GeNose C-19 Sangat Sensitif, Hindari Hal Ini Sebelum Lakukan Tes! Mei 2021, Tes GeNose C-19 Resmi Diberlakukan di Banjarmasin Hasil Tes Covid-19 Rawan Dipalsukan, Begini Tindakan Tegas KKP Banjarmasin Petugas Gabungan Belum Temukan Bocah SD Tenggelam di Sungai Tabalong Tanding Ulang Pilgub Kalsel, Ketika Ulama Jadi Corong Politikus

ABK Kelotok Pengangkut Batu Bara di Kukar Ditemukan Tewas

- Apahabar.com Selasa, 30 Maret 2021 - 17:35 WIB

ABK Kelotok Pengangkut Batu Bara di Kukar Ditemukan Tewas

Tim mengevakuasi ABK yang menjadi korban laka air di Perairan Saliki, Kabupaten Kutai Kartanegara pada Senin (29/3). Foto-Istimewa

apahabar.com, KUKAR – Tim SAR Gabungan akhirnya menemukan seorang Anak Buah Kapal (ABK) kelotok pengangkut batu bara yang terbalik di Perairan Saliki, Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, Senin (29/3).

Korban ditemukan meninggal, Selasa (30/3) pukul 15.00 wita, tak jauh dari lokasi kejadian.

Korban bernama Rahmad (45), merupakan satu di antara tiga orang ABK yang menjadi korban saat kapalnya terbalik. Namun dua ABK lainnya berhasil selamat, sementara Rahmad sempat menghilang.

Setelah dilakukan pencarian sejak hari kejadian, Tim SAR Gabungan menemukannya dengan jarak 2,6 nautical mile dari lokasi kejadian.

“Korban bernama Rahmad berhasil ditemukan pada pukul 15.00 wita di seputaran kurang lebih sekitar 2,6 nautical mile dari TKP,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan (Kaltim), Melkianus Kotta.

Tim pun langsung melakukan evakuasi terhadap korban dan akan membawanya ke Rumah Sakit Abdul Wahab Syahrani (AWS) di Samarinda untuk divisum.

“Untuk korban sementara ini proses evakuasi dan akan dibawa ke Samarinda. Estimasi perjalanan lokasi penemuan sampai Samarinda sekitar dua jam perjalanan. Perkiraan sekitar pukul 16.40 wita tiba di Samarinda,” ujarnya.

Dengan ditemukannya korban, Melki mengatakan bahwa operasi SAR resmi ditutup. Tim pun disiagakan kembali ke satuannya masing-masing.

“Operasi SAR kami nyatakan ditutup dengan ditemukannya korban. Terima kasih untuk semua unsur yang membantu,” pungkasnya.

Diketahui kapal kelotok pengangkut batu bara ini terbalik saat dihantam ombak. Diduga kapal kelebihan muatan sehingga saat disapu ombak hilang keseimbangan dan terbalik.

Editor: M Syarif - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kaltim

Satu Warga Positif Corona, Isran Noor: Kaltim Sudah Bisa Ditetapkan KLB
apahabar.com

Kaltim

Jalan Negara di Penajam Paser Utara Diperlebar
Balikpapan

Kaltim

Tak Diberitahu Rekonstruksi Kasus Herman, Kuasa Hukum Pelapor Layangkan Protes
Jasad Setengah Kepala

Kaltim

Usai Jasad Setengah Kepala, Tim SAR Heran Muncul Mayat Lain di Sungai Mahakam
apahabar.com

Kaltim

Kaltim Gandeng Daerah Lain Pacu Hilirisasi Produk

Kaltim

Lompat ke Sungai Karang Mumus, Pelajar Tenggelam dan Menghilang
apahabar.com

Kaltim

Smart SIM Sudah Bisa Digunakan di Penajam, Simak Fungsinya
Pemkot Balikpapan

Kaltim

Pemkot Balikpapan Segera Bentuk Posko Bencana
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com