Mardani H Maming: Hipmi Optimis Pemimpin Muda Kalsel Mampu Bangkitkan Ekonomi Daerah Ketua DPRD Banjar: 100 Hari Program Bupati Harus Penangan Pascabanjir DPP Demokrat Pecat Marzuki Alie dan 6 Kader, Simak Alasannya Duh, Positif Covid-19 Kapuas Bertambah Lagi 50 Kasus Tiga Gus Pimpin Jatim, Bak Angin Segar Bagi Kinerja ASN

Urai Kemacetan Kayu Tangi – Handil Bakti, Penyeberangan Martapura Baru Trisakti Resmi Dibuka

- Apahabar.com Rabu, 10 Februari 2021 - 12:37 WIB

Urai Kemacetan Kayu Tangi – Handil Bakti, Penyeberangan Martapura Baru Trisakti Resmi Dibuka

Dirlantas Polda Kalsel Kombes Pol Maesa Soegriwo di samping Kasat Lantas Polresta Banjarmasin, Kompol Gustaf Adolf Mamuaya. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Dermaga penyeberangan di Martapura Baru Trisakti Banjarmasin resmi dibuka sejak hari ini, Selasa (10/2).

Penambahan dermaga penyeberangan untuk angkutan berat ini sebagai solusi mengurangi penumpukan kendaraan angkutan berat yang menjadi penyebab kemacetan di wilayah Kayutangi Banjarmasin maupun Handil Bakti Batola.

“Hasil Zoom Meeting yang dipimpin Pak Sekda kemarin, kita memutuskan untuk menambah dermaga di Martapura Baru,” ujar Dirlantas Polda Kalsel, Kombes Pol Maesa Soegriwo.

Seperti diketahui, sejak Jalan Lingkar Utara (Gubernur Syarkawi) rusak parah akibat banjir. Angkutan besar seperti truk ataupun trailer dialihkan menggunakan Kapal Landing Craft – Tank (LCT) di Sungai Alalak.

Penyeberangan ini satu-satunya sarana yang digunakan angkutan besar yang akan menyebrang dari Provinsi Kalimantan Selatan ke Kalimantan Tengah, atau sebaliknya.

‘Karena di Jembatan Alalak II kita prioritaskan untuk roda 2 dan 4. Nggak memungkinkan untuk dilalui truk,” ujar Soegriwo.

Kemacetan parah kerap tak terhindarkan di dua wilayah, baik Kayutangi maupun Handil Bakti akibat adanya penumpukan angkutan besar tersebut.

Dikatakan Soegriwo, ada sekitar 3 – 4 Kapal Landing Craft – Tank (LCT) yang disiapkan di dermaga Martapura Baru Trisakti.

Angkutan berat akan menyeberang dari lokasi tersebut menunju dermaga di kawasan Jembatan Barito, Kabupaten Barito Kuala. Sebaliknya juga demikian.

“Ada sekitar 3-4 LCT Sejak hari ini mulai beroperasi dari Martapura Baru sampai Jembatan Barito untuk mengurai kemacetan,” bebernya.

Soegriwo berharap dengan adanya pembagian ini permasalahan yang terjadi terkait kemacetan di dua wilayah bisa teratasi.

Ia juga mengimbau kepada angkutan yang melintas di Lingkar Utara Jalan Gubernur Syarkawi untuk terus berhati-hati.

“Karena jalan gubernur Syarkawi rusak, kita imbau kepada angkutan untuk berhati-hati jangan sampai terperosok hingga terjadi kecelakaan,” pungkasnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Belasan Jurnalis di Banjarmasin Di-Rapid Test, Satu Reaktif
apahabar.com

Kalsel

Berikut Sederet Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan di Batola
Kecelakaan di Tabalong

Kalsel

Kecelakaan di Tabalong, Pengemudi Terios Meninggal Dunia
apahabar.com

Kalsel

PS2DK, PSBB Selanjutnya Ala Barito Kuala
apahabar.com

Kalsel

9.180 Kasus Covid-19 di Kalsel Berujung Sembuh

Kalsel

Pelatihan Seribu Relawan Satgas Covid-19 Kalsel Resmi Dibuka
apahabar.com

Kalsel

Satu Rumah Ludes Terbakar di Kawasan Komplek Stadion Pembataan Tabalong
Banjarmasin

Kalsel

Hati-Hati! Banjarmasin Resmi Tambah 2 Zona Merah Covid-19
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com