Kepergok Mesum, Dua Sejoli di Tapin Langsung Dinikahkan di Depan Warga Habib Banua Sedih Jokowi Legalkan Produksi Miras, Sentil Para Pembisik Presiden Kronologis Penangkapan Penusuk Wildan, Mahasiswa Tanbu yang Tewas Dikeroyok BRAVO! Para Penusuk Wildan Mahasiswa ULM asal Tanbu Diringkus Polisi Transkrip PPK Banjar Terima Rp10 Juta Beredar, Bawaslu Turun Tangan

Viral Petani Satu Desa Borong Ratusan Mobil Mewah, Cek Faktanya!

- Apahabar.com Rabu, 17 Februari 2021 - 16:31 WIB

Viral Petani Satu Desa Borong Ratusan Mobil Mewah, Cek Faktanya!

Viral ratusan petani beli mobil bersamaan. Foto-TikTok

apahabar.com, JAKARTA – Baru-baru ini netizen dibikin heboh dengan postingan akun TikTok @rizkii.02.

Dalam unggahan tersebut tampak sederet truk membawa mobil mewah di sebuah jalanan desa.

“Satu desa borong mobil, mantap..!!,” tulis akun tersebut dalam postingan itu.

Sampai hari ini postingan itu telah dilihat 1,8 juta kali dan lebih dari 2 ribu kali dibagikan serta mendapat 2.928 komentar.

@rizkii.02

borong motor sudah biasaa #fyp #fypシ #foryoupage #krisbeekingoyang #viral

♬ DJ opus baby family_editing text K.A.D_project07 – K.A.D_project07

Lantas bagaimana fakta mengenai video viral tersebut?

Dilansir dari CNN Indonesia, sejumlah warga di Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur berbondong-bondong membeli mobil mewah pada Minggu (14/2).

Para warga yang mayoritas berprofesi sebagai petani tersebut mendadak kaya setelah menerima pembayaran pembebasan lahan dari Pertamina untuk proyek New Grass Root Refinery (NGRR).

Kepala Desa Sumergeneng, Gianto mengatakan setidaknya ada 225 warga yang menerima pembayaran pembebasan lahan. Kebanyakan dari mereka adalah petani.

Menerima uang hingga miliaran

“Tanah di Sumergeneng dihargai Rp600-800 ribu per meter oleh Pertamina,” ujar Gianto dalam tayangan di CNNIndonesia TV, Selasa (16/2).

Paling tinggi para petani yang menerima uang pembebasan lahan bahkan mencapai Rp26 miliar.

Beli mobil bersamaan

Ratusan petani di Tuban ini membeli mobil dalam waktu bersamaan.

“Itu memang sama temen-temennya atau kelompoknya itu yah pencairan terakhir yang lewat konsinyasi ngambilnya di PN itu bersamaan terus mereka merencanakan untuk membeli mobil juga bersamaan,” ucapnya.

Gianto menyebut ada 17 truk masuk ke desa tersebut membawa mobil mewah yang dibeli langsung dari Surabaya.

Editor: Muhammad Robby - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Cadangan Minyak RI Berpotensi Habis 9 Tahun Lagi
apahabar.com

Nasional

Agustusan di Istana Merdeka, Gerakan Save Meratus Kembali Bergaung
apahabar.com

Nasional

MUI Kalteng Kaji Dampak Pemindahan Ibu Kota Negara
apahabar.com

Nasional

Debat Capres Angkat Tema Kebijakan Luar Negeri, Ini Usulan PCINU Tiongkok
Juliari Batubara

Nasional

Kasus Korupsi Bansos, Besok Sidang Perdana Penyuap Juliari Batubara
apahabar.com

Nasional

NTB Terima Dipa Rp16,4 Triliun

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: Positif Bertambah 4.070 Jadi 385.980 Kasus
apahabar.com

Nasional

Rapat Empat Menteri, Indonesia Upayakan Nego Saudi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com