Hasil MotoGP Portugal: Fabio Quartararo Sempurna, Marc Marquez Finis Ketujuh Bawaslu Perintahkan Copot Spanduk Denny-Difri di Martapura, Raziv: Error in Subject Duh, Pembayar Pajak Terbesar Kedua di Kalsel Curhat Jalan Rusak! Cari Lansia Diduga Tenggelam, Relawan Gabungan Tapin Dirikan Posko Usai Beri Makan Kucing, Kai Tj Diduga Tenggelam di Sungai Tapin

Ditutup Selama Pandemi, Sejumlah Fasilitas Publik di Siring Menara Pandang Banjarmasin Lenyap

- Apahabar.com Minggu, 7 Maret 2021 - 09:34 WIB

Ditutup Selama Pandemi, Sejumlah Fasilitas Publik di Siring Menara Pandang Banjarmasin Lenyap

Sejumlah fasilitas publik di Objek Wisata Siring Menara Pandang Banjarmasin lenyap. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Hampir satu tahun objek wisata Siring Menara Pandang di Jalan Pierre Tendean, Banjarmasin ditutup untuk umum.

Pemerintah kota melakukan penutupan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Sayangnya, selama objek wisata itu ditutup, nampaknya tidak ada penjagaan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin. Dampaknya, banyak fasilitas yang hilang, utamanya di dermaga apung Sungai Martapura.

Penutup tiang dermaga apung yang berbahan besi lenyap. Selain itu, kayu ulin yang menjadi lantai di kawasan tersebut juga terpantau banyak yang bolong, terlihat seperti dicongkel.

“Malam biasanya kejadian hilangnya ini. Banyak orang-orang tidak dikenal nongkrong di sini. Saat siang dilihat sudah hilang. Termasuk kayu ulinnya. Kalau dijual, kan, lumayan,” kata Andre, warga Kampung Gedang.

Juru parkir di Rumah Makan area Siring ini sangat menyayangkan kurangnya kesadaran masyarakat untuk menjaga fasilitas publik. Padahal biaya yang dikeluarkan pemerintah untuk membangun dermaga tidak sedikit.

“Saat awal-awal corona kejadian ini. Kontrol dari petugas cuma sesekali saja. Seharusnya warga bisa sama-sama menjaga,” imbuhnya.

Dikonfirmasi, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Banjarmasin ternyata sudah mendapat informasi mengenai hal itu.

“Iya, nanti kita minta penanggung jawab UPT untuk melapor ke polisi,” ucap Kepala Disbudpar Banjarmasin, Ehsan El Haque.

Sembari menunggu proses di kepolisian, ia sudah memerintahkan jajarannya untuk segera menutup lubang tersebut, karena khawatir kalau ada orang yang terperosok atau terpeleset.

Ia menyayangkan ada orang yang tega merusak fasilitas publik. Padahal, kata dia, fasilitas dibangun oleh pemkot untuk kepentingan orang banyak.

Aksi vandalisme yang terjadi di kawasan Siring Tendean ternyata bukan itu saja, tapi juga Closed Circuit Television (CCTV) yang diletakan di sejumlah sudut kawasan Siring menara pandang juga lenyap.

“Saya juga dapat laporan, yang hilang bukan hanya itu, tapi juga CCTV,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi hilangnya sejumlah fasilitas itu, pihaknya sudah mempekerjakan empat petugas keamanan yang bertugas 24 jam.

Meski dijaga siang dan malam, faktor kawasan wisata yang luas juga menjadi masalah lain. Penjagaan jadi kurang optimal.

“Faktor mencegahnya itu adalah pagar, baik yang di tepi sungai maupun jalan, selama ini siapa saja bisa masuk dari mana saja,” tuturnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kalsel

Polemik IMB, Muncul Usulan Perda IMB Direvisi
apahabar.com

Kalsel

Video Mesum Siswi Hebohkan Banjarmasin, Disdik Ambil Langkah Konkret
apahabar.com

Kalsel

Saksikan! Live Streaming Haul ke-14 Abah Guru Sekumpul

Kalsel

VIDEO: Mengintip Lokasi Penemuan Mayat Wanita Hamil Diduga Istri Pembakal HST
apahabar.com

Kalsel

Goyang Banjarmasin, Pasha Ungu Bakal Bawakan 9 Lagu di Mercure Hotel
apahabar.com

Kalsel

BMKG Prakirakan Kalsel Pagi Berawan, Siang Hujan
Satpol PP

Kalsel

Warning! Manusia Gerobak Bakal Ditindak Satpol PP Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Update Tambang Longsor di Kotabaru, 3 Korban Kembali Ditemukan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com