Dikira Orang Mabuk, Ternyata Api Mengamuk di Komet Banjarbaru Tanpa Naturalisasi, Berikut Pemain Tambahan Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 Kartu Prakerja Lanjut di 2022, Anggaran Rp 11 Triliun Disiapkan Nyangkut Jembatan Lagi, Damkar Banjar Turun Tangan Atasi Rumpun Bambu Longsor Kotabaru Tewaskan 4 Warga Maradapan, Cek Faktanya

Divaksin, Wartawan hingga Polisi di Balikpapan Rasakan Nyeri

- Apahabar.com     Sabtu, 13 Maret 2021 - 16:42 WITA

Divaksin, Wartawan hingga Polisi di Balikpapan Rasakan Nyeri

Vaksinasi penyuntikan kedua di BSCC Dome pada Sabtu (13/3/2021). Foto-apahabar.com/Riyadi

apahabar.com, BALIKPAPAN – Pemkot Balikpapan kembali menggelar vaksinasi kedua bagi pelayan publik dan awak media, Sabtu (13/3/2021).

Bertempat di Gedung Balikpapan Sport Convention Center (BSCC) Dome, para peserta vaksinasi terlihat sejak pagi berdatangan silih berganti.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikpapan menyiapkan 1.000 vaksin untuk peserta.

Sejumlah peserta yang telah divaksin mengeluhkan adanya efek nyeri dan pegal pasca-divaksin. Nyeri tersebut cukup dirasa hingga sekujur tubuh dan pegal pada beberapa sendi tubuh.

“Ya, nih. Kok beda, ya, sama yang pertama. Ini agak sakit terus nyerinya saya rasa sampai ke kepala gitu,” ujar Dina, salah seorang awak media.

Tak hanya awak media, Kapolsek Balikpapan Selatan AKP Agung Nursapto pun turut merasakan hal yang sama. Dia merasa nyeri pada bagian lengan dan sedikit pegal usai divaksin.

“Kali ini agak sakit, beda kayak yang pertama,” tuturnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, Andi Sri Juliarty, membenarkan sejumlah peserta merasakan nyeri saat divaksinasi.

“Iya memang. Ini, kan, bekas dari penyuntikan pertama. Ibarat kalau habis luka terus luka lagi, kan, berasa banget. Jadi semacam jaringan itu terbuka bekas penyuntikan pertama. Tapi nggak apa-apa. Itu normal saja,” ujarnya.

Hal lain yang memengaruhi yaitu suhu dari vaksin tersebut. Dia mengatakan peserta vaksinasi yang datang pagi hari akan lebih terasa nyeri lantaran suhu vaksin masih dibawah 2 derajat.

“Ibarat air es kamu minum, kan, gigi juga terasa ngilu. Ya, seperti itulah. Sebab kan tadi pagi belum dibuka. Jadi suhunya masih dingin, sehingga disuntik ke tubuh itu berasa ngilu atau nyeri,” terangnya.

Meski begitu sejauh ini belum ada peserta yang mengalami Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Berat.

“Kalau KIPI ringan ada sih seperti pegel-pegel. Mudah-mudahan jangan sampai ada, ya,” pungkasnya.

Editor: Puja Mandela - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

Kaltim

Baru Bebas, Lansia Kembali Masuk Bui Lantaran Sabu

Kaltim

Waspada! Orderan Fiktif Makanan di Resto, Satu Korban Rugi Jutaan Rupiah
GMNI

Kaltim

Ganti Rugi Lahan Warga Sekitar Tol Balsam Belum Dibayar, GMNI Gelar Aksi Demonstrasi
apahabar.com

Kaltim

Menteri Keuangan Siap Bantu UMKM Kaltim
Masjid At Taqwa

Kaltim

Jemaah Masjid At Taqwa Balikpapan Dibacok hingga Kritis, Begini Kronologinya
Covid-19

Kaltim

Tambah 33 Kasus, 5 Anak di Bawah Umur Ikut Terpapar

Kaltim

Aksi Solidaritas Palestina di Balikpapan, Tolak Produk Israel!
apahabar.com

Kaltim

Di Rumah Aja, Telkomsel Kalimantan Sajikan Kajian Online Ramadan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com