Dinilai Cacat Hukum, Kuasa Hukum AF Pertanyakan SPDP dari Kejari Tanbu di Praperadilan Besok, Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan Mulai Terapkan Tes GeNose Rancangan Van Der Pijl Mulai Bias, Sejarawan Kalsel Ingatkan Lagi Sejarah Kota Banjarbaru Triwulan I, Bank Kalsel Laporkan Laba Rp 121 Miliar Kuasa Hukum AF Tantang Kejari Tanbu Tunjukkan Bukti Kerugian Negara

Bahas Ideologi Radikalisme, Deddy Corbuzier: Anda Membuat Saya Pusing

- Apahabar.com Selasa, 30 Maret 2021 - 16:19 WIB

Bahas Ideologi Radikalisme, Deddy Corbuzier: Anda Membuat Saya Pusing

Deddy Corbuzier. Foto-Istimewa

apahabar.com, JAKARTA – Meski kembali trending di YouTube, Deddy Corbuzier malah pusing sendiri membahas perkembangan ideologi radikalisme bersama Dina Sulaeman.

Diskusi dengan pakar geopolitik Timur Tengah itu tayang di kanal YouTube milik Deddy Corbuzier, Senin (29/3) malam.

Dalam podcast itu, Dina Sulaeman menjelaskan bahwa menurut data, terdapat aliran dana dari negara-negara teluk kepada sejumlah lembaga berideologi radikal di Indonesia.

Namun Dina Sulaeman mengaku tidak bisa melacak seperti PPATK, “Namun saya bisa menjawab indikasi itu berada di Indonesia,” beber Dina Sulaiman.

Dari beberapa lembaga yang menyalurkan bantuan ke Indonesia, sebagian sudah ditolak di negara-negara Eropa.

“Sebenarnya aliran dana tersebut bisa dilacak, dengan catatan kalau pemerintah bersedia,” tegas Dina Sulaiman.

Mendengar pernyataan itu, Deddy Corbuzier langsung bertanya kemungkinan Indonesia bisa menghentikan aliran dana tersebut.

“Apakah kita bisa menyetop dana itu? Atau tidak bisa dihentikan lantaran harus menghadapi lawan yang terlalu adidaya?” tanya Deddy Corbuzier.

Dina Sulaeman menjawab seharusnya bisa dihentikan, karena hal itu adalah salah satu yang paling penting untuk menghentikan radikalisme di Indonesia.

“Jika ingin menghentikan radikalisme di Indonesia, aliran dana itu harus disetop. Contohnya tidak bisa membuat buku-buku (radikalisme),” tegasnya.

Uniknya Deddy Corbuzier mengaku pusing dengan pembahasan tersebut, “Baik. Saya nggak mau ngobrol dengan anda lagi, karena anda membuat saya pusing,” cetus Deddy Corbuzier sembari terkekeh.

“Saya tidak mengatakan benar atau tidak, tetapi ini ada pengetahuan baru. Anda tidak boleh berpikir satu sudut saja. Ada kemungkinan-kemungkinan baru yang mungkin terjadi atau sudah terjadi,” tandasnya.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Paman Birin: Ustaz Arifin Ilham Putra Terbaik Banua
Denny Indrayana

Nasional

Quick Count Indikator Pilgub Kalsel: Denny-Difriadi Sementara Unggul
apahabar.com

Nasional

18 Pasien Positif Covid-19 di Bali Sembuh
apahabar.com

Nasional

Soal Obat Covid-19, KSAD: Masih Menunggu Hasil Review BPOM
apahabar.com

Nasional

Gubernur Jambi Zumi Zola Pasrah Hadapi Putusan Pengadilan Tipikor
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Kuliah Daring Sudah Jadi Normal Baru
apahabar.com

Nasional

Rusuh Wamena, Sudah 10 Ribu Warga Minta Diungsikan
apahabar.com

Nasional

Erick Thohir: Tol Pertama di Aceh Bukti Pemerataan Pembangunan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com