Viral Surat Cinta BPK untuk Masyarakat Setelah Insiden Maut di Lingkar Dalam [ANALISIS] Tembok Retak RS Sultan Suriansyah Tuai Sorotan Aturan Baru Berlaku, Penumpang di Syamsudin Noor Masih Stagnan  Cuaca Hari Ini, Hujan Disertai Petir Mengintai Kalsel Ribuan Lahan Padi di Kalsel Terancam Kerdil dan Menguning, Dinas TPH: Jangan Panik

Usai Pelantikan, Pengganti Wawali Balikpapan Terpilih Wafat Ditentukan

Thohari Aziz wafat, Rabu (27/1) lalu. Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan terpilih ini meninggal saat terpapar Covid-19...
- Apahabar.com     Senin, 1 Februari 2021 - 09:32 WITA

Usai Pelantikan, Pengganti Wawali Balikpapan Terpilih Wafat Ditentukan

Suasana pelepasan jenazah Thohari Azis di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Covid-19 di KM 15, Balikpapan Utara pada Rabu (27/1/2021) pukul 19.30 Wita. Foto-apahabar.com/Riyadi

apahabar.com, BALIKPAPAN – Thohari Aziz wafat, Rabu (27/1) lalu. Wakil Wali (Wawali) Kota Balikpapan terpilih ini meninggal saat terpapar Covid-19. Lantas, bagaimana proses penggantian Thohari?

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Balikpapan Noor Thoha bilang penggantian Thohari baru bisa dimulai setelah pelantikan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota terpilih.

“Prosesnya di DPRD Balikpapan,” ujar Noor Thoha, dilansir Antara, Senin (1/2).

Partai politik pengusung Rahmad Mas’ud-Thohari Aziz akan mengusulkan dua nama sebagai calon pengganti mendiang.

Mekanisme hingga memunculkan dua nama tersebut, diserahkan kepada kesepakatan partai politik tersebut.

Pasangan Rahmad-Thohari atau RT diusung oleh Partai Golkar dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan didukung oleh PKB, PPP, PKS, Gerindra, PAN, Partai Demokrat, dan Perindo. PAN Balikpapan saat ini tidak memiliki kursi di parlemen.

Tahapan berikutnya adalah pemilihan oleh para anggota DPRD atas dua nama tersebut.

Noor Thoha juga menjelaskan bahwa proses tersebut berdasar aturan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016. Berdasarkan aturan tersebut diketahui bahwa pengganti Thohari Aziz tidak mesti dari PDIP. Thohari Aziz adalah Ketua DPC PDIP Balikpapan.

“Semua tergantung musyawarah koalisi parpol. Namun dipastikan dalam Pasal 176 bahwa yang mengusulkan dua nama tersebut adalah partai politik pengusung,” kata Noor Thoha.

Pengusung pasangan itu adalah Partai Golkar dan PDIP, sehingga bisa diyakini dua nama yang akan muncul kemungkinan besar adalah kader dari kedua partai tersebut.

Thohari Aziz meninggal dunia setelah dirawat 11 hari di RS Pertamina Balikpapan. Mendiang semula mengeluh demam dan sakit saat menelan makanan pada 15 Januari 2021. Oleh dokter, ia segera diminta dites swab. Hasilnya, ia terpapar Covid-19.

Saat menjalani perawatan, kondisi Thohari turun naik. Kemudian masuk ruang perawatan intensif pada Jumat (22/1) sampai akhirnya meninggal dunia pada Rabu (27/1) pukul 17.30. Thohari Aziz dilahirkan di Magetan 12 Juli 1970. Ia dimakamkan di Pemakaman Umum Km 15 Karang Joang.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Tak Berkategori

Terseret Arus, Pelajar di Balikpapan Ditemukan Meninggal

Tak Berkategori

VIDEO: Upacara Adat Balian pada Perkawinan Suku Dayak Ma’anyan
Balikpapan

Tak Berkategori

Serah Terima Jabatan Wali Kota Balikpapan, Rahmad Konsen Masalah Banjir
apahabar.com

Tak Berkategori

Belanja Online, Pria Lebih Banyak Lakukan Ini
Monyet Liar

Tak Berkategori

Monyet Liar di Indrasari Martapura Ngamuk dan Gigit Kepala Balita
Suasana setelah penayangan film Ibnu Silah 2022 di Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Bahaudin Qusairi

Tak Berkategori

Kisah Ibnu Sina Muda Tayang di Bioskop Banjarmasin
apahabar.com

Tak Berkategori

DKP3 Banjarbaru Akhirnya Angkat Bicara Soal RPH Gunung Kupang
Bulan Bung Karno

Tak Berkategori

Peringati Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Banjarbaru Gelar Lomba Mancing
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com