021 - 19:11 WIB

Terdampak Banjir, Produksi Durian Tala Turun Drastis

Produksi durian di Kabupaten Tanah Laut turun drastis akibat bencana banjir dan curah hujan tinggi. Foto-apahabar.com/Ali Chandra

apahabar.com, PELAIHARI – Bencana banjir dan curah hujan tinggi di Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, berdampak turunnya produksi buah durian.

Seperti yang dialami Nasruddin Naba, 4 hektare kebun duriannya yang sempat berbunga lebat banyak berguguran dan gagal panen akibat terendam banjir ditambah curah hujan tinggi.

Termasuk durian Si Mungkal, yang sempat meraih juara I dalam kontes durian di Kiram Park Banjarbaru Kalsel, itu gagal panen dan banyak rusak bahkan pohonnya mati terendam air.

“Bukan cuma itu, musim hujan juga membuat tupai mengganas ikut memanen buah yang belum matang,” tutur Nasrudin pemilik kebun durian di Desa Asam-Asam, Kecamatan Jorong, Tala, kepada apahabar.com, Kamis (11/2).

Nasruddin mengatakan, hasil durian kali ini tidak maksimal bahkan bisa dikatakan gagal panen, sebab hampir 90 persen buah rusak.

Menurutnya, belum besar buahnya sudah berguguran. Kalaupun bisa besar mereka juga harus berlomba panen dengan tupai.

“Kondisi ini tidak membuahkan hasil maksimal. Di mana tahun sebelumnya dari hasil penjualan durian ini mencapai Rp 500 juta,” ujar Nasrudin.

Akhirnya supaya tidak tambah rusak, bekas cakar tupai yang masih belum matang itu mereka panen. “Hasilnya walaupun bisa dimakan rasanya kurang manis sebab dipaksa masak kulitnya juga seperti gosong,” katanya.

Hal yang sama terjadi di Desa Tungkaran, durian yang biasanya mudah ditemukan setiap musim di perkampungan itu kini tidak ada lagi.

Menurut Kepala Desa Tungkaran, Aliansyah, tahun ini durian tidak berbuah seperti sebelumnya.

“Sama Sekali tahun ini di sini durian tidak berbuah. Walaupun sempat berbunga namun habis berguguran,” kata Aliansyah.

Hal ini belum pernah terjadi, pasalnya Desa Tungkaran merupakan perkampungan durian. Namun tahun ini benar-benar gagal panen.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Bawaslu

Kalsel

Kasus Bagi-Bagi Amplop di HST, Saksi Dicecar Pertanyaan oleh Bawaslu Kalsel
Batu Benawa

Kalsel

Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi
apahabar.com

Kalsel

Breaking News: Kebakaran di Permukiman Warga Dekat Pasar Simpang Jagung Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Apa Jasa Pelukis Ini Hingga Satu Komplek Pemakaman dengan Abdi Negara?
apahabar.com

Kalsel

Jelang Ramadan, Travel di Kalsel Kebanjiran Orderan Umrah
apahabar.com

Kalsel

Bersama Muspika, Polsek Kuripan Upayakan Percepatan Penanganan Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Rekrutmen Calon Polisi, Kapolda Kalsel Ingatkan ‘Penembak di Atas Kuda’
apahabar.com

Kalsel

Swab Keluar, PDP Kabur di Banjarbaru Positif Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com