Kabar Duka, Satu Lagi Perawat di Banjarmasin Gugur karena Covid-19 Update Banjir Bandang NTT: Meninggal 177 Orang, 45 Masih Hilang Persiapan Terbatas, Pereli Binuang H Rihan Variza Naik Podium Kejurnas Sprint Rally Gugur Bertugas, Polisi Pemburu Buron di Sungai Martapura Tinggalkan 3 Anak Pegawainya Mencuri, Pangeran Khairul Saleh Minta KPK Evaluasi Diri

Ditengarai Membelot, Berikut 8 Pengurus DPC Demokrat di Kalsel yang Ikut KLB

- Apahabar.com Minggu, 7 Maret 2021 - 15:53 WIB

Ditengarai Membelot, Berikut 8 Pengurus DPC Demokrat di Kalsel yang Ikut KLB

Apel siaga yang dilakukan DPD Partai Demokrat saat KLB Sumut berlangsung pada Jumat (5/3/2020). Foto: Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kalsel menyatakan Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara pada Jumat (5/3) lalu adalah abal-abal.

DPD Demokrat Kalsel tak mengakui KLB tersebut, termasuk menolak penetapan Moeldoko sebagai ketua terpilih.

DPD Demokrat Kalsel menyatakan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) masih sebagi ketua umum yang sah.

Di hari yang sama, Partai Demokrat menggelar langsung mengambil langkah pengamanan kader melalui apel siaga. Tak terkecuali di DPD Demokrat Kalsel.

Para pengurus Dewan Perwakilan Cabang (DPC) yang berada di 13 kabupaten/kota di Kalsel diundang. Namun rupanya tak semua datang.

Saat itu hanya ada lima DPC yang datang. Mereka adalah DPC Kota Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, Tanah Laut, dan Balangan.

Sementara yang tak mendatangi undangan, yakni DPC Tapin, HST, HSS, HSU, Tabalong, Kotabaru, Tanah Bumbu, dan Barito Kuala.

“Ketika apel siaga, yang hadir lima, artinya ada delapan yang tak hadir. Inilah mengapa ditengarai mereka di sana [KLB],” ujar Ketua DPD Partai Demokrat Kalsel, Rusian, Minggu (7/3).

apahabar.com pun behasil memperoleh data-data pengurus DPC Partai Demokrat Kalsel yang ditengarai menghadiri KLB tersebut.

Dari sumber terpercaya apahabar.com itu, membeberkan ada 9 orang menghadiri KLB.

Data itupun dicoba untuk dikonfirmasi ke Rusian, apakah benar mereka yang menghadiri KLB? “Kurang Lebih begitu,” ujar Rusian.

Mereka yakni, Ketua DPC Tanah Bumbu, Roni Reza, Ketua DPC Barito Kuala, H Rohan, Ketua DOC Tabalong, Masrudin.

Kemudian Sekretaris DPC HSS, Saukani, Ketua DPC HST, Yofie Rachman, Sekretaris DPC Kotabaru, M Syaiful Anwar, Sekretaris DPC Tapin Hanafi Gobet, dan M Alamsyah.

“M Alamsyah dulu memang pengurus. Tapi pas mendaftar sebagai caleg, dia ikut di Parpol lain. Kalau begitu otomatis dianggap bukan anggota lagi,” beber Rusian.

Rusian bilang, ke 8 anggota tersebut saat ini sudah berada di Banua. Namun hingga saat ini DPD masih belum melakukan komunikasi kepada yang bersangkutan guna klarifikasi.

“Karena yang menangani langsung di pusat,” imbuhnya.

Hingga saat ini, lanjut Rusian DPP telah melakukan investigasi terkait keterlibatan 8 pengurus DPC itu di KLB. Namun, DPD masih menunggu langkah selanjutnya dari pusat.

“Untuk sanksi kami masih menunggu DPP. Sanksi apa yang akan diberikan. Apakah lisan, tertulis, peringatan, atau pemecatan,” kata Rusian.

Lebih jauh dijelaskan Rusian, saat ini Partai berlambang bintang mercy itu masih terus melakukan apel siaga sebagai langkah pengamanan terhadap kader.

“Hari ini apel siaga lagi zoom seluruh Indonesia dan esok. Rapat siaga untuk mengamankan kader kita, apa lagi nyumbang tanda yang ke sana,” pungkasnya.

Editor: Aprianoor - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Politik

Menang Survei, HMJ Optimis dengan Bekal Pengalaman
apahabar.com

Politik

Mardani H Maming Sebutkan Keuntungan Kalsel Jika Pilih Jokowi-Ma’ruf
apahabar.com

Politik

Dua Kali Terima Rp 150 Ribu untuk Pilih Paslon Lain, Saipullah Tetap Coblos Nomor 1

Politik

Dugaan Pelanggaran Pilkada di Tala, Bawaslu Bawa Laporan ke Polres
apahabar.com

Politik

Pilwali Banjarmasin: Melamar ke Golkar, Ibnu Sina Lirik Ananda
apahabar.com

Politik

Silaturahmi dengan Kader PAN, AnandaMu Janji Selesaikan Proyek Pembangunan Era H Muhidin

Politik

Warning Bawaslu: Masyarakat Dilarang Bawa Ponsel dan Kamera Saat Mencoblos
apahabar.com

Politik

Mengukur “Syahwat” Politik Guru Khalil di Pilkada 2020
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com