Kadesnya Dijebloskan ke Bui, Plh Bupati Kotabaru Buka Suara Breaking! Heboh Mobil Terbakar di Tapin, 1 Warga Jadi Korban Masih Ada 122 Ribu Rumah di Kalteng Tak Layak Huni Dituding Gelembungkan Suara, Komisioner KPU Banjar Belum Berniat Polisikan Saksi Pencuri Mobil di Balikpapan Tak Ditahan Polisi, Kok Bisa?

Terkuak, Peran 4 Tersangka Lubang Maut PT CAS di Mantewe Tanah Bumbu

- Apahabar.com Senin, 8 Februari 2021 - 20:24 WIB

Terkuak, Peran 4 Tersangka Lubang Maut PT CAS di Mantewe Tanah Bumbu

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto membeberkan sejumlah alasan mengapa penyidik menetapkan tersangka dalam kasus longsor di lubang tambang PT CAS, Mantewe, Tanah Bumbu. Foto: Dok.Polda Kalsel

apahabar.com, BANJARMASIN – Polisi mencium adanya dugaan kesengajaan dalam kecelakaan kerja di tambang Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu. Walhasil, empat tersangka ditetapkan.

Mereka ini AR selaku kepala teknik tambang, JS sebagai pemagar operasional, S sebagai wakil pengawas tambang, dan US sebagai pengawas tambang.

“Dari kejadian tersebut kita telusuri ada kelalaian dari pemilik tambang yaitu PT CAS,” sambung Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rikwanto, dalam jumpa pers, Senin (8/2) tadi sore.

Penetapan 4 tersangka tersebut setelah polisi memeriksa 24 saksi di Ditreskrimsus.

PT CAS

4 tersangka lubang maut di Mantewe, Tanah Bumbu. Foto-apahabar.com/Syahbani

Diduga atas kelalaian mereka, 10 pekerja tewas terkubur di eks lubang tambang milik PT Cahaya Alam Sejahtera (CAS) itu.

“Mereka membiarkan walaupun paham dan tahu proses penambangan itu membahayakan keselamatan,” ujar Rikwanto.

Hasil pendalaman, polisi menemukan terowongan tambang dengan metode penambangan open pit itu melintas hingga ke bawah bekas lubang galian tambang konsesi PKP2B PT Arutmin Indonesia.

Lantaran galian terlalu dekat dengan danau dan terlalu tipis, dinding tak kuat menahan hingga akhirnya jebol.

Tak ayal, hal itulah yang memicu air dan lumpur masuk hingga merendam pintu masuk lubang tambang.

“Jadi lubang galian yang mereka buat dari pit PT CAS menembus wilayah PT Arutmin dan tepat di bawah danau bekas galian danau itu bocor,” beber jenderal polisi bintang dua itu.

Dikatakan Rikwanto 10 orang yang menjadi korban karena terjebak dan tak bisa keluar. Pasalnya, pada saat longsor terjadi mereka memilih mengikuti arah air masuk.

Sementara 12 orang yang selamat bisa keluar karena mengikuti arah datangnya air.

“Beberapa orang yang menambang lari dari lubang itu ke arah datangnya air, sehingga terselamatkanlah 12 orang. Yang 10 orang lari mengikuti arah air. Ke bawah dan ditemukan meninggal dunia,” tukasnya.

Keempat tersangka disangkakan Pasal 158 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Minerba. Ancaman hukuman 5 tahun dengan denda Rp100 miliar.

Rikwanto menegaskan pemeriksaan kasus akan terus bergulir sampai ke persidangan, termasuk menelisik perizinan PT. CAS di lokasi tambang tersebut serta apakah ada oknum yang terlibat.

“Saya tidak ingin kejadian serupa terulang. Saya perintahkan anggota untuk menindak semua dugaan aktivitas tambang ilegal di Kalsel, selain untuk menyelamatkan kebocoran keuangan negara juga lingkungan dan nyawa manusia juga sangat berharga untuk diselamatkan,” tegas Rikwanto.

PT CAS

Selain tersangka, polisi juga mengamankan sejumlah barang yang menjadi alat bukti. Foto-apahabar.com/Syahbani

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Lima Warga Terjaring Razia Masker di Tabalong Kalsel Masuk Aplikasi Wajib Masker
apahabar.com

Kalsel

Pemkab Banjar Berencana Asuransikan Anggota BPK
apahabar.com

Kalsel

Warga Kampung Biru Banjarmasin Keluhkan Bantuan Covid-19 Tak Merata
apahabar.com

Kalsel

Termasuk Warga Alalak, 13 Pasien Covid-19 di Batola Sembuh
apahabar.com

Kalsel

Jelang Pilgub 2020; Denny Indrayana Tebar Pesona, Gerindra: Belum Tertarik
MKGR Kalsel

Kalsel

Peduli Korban Banjir, MKGR Kalsel Salurkan 1.000 Paket Bantuan
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 di Kalsel: 9.547 Kasus Positif, 7.645 pasien Sembuh
apahabar.com

Kalsel

Peduli Tempat Ibadah, Polisi Sumbangkan 4 Kaleng Cat Ukuran 20 Kg ke Masjid Al Barokatul Jami
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com