Kadesnya Dijebloskan ke Bui, Plh Bupati Kotabaru Buka Suara Breaking! Heboh Mobil Terbakar di Tapin, 1 Warga Jadi Korban Masih Ada 122 Ribu Rumah di Kalteng Tak Layak Huni Dituding Gelembungkan Suara, Komisioner KPU Banjar Belum Berniat Polisikan Saksi Pencuri Mobil di Balikpapan Tak Ditahan Polisi, Kok Bisa?

Tim Hukum AnandaMu Endus Dugaan Money Politics Kartu Baiman 2

- Apahabar.com Rabu, 3 Februari 2021 - 12:04 WIB

Tim Hukum AnandaMu Endus Dugaan Money Politics Kartu Baiman 2

Masyarakat Kelurahan Sungai Jingah, Kecamatan Banjarmasin Utara menagih janji fasilitas yang akan diterima bagi pemegang Kartu Baiman 2. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Kuasa Hukum Tim AnandaMu mengendus dugaan money politics pasangan Ibnu Sina-Ariffin Noor di Pilkada Banjarmasin 2020 dengan Kartu Baiman 2.

Bahkan pihaknya siap mendampingi masyarakat menagih janji fasilitas yang akan diterima bagi pemegang Kartu Baiman 2.

“Terkait keluhan warga tersebut, kami atas nama Kuasa Hukum Tim AnandaMu sangat menyayangkan apabila apa yang diberitakan tersebut benar adanya,” tegas kuasa hukum Tim AnandaMu, Dede Maulana SH didampingi M Ilham Fiqri dan Muhammad Rizky Hidayat, Rabu (3/2).

Pihaknya meminta aparat penegak hukum, termasuk Bawaslu harus proaktif melakukan pengecekan di lapangan soal kebenaran yang dapat dikategorikan kecurangan dan merupakan bagian dari praktik money politics dalam Pilkada Banjarmasin.

Seperti diberitakan apahabar.com sebelumnya, tiap-tiap warga yang menerima kartu itu bakal menikmati pengobatan gratis di dokter pribadi pada tempat praktek yang telah ditentukan. Pemegang Kartu Baiman 2, masyarakat juga diimingi santunan lainnya sesuai dengan syarat yang berlaku.

Warga mengaku, kartu itu diberi oleh tim pemenangan Ibnu Sina-Arifin Noor sebelum Pilkada 2020 digelar.

Untuk lebih memperjelas tim hukum akan segera mendatangi warga di daerah Sungai Gampa, Kelurahan Sungai Jingah.

Pihaknya pun akan membawa hal itu pada Bawaslu Kota Banjarmasin jika hal tersebut dianggap serius dan dianggap melanggar aturan.

“Atau kalau warga ingin melaporkan langsung ke Bawaslu, kami siap untuk mendampingi jika memang diperlukan,” lanjutnya.

Baginya menjanjikan sesuatu kepada masyarakat untuk memilih calon tertentu jelas merupakan pelanggaran Undang Undang Pilkada.

“Apalagi dalam kasus ini ada yang dijanjikan namun tidak jadi direalisasikan, bisa dikategorikan sebagai penipuan dan itu pidana,” pungkasnya.

Warga Sungai Jingah Banjarmasin Menyoal Kartu Baiman 2 ke Ibnu Sina

Editor: M Syarif - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

Borneo

Lampu Padam, Sidang Kasus Penggelapan Rp 1,8 M pun Gelap-gelapan
Pangdam VI/Mulawarman Buka Latihan Pratugas Perbatasan Indonesia-Malaysia

Kalsel

Pangdam VI/Mulawarman Buka Latihan Pratugas Perbatasan Indonesia-Malaysia
apahabar.com

Kalsel

Intip Keseruan Peringatan Hari Anak Nasional di Kecamatan Bintang Ara
Banjir

Kalsel

Jeng.. Jeng! Posko untuk Gugat Gubernur Akibat Banjir Kalsel Resmi Dibuka
apahabar.com

Kalsel

Hari Juang Kartika 2018, Kodim 1007/Banjarmasin Gelar Bakti Sosial
apahabar.com

Kalsel

Mulai 1 Juli, Pemohon SIM di Polres Batola Mesti Lulus Uji Psikologi
apahabar.com

Kalsel

Habar Haji 2019; Suhu Hingga 50 Derajat Celcius, CJH Kalsel Terus Dipantau
apahabar.com

Kalsel

Duh, Warga Kurang Ingatan Bakar Rumah di Semangat Dalam
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com