Mardani H Maming: Hipmi Optimis Pemimpin Muda Kalsel Mampu Bangkitkan Ekonomi Daerah Ketua DPRD Banjar: 100 Hari Program Bupati Harus Penangan Pascabanjir DPP Demokrat Pecat Marzuki Alie dan 6 Kader, Simak Alasannya Duh, Positif Covid-19 Kapuas Bertambah Lagi 50 Kasus Tiga Gus Pimpin Jatim, Bak Angin Segar Bagi Kinerja ASN

Wapres Ma’ruf Apresiasi Polri Tangkap Pelaku Pasar Muamalah

- Apahabar.com Kamis, 4 Februari 2021 - 15:59 WIB

Wapres Ma’ruf Apresiasi Polri Tangkap Pelaku Pasar Muamalah

Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Foto-Asdep KIP Setwapres via Antara

apahabar.com, JAKARTA – Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengapresiasi kerja Polri dalam menangkap pelaku Pasar Muamalah.

Pasar Muamalah merupakan kegiatan keuangan ilegal dan tidak sesuai dengan peraturan transaksi yang berlaku di Indonesia.

“Saya kira itu [Polri, red] tepat sekali, karena mereka tidak sesuai dengan aturan-aturan yang ada di dalam negara kita. Jadi tidak boleh ada suatu transaksi yang tidak sesuai dengan sistem yang ada di negara kita,” kata Wapres dalam keterangannya di Jakarta, seperti dilansir Antara, Kamis (4/2).

Wapres mengatakan transaksi pasar muamalah tersebut menyimpang dari regulasi ekonomi dan keuangan yang ada di Indonesia.

Sehingga, langkah hukum yang dilakukan Polri tersebut, lanjut Wapres, bertujuan untuk menjaga supaya tidak terjadi kekacauan dalam sistem keuangan nasional.

“Masalahnya di sini adalah soal penegakan hukum terhadap pelanggaran yang dilakukan. Sistem keuangan kita sudah mengatur bahwa alat, transaksi kita menggunakan uang rupiah. Jadi ini untuk menjaga supaya tidak terjadi kekacauan di dalam masalah keuangan dan ekonomi nasional kita,” tegasnya.

Pasar Muamalah beroperasi sejak 2014, berisi belasan pedagang yang menjual barang kebutuhan sehari-hari dengan menggunakan uang dirham dan dinar.

Komunitas perdagangan tersebut dibentuk dengan mengikuti tradisi pasar pada zaman Nabi, termasuk pungutan sewa tempat dan transaksi dengan menggunakan mata uang Arab Saudi.

“Penggunaan uang emas atau dirham itu tidak sesuai dengan ketentuan dan aturan yang ada di negara kita,” kata Wapres.

Polisi menetapkan pendiri Pasar Muamalah Zaim Saidi sebagai tersangka atas pasal 9 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Hukum Pidana dan pasal 33 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, dengan ancaman hukuman satu tahun penjara dan denda Rp 200 juta.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

BMKG: Gempa 7,0 SR di Maluku Utara Jenis Dangkal

Nasional

Sempat Singgah di Kalsel, Kepala BNPB Doni Monardo Tertular Covid-19
Kemenkes

Nasional

Kemenkes Tegaskan Kabar Jakarta Lockdown Total Hoaks
apahabar.com

Nasional

AS Catatkan 1,15 Juta Kasus Positif Covid-19
apahabar.com

Nasional

BBM Satu Harga: Pertamina Operasikan 27 SPBU di Kalimantan
apahabar.com

Nasional

Serangan Koalisi Saudi ke Yaman, 30 Warga Sipil Tewas
apahabar.com

Nasional

Anggap Bawaslu Banjarbaru ”Tebang Pilih”, TKD Jokowi – Ma’ruf Amin Lapor ke Bawaslu Kalsel
apahabar.com

Nasional

Kemarin, 1.948 Jemaah Umrah Batal Berangkat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com