Idaman Penuh, Wali Kota Banjarbaru Minta RS Swasta Siap Tangani Covid-19 Resmi! PPKM Mikro di Banjarbaru Kembali Diperpanjang hingga 19 April Bawa Sayur, Pengendara Motor di Balikpapan Tewas Tabrak Truk Kontainer Parkir Percepat Perubahan di Tanbu, Zairullah Kembali Rombak Pejabat Struktural Cuaca Kalsel Hari Ini, Hampir Seluruh Wilayah Cerah Berawan

Belum Diputuskan, Bawaslu Banjarmasin Bicara Larangan Kampanye PSU di 3 Kelurahan

- Apahabar.com Rabu, 24 Maret 2021 - 15:35 WIB

Belum Diputuskan, Bawaslu Banjarmasin Bicara Larangan Kampanye PSU di 3 Kelurahan

Sederet sanksi mengintai paslon yang melancarkan pemungutan suara ulang. Foto: Republika

apahabar.com, BANJARMASIN – Kota Banjarmasin bakal menggelar pemungutan suara ulang (PSU) perdana. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Banjarmasin pun menyiapkan sejumlah langkah pengawasan.

Langkah utamanya tentu saja mengantisipasi kecurangan berbentuk money politik, dan kampanye terselubung.

Menemukan sejumlah kejanggalan, MK sebelumnya telah memerintahkan KPU menggelar PSU di 80 TPS di tiga kelurahan Banjarmasin Selatan. PSU dalam 28 hari ke depan itu langsung digelar tanpa adanya tahap kampanye.

Ketua Bawaslu Banjarmasin Muhammad Yasar menegaskan bahwa larangan pelaksanaan kampanye tak pernah ada dalam sejarah tahapan PSU.

“Kepada peserta untuk menaati aturan main yang ada,” imbau Yasar kepada apahabar.com, Rabu (24/3).

Namun sampai saat ini, pihaknya belum menerima petunjuk teknis tentang pengawasan dalam PSU Pilwali Banjarmasin tersebut. Pihaknya masih berkoordinasi dengan Bawaslu RI di Jakarta.

Di sana lembaga pengawas pemilu tersebut akan memutuskan memasukkan masa kampanye atau tidak. Dalam aturan itu juga mengatur tanggal pelaksanaan PSU. Aturan mekanisme akan berlaku di Pilgub Kalsel.

“Ketika paslon melakukan kampanye dan dianggap pelanggaran. Itu pasti akan kami tindaklanjuti,” tegasnya.

Masih Yasar menegaskan bahwa tidak ada petunjuk teknis yang mengatur kampanye di dalam pelaksanaan tahapan PSU.

Apabila melihat PSU terdahulu, penyelenggara hanya butuh waktu tiga hari melaksanakannya pasca-keputusan MK.

“Saat ini arahannya dari KPU RI tidak ada masa kampanye. Tapi kita masih menunggu arahan apakah ada kampanye atau tidak,” tambahnya.

Meskipun larangan kampanye terbit, Yasar mengatakan seluruh paslon tetap boleh melakukan silaturahmi kepada masyarakat.

Namun ia mengingatkan tidak boleh ada muatan kampanye politik. Misalnya menggunakan simbol, citra diri dan ajakan untuk memilih.

Ini sangat berat dilakukan karena mesin partai politik mesti bergerak untuk memenangkan kadernya.

“Kita lakukan kajian dulu, masuk tidak pasal pasal pelanggaran atau tidak,” tuturnya.

Namun jika dianggap pelanggaran, Yasar menyampaikan paslon bisa dijatuhi hukuman administrasi dan pidana. Seperti yang tertuang dalam Undang Undang (UU) Nomor 10 Tahun 2020.

“Tapi kita masih menunggu jadwal dulu,” ucapnya.

Pemungutan Ulang Pilgub Kalsel, KPU Terancam Kurang Duit!

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

etua yayasan UNISka

Banjarmasin

Kabar Duka, Ketua Yayasan Uniska Meninggal Dunia
Banjir

Banjarmasin

Dikelilingi Banjir, Warga Kompleks di Banjarmasin Parkir Kendaraan di Tepi Jalan
sungai barito

Banjarmasin

Sempat Pamit Ke Pasar, Seorang Kakek Ditemukan Mengapung di Sungai Barito
tes urine

Banjarmasin

Ratusan Anggota Polresta Banjarmasin Dites Urine
apahabar.com

Banjarmasin

Bank Data Pilkada Kalsel 2020, Peta Kekuatan Paslon Gubernur, Bupati, Wali Kota Berdasarkan Parpol Pengusung di DPRD
Pohon Pisang

Banjarmasin

Protes Jalan Rusak, Warga Cemara Ujung Banjarmasin Tanam Pohon Pisang
Banjarmasin

Banjarmasin

Terkuak! Teka-Teki Kematian Wanita Bertato di Hotel Banjarmasin
solar

Banjarmasin

Warga Amanda Permai Banjarmasin Keluhkan Tumpahan Solar dari HBI, Bau Menyengat!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com