Dikira Ijazah, Ternyata SKCK Prof Denny Berserakan di Martapura, Bawaslu Angkat Bicara Prof Yusril: Penetapan Tersangka Eks Sekda Tanbu Labrak HAM Legislator Kalsel Kecam e-Sport Disponsori Judi Online KPU Banjar Tanggapi Santai Protes BirinMu Soal Pembukaan Kotak Suara Ricuh Safari Subuh Denny dan ‘Paman Bakul’ Disetop, Pelanggaran ASN Jalan Terus

Dilirik Nasdem di Pilpres 2024, Ridwan Kamil: Saya Fokus Kerja Saja 

- Apahabar.com Senin, 15 Maret 2021 - 22:53 WIB

Dilirik Nasdem di Pilpres 2024, Ridwan Kamil: Saya Fokus Kerja Saja 

IndEX Research mengatakan ada kenaikan elektabilitas Ridwan Kamil dari survei pada November lalu. Foto: Ist

apahabar.com, JAKARTA – Ridwan Kamil dilirik Partai Nasdem sebagai calon presiden di Pemilu 2024 mendatang. Tak salah jika demikian mengingat Ridwan sendiri berhasil menjadi gubernur Jawa Barat berkat kontribusi partai usungan Surya Paloh itu.

”Semua potensi-potensi kita eksploitasi dengan kewenangan partai. Termasuk Pak Ridwan Kamil. Itu pertanyaan yang mesti ditanyakan kepada masyarakat Jabar, ketika masyarakat menghendaki itu, Nasdem terbuka,” tutur Wakil Ketua Umum Partai Nasdem, Ahmad Ali, dalam keterangan tertulisnya, belum lama tadi.

Meski begitu, opsi pengusungan Ridwan Kamil akan dibicarakan terlebih dahulu dalam internal partai pimpinan Surya Paloh itu.

Menurutnya, jika masyarakat Jawa Barat mendukung pengusungan Ridwan Kamil, maka pihaknya akan secara terbuka untuk mengakomodasi hal tersebut.

”Satu hal yang tidak bisa dipungkiri oleh siapa pun, Ridwan Kamil maju sebagai gubernur itu diusung oleh Partai Nasdem. Maka tidak salah Partai Nasdem mengklaim bahwa RK adalah gubernurnya Nasdem,” tuturnya.

”Takdir Ridwan Kamil itu jadi gubernur diusul oleh Partai Nasdem, jadi kemudian kami mengklaim gubernurnya Nasdem kira-kira salah enggak, tidak salah kan,” tandasnya.

Untuk diketahui, Partai Nasdem belum memutuskan mengusung calon presiden (Capres) untuk 2024 mendatang. Sebelumnya, Partai Nasdem juga melirik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

”Jadi siapa pun calon presiden yang akan bertarung di Pilpres 2024, wajib melalui konvensi dan punya elektabilitas yang tinggi, jika Pak Anies Baswedan memiliki elektabilitas tinggi dan bersedia ikut konvensi kenapa tidak?” tandas Ketua DPP Partai Nasdem Irma Suryani Chaniago, beberapa waktu lalu.

Sementara itu, hasil survei yang dilakukan oleh IndEX Research menunjukkan elektabilitas Ridwan Kamil di bursa calon presiden Capres 2024 semakin melejit.

Sedangkan Prabowo Subianto yang saat ini menjabat Menteri Pertahanan (Menhan) menempati posisi teratas di angka 20,4 persen.

Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil berada di posisi kedua dengan raihan elektabilitas sebesar 14,1 persen.

Sementara, di urutan tiga, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebesar 13,5 persen. Survei yang digelar IndeEX Research pada 25 Februari-5 Maret 2021 lalu itu, melibatkan 1.200 responden mewakili seluruh provinsi di Indonesia.

Pengambilan sampel dilakukan secara acak terhadap responden yang juga responden survei sebelumnya yang dilakukan sejak 2018. Adapun margin error ±2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Fenomena hasil survei terhadap elektabilitas Ridwan Kamil cukup menarik mengingat pada hasil survei Mei dan November 2020 lalu, Ridwan Kamil hanya meraih elektabilitas berkisar di angka 7-8 persen.

Peneliti IndEX Research Hendri Kurniawan mengatakan ada kenaikan elektabilitas Ridwan Kamil dari survei pada November lalu. Menurutnya, kenaikan elektabilitas tersebut satunya dipengaruhi beberapa kebijakan Ridwan Kamil sebagai Gubernur Jabar.

”Pak Ridwan Kamil ini relatif stabil, tapi memang dia ada kenaikan dibandingkan dari survei kami pada November 2020 lalu. Kenaikannya lumayan signifikan. Ini dipengaruhi kebijakan di daerahnya, itu asumsi kami karena itu tidak masuk dalam instrumen pertanyaan kami,” kata Hendri saat dikonfirmasi, Senin (15/3).

Selain itu, kenaikan elektabilitas Ridwan Kamil turut dipicu aktivitas politiknya yang relatif tak berdinamika.

”Kalau Kang Emil gak ada satu hal yang bersifat menyerang dan mendelegitimasi dia,” ujarnya.

Dijelaskannya, tingkat elektabilitas dan popularitas kandidat di Pilpres 2024 dari kalangan kepala daerah punya fenomena yang hampir serupa.

Karena itu, penting bagi kepala daerah untuk tetap menjaga popularitas dan elektabilitasnya dengan prestasi dan kinerja.

Meski elektabilitasnya terus naik Ridwan Kamil enggan berkomentar panjang mengenai peluang politiknya di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, mendatang. Dia mengaku saat ini yang dia lakukan hanya fokus bekerja.

”Saya tidak mengondisikan macem-macem. Kerja fokus membereskan semuanya. Buzzer ge teu aya (gak ada). Kalau ada kenaikan elektabilitas saya syukuri,” ujar Ridwan Kamil kepada wartawan di Mapolda Jabar, Senin (15/3). (**)

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Pilwali Banjarmasin, Hj Ananda Pendaftar Perdana di Partai Sendiri
apahabar.com

Politik

PSI Dukung Ibnu-Ariffin di Pilwali Banjarmasin
apahabar.com

Politik

Pilgub Kalsel 2020, Restu Megawati Belum Turun untuk Sahbirin-Muhidin
Bawaslu

Politik

Laporan Tandon Rontok di Bawaslu, Tim Denny Indrayana No Comment
apahabar.com

Politik

Ambil Berkas Bacalon Wali Kota ke Golkar, Sekdaprov Kalsel Irit Bicara
apahabar.com

Politik

Pilgub Kalsel 2020, Paman Birin Gandeng H Muhidin?
apahabar.com

Politik

Partisipasi Pemilu Serentak, Tempat Tinggal Jadi Problem Utama
apahabar.com

Politik

Mantap! Golkar Usung Ananda-H Musaffa Zakir di Pilwali Banjarmasin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com