Dikira Ijazah, Ternyata SKCK Prof Denny Berserakan di Martapura, Bawaslu Angkat Bicara Prof Yusril: Penetapan Tersangka Eks Sekda Tanbu Labrak HAM Legislator Kalsel Kecam e-Sport Disponsori Judi Online KPU Banjar Tanggapi Santai Protes BirinMu Soal Pembukaan Kotak Suara Ricuh Safari Subuh Denny dan ‘Paman Bakul’ Disetop, Pelanggaran ASN Jalan Terus

3 Perempuan Terbunuh di Pulang Pisau Kalteng, Baru Satu Pelaku Ditangkap

- Apahabar.com Senin, 22 Maret 2021 - 19:52 WIB

3 Perempuan Terbunuh di Pulang Pisau Kalteng, Baru Satu Pelaku Ditangkap

Tiga perempuan terbunuh hanya dalam kurun waktu satu hari di Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Minggu (21/3). Foto: Ist

apahabar.com, PULANG PISAU – Dalam sehari, tiga perempuan terbunuh di Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah (Kalteng), Minggu (21/3). Sejauh ini, polisi baru menangkap satu pelakunya.

“Dua kejadian di hari yang bersamaan ini sangat meresahkan masyarakat. Seorang terduga pelaku perampokan dan pembunuhan di Desa Bawan sudah ditangkap, sedangkan pembunuh sadis dua orang wanita sudah teridentifikasi dan saat ini masih dalam lidik dan pengejaran,” kata Kapolres Pulang Pisau AKBP Yuniar Ariefianto, Senin (22/3) dilansir Antara.

Seorang terduga pelaku pembunuhan ibu rumah tangga tersebut ditangkap di Desa Bawan, Kecamatan Banama Tingang. Inisialnya S.

“Korban tewas diakibatkan luka bacok senjata tajam yang mengenai bagian wajah,” ujarnya.

Nahasnya, anak korban juga dilaporkan mengalami luka serius di bagian dahi, dan kepala belakang. Luka serius yang dialami korban membuatnya harus dilarikan ke Puskesmas Sepang, Kabupaten Gunung Mas selanjutnya dirujuk ke RS di Palangka Raya.

Saat perampokan terjadi, suami korban tidak ada di rumah. Sehingga pelaku dengan leluasa melakukan aksinya hingga korban meregang nyawa.

S ditangkap tim khusus gabungan Polres Pulang Pisau yang terdiri dari anggota Satintelkam, Satreskrim, dan Satsabhara dipimpin Kasat Reskrim Iptu John Digul Manra.

“Penangkapan dilakukan dalam waktu 1×24 jam, meski kami sempat kesulitan melakukan penangkapan karena medan persembunyiannya cukup jauh dari permukiman,” ujarnya.

Dalam tragedi berdarah itu, S disebut berhasil menggasak uang senilai jutaan rupiah dari penjualan hasil tambang. Selain uang, pelaku juga menggasak perhiasan emas milik korban.

Di luar perampokan di Desa Bawan, Kecamatan Banama Tingang, pembunuhan juga terjadi di sebuah warung Jalan Lintas Kalimantan, Desa Mentaren I, Kecamatan Kahayan Hilir di hari yang sama. Dua perempuan tewas terbunuh.

“Tim khusus terus bergerak dan menjadi perintah langsung Kapolda Kalimantan Tengah. Apabila setelah diketahui tempat persembunyian pelaku pembunuhan dan melawan saat ditangkap, maka akan diberikan tindakan tegas dan terukur,” jelasnya.

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar..com

Kalteng

Sejak Positif Covid-19, Wali Kota Palangka Raya Ngaku Tidak Pernah Berinteraksi
Covid-19 Kapuas

Kalteng

Update Covid-19 Kapuas : Positif Tambah 12 Orang, 1 Sembuh
apahabar.com

Kalteng

Mandi di Sungai Mentaya, Tangan Nelayan Putus Digigit Buaya
apahabar.com

Kalteng

Palangka Raya Tidak Perpanjang PSBB
apahabar.com

Kalteng

Duh, Oknum ASN Sekwan di Teweh Nyambi Bandar Narkoba
apahabar.com

Kalteng

Rapat Tiga Kali Diskors, Plt Bupati Kapuas Tak Kunjung Hadir di Rapat Pansus Hak Interplasi DPRD Kapuas
apahabar.com

Kalteng

Peresmian Terminal Baru Bandara Tjilik Riwut Ditunda
apahabar.com

Kalteng

Di Tengah Pandemi, Royalti Pertambangan Kalteng Capai Target Nasional
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com