Teritip Geger! Pekebun Tewas Tergantung di Kamar Mandi Majikan Praktik Jual-Beli Pangkalan Elpiji Kalsel Terendus di Level Agen! Catat! Warga Banjarmasin Sudah Divaksin Corona Tetap Harus Swab Pengadaan Mobdin di Banjarmasin Terancam Berhenti, Simak Alasannya Puluhan Pangkalan Elpiji di Kalsel-Teng Diputus Pertamina! Simak Alasannya

Wapres: Masjid Jadi Tempat Pelestarian Islam “Wasathiyah”

- Apahabar.com Senin, 22 Februari 2021 - 23:04 WIB

Wapres: Masjid Jadi Tempat Pelestarian Islam “Wasathiyah”

Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Foto-Ist

apahabar.com, JAKARTA – Wakil Presiden Ma’ruf Amin berharap masjid bisa menjadi tempat untuk melestarikan cara berpikir Islam yang moderat dan tidak ekstrem (wasathiah) seperti diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.

“Tempat yang paling baik untuk melakukan penguatan cara berpikir wasathy tersebut adalah masjid, karena tidak ada umat Islam yang lepas dari pengaruh masjid,” kata Ma’ruf Amin dalam acara Milad ke-43 Masjid Istiqlal secara daring dari Jakarta, dilansir dari Antara, Senin malam.

Menurut Wapres, cara berpikir moderat dan dinamis berarti tidak hanya memahami ajaran Islam secara tekstual semata, melainkan juga mengakomodasi manhaj baru, melakukan perbaikan dan inovasi untuk kondisi kehidupan yang lebih baik.

Selain itu, lanjutnya, menerapkan pola pikir wasathy juga berarti tidak menyerahkan persoalan kehidupan sehari-hari sepenuhnya pada perkembangan ilmu pengetahuan sehingga mengabaikan motivasi agama.

“Maksudnya di sini ialah tidak berpikir secara liberal. Dengan demikian, cara berpikir Islami itu tidak tekstual dan tidak liberal-la tektualiyan wala liberaliyan-tetapi moderat, wasathiyan atau tawasuthiyan,” tukasnya.

Dengan menerapkan cara berpikir moderat, dinamis dan tidak ekstrem tersebut, menurut Wapres, maka peradaban Islam dapat kembali terwujud seperti pada masa keemasan di zaman Nabi Muhammad SAW.

Wapres menjelaskan pada masa tersebut peradaban Islam menjadi supremasi peradaban dunia di mana Islam menyumbangkan berbagai ilmu pengetahuan yang berfungsi sebagai dasar peradaban modern saat ini, seperti ilmu kedokteran, fisika, aljabar dan astronomi.

“Peran terpenting masjid adalah sebagai wadah untuk melestarikan cara berpikir sebagaimana yang diajarkan Rasulullah. Pelestarian dan penerapan cara berpikir tersebutlah yang kemudian melahirkan peradaban Islam menjadi peradaban dunia,” ujarnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

BBM Satu Harga: Pertamina Operasikan 27 SPBU di Kalimantan
apahabar.com

Nasional

Aturan Distribusi Vaksin Covid-19 Ditarget Rampung Pekan Depan
apahabar.com

Nasional

Rifai Pamone Tutup Usia, Begini Sosoknya di Mata Keluarga dan Rekan
apahabar.com

Nasional

Jokowi Soroti Ancaman Krisis Pangan dan Ketahanan Energi
apahabar.com

Nasional

2 Menteri Tertangkap, MPR: OTT Beruntun Bukti Revisi UU Tak Lemahkan KPK
apahabar.com

Nasional

Selama Pandemi, 50 Daerah Ajukan Utang Rp28 Triliun ke Pemerintah Pusat
apahabar.com

Nasional

Banyak Nama Baru, Jokowi Perkenalkan Menteri Kabinet Besok
Genangan di Rusia

Nasional

25 Tahun Tak Diperbaiki Pemerintah, Genangan di Rusia Ini Punya Akun Instagram Sendiri
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com