Dinilai Cacat Hukum, Kuasa Hukum AF Pertanyakan SPDP dari Kejari Tanbu di Praperadilan Besok, Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan Mulai Terapkan Tes GeNose Rancangan Van Der Pijl Mulai Bias, Sejarawan Kalsel Ingatkan Lagi Sejarah Kota Banjarbaru Triwulan I, Bank Kalsel Laporkan Laba Rp 121 Miliar Kuasa Hukum AF Tantang Kejari Tanbu Tunjukkan Bukti Kerugian Negara

Bertemu Dewan Pembina IMI Kalsel, 27 Klub Tetap Desak Musprov

- Apahabar.com Jumat, 26 Maret 2021 - 22:06 WIB

Bertemu Dewan Pembina IMI Kalsel, 27 Klub Tetap Desak Musprov

Perwakilan klub dan pengurus IMI Kalsel pendukung Musprov bertemu anggota dewan pembina yang diwakili H Sutarto dan Bambang Sujatmiko, Jumat (26/3). Foto: apahabar.com/Rizal Khalqi

apahabar.com, BANJARMASIN – Desakan pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) kepada Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kalimantan Selatan, memasuki babak baru.

Setelah mengirimkan surat kedua yang berisi desakan Musprov, perwakilan 27 klub akhirnya dipertemukan dengan dewan pembina IMI Kalsel, Jumat (26/3) sore di Banjarmasin.

Selain perwakilan 27 klub, pertemuan juga dihadiri utusan pengurus IMI Kalsel yang ikut mendesak pelaksanaan Musprov.

Sebelumnya undangan pertemuan tersebut mengatasnamakan dewan pengawas IMI Kalsel. Hal ini sempat dipermasalahkan, mengingat dewan pengawas hanya berada dalam struktur organisasi IMI Pusat.

Akhirnya perwakilan klub dan pengurus pendukung Musprov tetap memenuhi undangan tersebut, karena hanya ingin suara mereka didengar langsung.

“Kami tetap menghadiri pertemuan ini dalam rangka bersilaturahmi dengan dewan pembina, sekaligus menyampaikan niat untuk tetap dilaksanakan Musprov,” papar Sipliansyah Hartani, perwakilan pengurus pendukung Musprov.

Dalam pertemuan itu, pengurus pendukung Musprov menjelaskan sejumlah alasan yang menyebabkan pemilihan ketua umum baru mesti digelar.

Alasan itu sendiri sudah dimuat dalam surat kedua desakan Musprov yang dikirimkan kepada IMI Kalsel, serta ditembuskan ke KONI Kalsel dan IMI Pusat.

Di antaranya dugaan IMI Kalsel tidak rutin menyetorkan pembayaran Kartu Tanda Anggota (KTA) dan iuran tahunan klub sejak 2019.

Akibat penundaan setoran, tak satu pun klub anggota IMI Kalsel yang tervalidasi di IMI Pusat sepanjang 2020.

Mereka juga menemukan peredaran KTA palsu sepanjang 2019 sebagai imbas pengajuan KTA dari anggota yang tidak diproses.

Merespon keinginan tersebut, dewan pembina menegaskan berusaha berada di tengah agar semuanya berjalan baik.

“Kami mengarahkan agar jangan terburu-buru. Hal yang paling penting adalah tidak bertentangan dengan AD/ART dan peraturan-peraturan IMI,” sahut H Sutarto, perwakilan dewan pembina IMI Kalsel.

“Kami juga menyarankan agar kedua belah pihak bertemu dan bersama-sama mengatasi permasalahan,” tandas ketua IMI Kalsel periode 2012-2016 tersebut.

Sebelumnya surat desakan pelaksanaan Musprov yang pertama dikirim 8 Maret 2021 kepada IMI Kalsel, serta ditembuskan ke IMI Pusat dan KONI Kalsel.

IMI kemudian memberikan jawaban yang berisi belum bisa memenuhi keinginan pelaksanaan Musprov.

Lantas surat kedua dikirimkan 17 Maret 2021 dengan materi yang lebih lengkap. Selain perwakilan 27 klub, surat juga dibubuhi tanda tangan 13 pengurus IMI Kalsel periode 2016-2020 yang mendukung pelaksanaan Musprov.

Editor: Bastian Alkaf - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Inilah Rekor Pertemuan Chelsea Vs Tottenham
apahabar.com

Sport

Bekal Top Skor, Kahar Kalu Calon ‘Predator’ Masa Depan Barito Putera
apahabar.com

Sport

Greysia/Apriani Makin Pede Usai Juara India Open 2019
apahabar.com

Sport

Pemain Berdarah Indonesia di Feyenoord U-17, Liam Oetoehganal Punya Kans Susul Jack Brown dan Elkann Baggott
apahabar.com

Sport

Resmi! Liga 1 2020 Batal Digelar 1 Oktober, Ketum PSSI : Alasan Kesehatan dan Izin Tak Keluar
apahabar.com

Sport

Pemain Asing Hanya Pelengkap di Barito Putera
Piala Menpora 2021

Sport

Tahan Imbang Persikabo, Barito Putera Lolos 8 Besar Piala Menpora 2021
apahabar.com

Sport

5 Bulan Lebih Harus Istirahat, Rafi: Ini Nikmat untuk Saya Bersabar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com