Hasil MotoGP Portugal: Fabio Quartararo Sempurna, Marc Marquez Finis Ketujuh Bawaslu Perintahkan Copot Spanduk Denny-Difri di Martapura, Raziv: Error in Subject Duh, Pembayar Pajak Terbesar Kedua di Kalsel Curhat Jalan Rusak! Cari Lansia Diduga Tenggelam, Relawan Gabungan Tapin Dirikan Posko Usai Beri Makan Kucing, Kai Tj Diduga Tenggelam di Sungai Tapin

Bantah Ijazah Rahmad Masud Palsu, Rektor Untri Siap Lapor Balik

- Apahabar.com Selasa, 9 Maret 2021 - 14:15 WIB

Bantah Ijazah Rahmad Masud Palsu, Rektor Untri Siap Lapor Balik

Rona Fortuna bersama Suriansyah (kanan) melaporkan dugaan tindakan pidana penerbitan ijazah palsu yang dimiliki oleh Wali Kota terpilih Rahmad Masud di SPKT Polda Kaltim. apahabar.com/Riyadi 

apahabar.com, BALIKPAPAN – Rektor Universitas Tridharma (Untri) Balikpapan, Rissetri Dharma Simanjuntak membantah jika ijazah atau gelar sarjana ekonomi Rahmad Masud adalah palsu. Rissetri bahkan mengancam balik pelapor.

Sebelumnya, kasus dugaan ijazah palsu Rahmad Masud menyeruak ke permukaan setelah adanya laporan masuk ke Polda Kaltim, Senin (8/3) kemarin. Pelapornya bernama Suriansyah.

Mendengar hal tersebut, Rissetri terkejut. Laporan itu dinilai sangat merugikan pihaknya. Terlebih, sudah pernah disorot. Namun kembali mencuat.

“Saya sendiri kaget tahu ini baru tadi malam, itu pun dari para dosen. Saya belum bisa menjawab, karena di situ ada beberapa hal. Kita akan merapatkan hal ini dengan tim,” katanya ditemui di kediamannya, kawasan Klandasan Ulu, Balikpapan Kota, Selasa (9/3).

Rissetri menegaskan bahwa ijazah yang dimiliki Rahmad Masud selaku wali kota Balikpapan terpilih merupakan asli. Dapat dipertanggungjawabkan keabsahannya. Masyarakat juga dipersilakan untuk datang langsung mengeceknya.

“Saya katakan itu ijazahnya sah, boleh kita buka (cek),” tegasnya.

Tak cuma dirinya pribadi, Rissetri menilai laporan tersebut sudah mencemarkan nama baik kampusnya. Ia khawatir timbul persepsi di masyarakat bahwa ijazah yang didapat mahasiswanya palsu. Karenanya, Rissetri berencana melaporkan balik Suriansyah.

“Jadi nanti kita akan lihat, kalau dari fakultas saya merasa ada tekanan (dirugikan) terus dia tuntut balik ya kita tuntut balik. Tapi kan kita lihat dulu. Karena jangan sampai semua mahasiswa saya dianggap ijazahnya beli semua,” ungkapnya.

Lebih jauh, Rissetri akan memanggil seluruh fakultas dan manajemen kampus Tridharma Balikpapan. Tujuannya, menyiapkan bukti beserta data penunjang bantahan tudingan pelapor.

Sejauh ini Rissetri mengaku belum mendapat panggilan dari kepolisian. Meski begitu, Rissetri siap jika nantinya dimintai keterangan.

“Oh siap dipanggil. Insyaallah dalam minggu ini akan saya panggil semua fakultas, yang kemarin menghadapi yakni tim. Otomatis dasar dari tim dan hasil verifikasi kami siapkan,” terangnya.

Lantas apa langkah selanjutnya? Rissetri belum bisa menjawabnya. Ia masih akan menunggu permasalahan awal selesai; pengumpulan bukti.

“Saya belum bisa menjawab itu, kita selesaikan masalah awal ini dulu, bagaimana ke depannya nanti itu kita rembukkan dulu,” pungkasnya.

Sejumlah anggota Lembaga Swadaya Masyarakat di Balikpapan melaporkan Wali Kota terpilih Rahmad Masud ke Polda Kaltim. Rahmad dilaporkan bersama rektor serta dekan Universitas Tridharma (Untri) Balikpapan.

Rona Fortuna, juru bicara pelapor bilang pihaknya telah melaporkan ketiga orang tersebut lantaran diduga telah menerbitkan dan menggunakan ijazah palsu.

“Kami melaporkan Rektor Untri, Dekan Untri dan ketiga Rahmat Masud. Yang dua ini adalah pembuat dan yang mengeluarkan ijazah yang bersangkutan, lalu yang ketiga adalah pengguna daripada ijazah tersebut,” kata Rona usai mendatangi SPKT Polda Kaltim, Senin (8/3) siang.

Terungkapnya dugaan penggunaan ijazah palsu, kata Rona, bermula dari pelapor dan kawan-kawan saksi yang menerima sebuah informasi, dua pekan sebelum Pilkada Serentak 2020 lalu.

“Dalam laporan pelapor menerangkan bahwa gelar kesarjanaan yang dimiliki Rahmad Masud dapat terbit setelah mendapat bantuan dari terlapor satu dari Ir Rissetri Dharma Simanjuntak selaku Rektor Untri Balikpapan, terlapor dua saudari H Farida Mallu selaku Dekan Untri Balikpapan dan gelar tersebut didapatkan oleh terlapor 3 sewaktu kuliah di Universitas Tridharma. Atas kejadian tersebut pelapor merasa keberatan dan melapor ke SPKT Polda Kaltim,” jelas Rona di hadapan awak media.

Pihaknya juga telah menelusuri di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Lembaga Layanan Pendidikan Tingkat Wilayah XI di Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Di mana terdapat beberapa poin hasil yang dikeluarkan. Pertama, kata dia, bahwa benar tidak ditemukannya data mahasiswa Rahmad Masud di PDDIKTI pada daftar mahasiswa baru tahun 2010-2011.

Yang kedua Wahyudin sebagai operator di Untri tidak pernah meng-input data mahasiswa tersebut pada tahun akademik 2010-2011 karena tidak ada riwayat isian kartu rencana studi (KRS) dan tidak ada surat permohonan cuti.

“Tahun akademik 2011-2012 tidak ada riwayat isian KRS dan tidak ada surat permohonan cuti. 2012-2013 terdapat laporan transaksi aktivitas kuliah. 2013-2014 terdapat laporan transaksi aktivitas kuliah. 2014-2015 tidak terdapat aktivitas kuliah dan tidak ada permintaan cuti,” sebutnya.

Pelapor Suriansyah bersama Rona Fortuna melaporkan dugaan tindakan pidana penerbitan ijazah palsu yang dimiliki oleh Wali Kota terpilih Rahmad Masud di SPKT Polda Kaltim, Senin (8/3). apahabar.com/Riyadi

Lebih jauh, masih kata Rona, pihak Dikti bersurat kepada Dirjen Dikti sehubungan dengan laporan masyarakat sejumlah LSM di kota Balikpapan tentang ijazah palsu yang diterbitkan Untri Balikpapan atas nama Rahmad Masud.

“Dari laporan tim LKLL Dikti Wilayah XI bahwa data mahasiswa alumni tersebut tidak sinkron dan tidak ditemukan bukti skripsi berdasarkan data pada PP Dikti tidak ditemukan kecukupan nilai sarjana S1. Inilah dasar pelaporannya,” pungkasnya.

Sementara itu, Kuasa Hukum Rahmad Masud, Agus Amri menilai laporan tersebut terburu-buru tanpa diteliti terlebih dahulu. Membantah tuduhan, Agus menyayangkan prasangka yang dilontarkan pelapor.

“Untuk masalah yang tadi dilaporkan yang menduga ijazah beliau yakni sarjana ekonomi di Universitas Tridharma Balikpapan itu aspal atau apalah itu. Kalau di sisi kita ya bingung juga dengan laporan ini, harusnya diteliti kembali agar tidak buru-buru, karena menyangkut masalah kredibilitas beliau juga. Tapi karena sudah dilaporkan oleh pihak tadi yang disebutkan kami menanggapi bahwa tuduhan itu tidak benar,” terangnya.

Agus mengatakan untuk masalah ijazah yang dimiliki kliennya bisa dicek langsung kepada pihak kampus bahwa ijazah tersebut adalah asli.

“Silakan dicek langsung ke pihak Kampus dan beberapa pihak lainnya yang berkompeten. Sebagai user yang menempuh pendidikan di sana ya kita bilang bahwa ijazah itu asli. Enggak ada masalah sih di kita, tapi kalau ada yang mengatakan seperti itu ya tidak masalah,” ungkapnya.

Agus juga membantah bahwa kliennya itu mendapat ijazah dengan cara tidak benar alias memanfaatkan relasi. Agus mengatakan tuduhan tersebut harus bisa dipertanggungjawabkan.

“Enggak apa-apa, semua tuduhan harus dibuktikan, semua prasangka tentu harus dipertanggungjawabkan. Tapi yang bisa saya sampaikan bahwa beliau menempuh perkuliahan seperti biasanya seperti normalnya dan pada saatnya harus mendapatkan ijazah sebagai bukti kelulusan. Apalagi sebagai pejabat publik ya beliau sangat berhati-hati dengan masalah ini. Jadi ya kita bisa bilang kita membantah semua tuduhan itu,” pungkasnya.

Duh, Wali Kota Balikpapan Terpilih Dipolisikan Terkait Dugaan Ijazah Palsu

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

5 Juni, Kotabaru Mulai Uji Coba New Normal
Hujan Kalsel

Kalsel

Siap-Siap Angkat Jemuran! BMKG Prediksi Hujan Sedang-Lebat
Habib Rizieq

Kalsel

Bela Habib Rizieq Bergema di Banjarmasin, Ratusan Massa ke Kejati Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Aksi Simpatik Penjahit, Buat Masker untuk Digratiskan
apahabar.com

Kalsel

Reaktif di Tes Kilat, 2 Alumnus Gowa di Banjarbaru Negatif Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Misteri Kematian Perempuan Hamil Diduga Istri Muda Pembakal HST
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 6 Pasein, Positif 4 Orang
Rutan

Kalsel

Warga Binaan Rutan Pelaihari Nyoblos di TPS 08
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com