Puluhan Ribu Pasien Covid-19 di Wisma Atlet Sembuh Update Banjir Satui & Pantauan Jalan Penghubung Batulicin-Banjarmasin  POPULER SEPEKAN: Banjir Hebat hingga Cekcok Berdarah Warnai Lebaran di Kalsel Update Banjir Satui Tanah Bumbu: Air Sudah Turun, Cuaca Kembali Mendung Tunggakan Gaji Tenaga Puskesmas, Anggota Dewan Dicuekin Kadinkes Banjarmasin

Warga Teriak, Harga Gas 3 Kg di Banjarmasin Sudah ‘Mencekik’ Langka Pula

- Apahabar.com Selasa, 16 Februari 2021 - 12:21 WIB

Warga Teriak, Harga Gas 3 Kg di Banjarmasin Sudah ‘Mencekik’ Langka Pula

Ahim menunjukkan kupon gas dari Pemerintah Kota Banjarmasin. Foto-apaahabar.com/Muhammad Syahbani

apahabar.com, BANJARMASIN – Ahim duduk termenung di depan warung pinggiran Jalan Pembangunan II, Teluk Dalam, Banjarmasin Tengah, Selasa (16/2) siang.

Di motornya, ditaruh dua tabung gas 3 kilogram, yang bentuknya seperti buah melon itu. Satu miliknya, satu lagi punya tetangga. “Nunggu gas, semoga datang hari ini,” ucap Ahim harap-harap cemas.

Warga Jalan Sutoyo S, Teluk Dalam ini merupakan satu dari sekian banyak warga Banjarmasin yang kebingungan mencari gas elpiji 3 kilogram.

Sudah sepekan ini gas melon langka. Kalaupun ada di eceran harganya selangit. “Kalau ada harganya pasti sekitar Rp35 – Rp40 ribu. Itupun syukur-syukur ada,” keluh Ahim.

Di sakunya terselip kertas yang sudah tampak kucel. Kertas itu ia keluarkan dari sakunya. Rupanya itu ‘kartu sakti’. Kupon untuk mengambil gas dengan harga eceran tertinggi (HET) yang didapat dari Pemkot Banjarmasin.

“Ini kupon. Kalau mau beli di pangkalan harus bawa ini. Kalau tidak, jangan harap dapat gas,” ucapnya.

Meski punya kupon, tak menjamin hari ini Ahim bakal dapat gas. Sebab sudah hampir sepekan ini gas di pangkalan langganannya tak kunjung datang.

“Di rumah sudah habis sama sekali. Bagaimana mau masak,” imbuhnya.

Ahim bercerita, beberapa hari lalu ia mencoba mengadu peruntungan mencari gas melon ke kabupaten tetangga, Barito Kuala.

Keputusan itu harus ambil, karena sudah kebingungan mencari gas melon di wilayah Banjarmasin.

Tapi sayang usahanya dengan menempuh jarak puluhan kilometer itu tak berbuah manis. Di Batola sendiri gas melon juga langka.

“Kemarin cari sampai Anjir (Kabupaten Batola). Biasanya di daerah Jelapat juga ada yang jual eceran. Karena di sana warga masih banyak pakai kayu bakar. Tapi sekarang juga kosong,” katanya.

Ahim bilang, hari ini ia sengaja menunggu di dekat pangkalan karena informasi gas bakal dagang. Dikatakannya, bahwa di pangkalan Jalan Pembangunan hampir setiap hari datang. Itu jika gas normal.

“Tapi tidak tahu hari ini. Semoga saja datang,” ujarnya. Ahim pun berharap, kelangkaan gas melon ini bisa segera diatasi oleh pemerintah.

Sama halnya dengan Wati, warga Saka Permai Banjarmasin Tengah ini, juga mengeluhkan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram ini.

Sejak beberapa hari lalu ia harus bolak balik menunggu kedatangan gas di pangkalan Jalan Pembangunan II.

“Mau enggak ditunggu takut datang. Ditunggu, banyak kayu terbuang. Soalnya waktu datangnya enggak pasti,” ucapnya.

Ia mengakui, kelangkaan gas melon ini sudah terjadi hampir sepekan. Toh kalaupun ada di eceran harganya mencapai Rp40 ribu.

“Saya juga bingung kok masalah gas ini enggak ada habis-habisnya. Selalu terjadi begini, disuruh pakai gas, tapi susahnya minta ampun,” ketusnya.

Gas 3 Kg

Warga Banjarmasin menunggu antrean untuk mendapatkan gas 3 kg, Selasa (16/2/2021). Foto-apahabar.com/Muhammad Syahbani

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

DBD Mewabah, Warga Banjarmasin Diminta Waspada
Perayaan Valentine

Kalsel

Warning! Petugas Bakal Bubarkan Perayaan Valentine di Banjarmasin Jika…

Kalsel

Laporan Safari Subuh Denny Indrayana Rontok di Bawaslu Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Motif Pembunuhan di Belitung Darat, Pelaku Tak Terima Istri Dimarahi
apahabar.com

Kalsel

Tari Malamang Aruh Wakili Kalsel ke Tingkat Nasional
jambret

Kalsel

Mau Bantu Banjir, Emak-Emak di Telawang Banjarmasin Kena Jambret
apahabar.com

Kalsel

HUT RI Ke-75, PDIP Pilih Ziarahi Makam Brigjen Hasan Basry
apahabar.com

Kalsel

SMSI Kalsel Siap Tertibkan Media Siber
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com