GeNose C-19 Sangat Sensitif, Hindari Hal Ini Sebelum Lakukan Tes! Mei 2021, Tes GeNose C-19 Resmi Diberlakukan di Banjarmasin Hasil Tes Covid-19 Rawan Dipalsukan, Begini Tindakan Tegas KKP Banjarmasin Petugas Gabungan Belum Temukan Bocah SD Tenggelam di Sungai Tabalong Tanding Ulang Pilgub Kalsel, Ketika Ulama Jadi Corong Politikus

BPPTKG: Kubah Lava di Tengah Kawah Merapi Kini Mencapai 950.000 Meter Kubik

- Apahabar.com Sabtu, 20 Maret 2021 - 12:10 WIB

BPPTKG: Kubah Lava di Tengah Kawah Merapi Kini Mencapai 950.000 Meter Kubik

Akitivitas kubah Gunung Merapi pada Kamis (18/3). Foto-Twitter/@BPPTKG

apahabar.com, YOGYAKARTA – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mengamati volume kubah lava yang berada di tengah kawah puncak Gunung Merapi.

Pada 18 Maret 2021 kawah puncak Merapi kiniĀ  diperkirakan BPPTKG kini mencapai 950.000 meter kubik.

“Estimasi volume kubah sebesar 950.000 meter kubik dengan kecepatan pertumbuhan sejak 4 Januari 2021 sebesar 12.800 meter kubik per hari,” kata Kepala BPPTKG, Hanik Humaida dalam keterangan tertulis balai yang diterima di Yogyakarta, seperti dilansir Antara, Sabtu (20/3).

Menurut Hanik, volume kubah lava di tengah kawah puncak Merapi lebih besar jika dibandingkan dengan volume kubah lava di sisi barat daya gunung yang mencapai 840.000 meter kubik dengan laju pertumbuhan 12.900 meter kubik per hari.

Gunung Merapi memiliki dua kubah lava yang sama-sama tumbuh. Kubah lava pertama berada di sisi barat daya Merapi, tepatnya di atas lava sisa erupsi tahun 1997.

Kubah lava kedua terpantau oleh BPPTKG pada 4 Februari 2021, berada di tengah kawah puncak Gunung Merapi.

Hanik menjelaskan bahwa sepanjang 12 sampai 18 Maret 2021, Merapi tiga kali melontarkan awan panas guguran dengan jarak luncur maksimal 1.000 meter ke arah barat daya dan 211 kali meluncurkan guguran lava dengan estimasi jarak luncur maksimal 1.200 meter ke arah barat daya.

BPPTKG juga mengamati adanya aliran lahar dengan intensitas rendah pada tanggal 12 dan 17 Maret 2021 di alur Kali Boyong.

Kendati demikian, menurut Hanik, hasil pengukuran pekan ini tidak menunjukkan adanya perubahan signifikan pada bentuk tubuh Gunung Merapi.

BPPTKG sampai sekarang mempertahankan status Gunung Merapi pada Level III atau Siaga.

Warga diminta mewaspadai potensi dampak guguran lava dan awan panas Gunung Merapi di sektor selatan-barat daya yang meliputi Sungai Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

Kalau terjadi letusan, lontaran material vulkanik dari Gunung Merapi dapat menjangkau area dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

SPBU di Ruas Jalan Tol Trans Jawa, Sumatera dan Kalimantan Segera Dibangun
apahabar.com

Nasional

Tangani Covid-19, Jokowi Minta Pimpinan Daerah Harus Bisa Atur Gas Rem
apahabar.com

Nasional

543 Perusahaan di Jakarta Langgar PSBB, 76 Disegel
apahabar.com

Nasional

Jalur ‘Kejam’ Lamandau, Trek Menantang Tim Touring Kemerdekaan
apahabar.com

Nasional

Sepekan, IHSG Naik 0,98 Persen
apahabar.com

Nasional

Mengejutkan! di TPS Amien Rais, Prabowo Malah Kalah

Nasional

Viral, Guru Ngaji Hajar Murid
apahabar.com

Nasional

Guru Besar UGM: Mudik Picu Akhir Pandemi Covid-19 Mundur
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com